RasaLokal, Berdayakan UMKM Lokal
Bisnistoday- Sudah bukan rahasia lagi jika Bandung terkenal sebagai surganya belanja!.Baik untuk fashion maupun kulinernya. Dengan letak geografis pegunungan serta udara yang sejuk, menjadikan kota kembang sebagai destinasi favorit liburan keluarga.
Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, ditemui saat pembukaan RasaLokal Bandung, Minggu, 18/03/ 2018, mengatakan kunjungan wisatawan di Bandung mencapai 7 juta jiwa per tahunnya. Dan angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Perputaran uang di bidang transportasi, hotel dan makanan di Bandung pun mencapai Rp7 Triliun per tahunnya. Destinasi kuliner dan oleh-oleh termasuk salah satu yang kita banggakan karena banyak menyumbang devisa,” ujar Ridwan disela-sela pembukaan outlet RasaLokal.
Orang nomor satu di Bandung itu tak luput kekagumannya pada RasaLokal, dimana produk-produk yang ada disini merupakan hasil produk dari UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) lokal Bandung.
“RasaLokal ini menggandeng para UMKM lokal dan ini perlu diapresiasi. Dan mudah-mudahan langkah ini bisa ditiru oleh yang lain,” ujarnya.
Bandung sendiri memang terkenal dengan surga kulinernya. Banyak pelaku-pelaku UMKM tumbuh subur disini. Tidak heran jika produk yang dihasilkan selalu menjadi hits dan primadona masyarakat tanah air.
CEO Rasalokal Chandra Kurnia, mengatakan, RasaLokal di Bandung merupakan outlet ketiganya dimana sebelumnya sudah buka di Bali pada Desember 2017, dan di Surabaya pada 28 Januari 2018 lalu.
“Produk-produk yang ada disini memang dipasok oleh UMKM lokal. Kami melihat Bandung ini potensi kulinernya sangat besar sekali. Sayangnya potensi mereka masih jarang yang mengangkatnya,” ujar Chandra.
Lanjut Chandra, pihaknya menggandeng beberapa teman untuk menggarap RasaLokal. Seperti halnya Glen dan Chelsea dan Rio Motret.
” Kami bersepakat mengangkat makanan lokal Nusantara itu melalui sebuah cita rasa yang khas daerah setempat dalam bentuk oleh-oleh yang praktis, yang bisa dinikmati siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Dari sanalah perjalanan kami dimulai, berawal dari satu visi yakni ingin mengangkat kembali kearifan kuliner lokal Nusantara,” ujar Chandra.
Ditemui di tempat yang sama Budi Usman, yang juga salah satu founder RasaLokal dan founder SBM ProIndonesia, mengatakan kini banyak orang yang membuka toko oleh-oleh.
“Sayangnya produk-produk yang ada di toko kue mereka tidak mengangkat makanan khas daerah tersebut. Yang mereka jual malah katakanlah makanan luar negeri. Nah dari sinilah akhirnya RasaLokal berdiri” ujar Budi dengan nada sendu.
RasaLokal sendiri lanjut Budi, menggandeng UMKM Bandung binaan SBM ProIndonesia, dimana ada sekitar 10 brand masuk kesini. Dan seiring dengan waktu akan bertambah dan optimis akan memenuhi semua rak-rak yang ada di RasaLokal. Brand tersebut seperti, Serasa Food, Kelapa Indung, Kebun, Gari-gari dan lain sebagainya.
“RasaLokal sendiri adalah produk binaan kita dari awal. Pak Chandra sudah ikut program SBM ProIndonesia sejak dari 3 tahun lalu. Kita bantu pak Chandra bersama Glen dan Chelsea waktu mau buat business RasaLokal. Saya jadi penasehat dan coach mereka,” ungkap Budi.
Kedepannya dimanapun RasaLokal, Budi berharap akan terus berkolaborasi dan menggandeng dengan UMKM binaan SBM ProIndonesia maupun lainnya.
Tahun ini RasaLokal akan terus ekspansi ke beberapa daerah di tanah air khususnya daerah-daerah wisata. “Investasi RasaLokal Bandung ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit yakni sekitar Rp1 milliar,” tutup Chandra. Dewi
Tingkatkan Kualitas Produk, NIKL Alokasikan Investasi US$9,7 Juta

(bisnistoday)-PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) pada tahun ini mengalokasikan dana belanja modal (Capital Expenditure/Capex) mencapai US$9,7 juta untuk meningkatkan kualitas produk dan mempertahankan kondisi pabrik perseroan
Direktur Keuangan dan Independen NIKL, Jetrinaldi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (29/3) mengatakan dalam menghadapi tantangan bisnis saat ini, perseroan terus berupaya menyusun strategi serta kebijakan yang mampu menjawab ketidakpastian lingkungan dunia bisnis.
“Perseroan terus meningkatkan kualitas kerja, oprimalisasi hasil produksi dan efisiensi biaya sehingga struktur biaya produksi menjadi lebih kompetitif,” katanya.
Sementara itu Direktur Utama NIKL, Adhirman T.A mengungkapkan pada tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10 persen dari US$151,793 juta pada 2017. “Penjualan 100 persen masih konsentrasi di pasar domestik,” terangnya.
NIKL tercatat sebagai satu-satunya perusahaan domestik yang berkecimpung di bisnis tinplate dan menguasai pangsa pasar di Indonesia.
Hingga Desember 2017, pangsa pasar perseroan di tanah air mencapai 61,78 persen, meningkat dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar 60,50 persen.
Adapun 23,68 persen produk tinplate NIKL dipasok ke produsen susu, 20,02 persen ke produsen biskuit dan permen, 19,81 persen ke produsen makanan, 16,86 persen ke produsen kimia dan 13,01 persen ke produsen.
Sementara sisanya untuk pasokan ke produsen kaleng umum, minyak goreng serta buah dan minuman masing-masing sebesar 4,52 persen, 1,58 persen dan 0,53 persen.
“Tahun ini, kami ingin utilisasi pabrik mencapai 100 persen dari tahun sebelumnya antara 90-95%. Jadi, kami sudah full kapasitas,” urai Ardhiman.
Terkait kinerja, sepanjang 2017 perseroan membukukan mencatat peningkatan pendapatan 15,29 persen dibandingkan US$131,66 juta pada 2016 dengan laba mencapai US$1,36 juta dan total aset sebesar US$126,12 juta diakhir Desember 2017. (bar)
INCAR PROPERTI DAN NASABAH PRIORITAS, BTN RESMIKAN CABANG DI BINTARO
(Tangerang Selatan, Bisnistoday.com). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali meresmikan kantor cabang baru di kawasan Bintaro Jaya untuk mendukung pertumbuhan pasar properti dan meningkatkan layanan bagi nasabah prioritas di wilayah satelit ibu kota tersebut.
Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan perekonomian Bintaro, terutama sektor properti tengah menggeliat. Pasalnya, akses infrastruktur dan fasilitas umum di kawasan ini sangat memadai. Belum lagi, lanjutnya, Bintaro pun dekat dengan kawasan perkantoran T.B. Simatupang dan memiliki akses cepat menuju bandara.
“Dengan hadirnya Bank BTN di Bintaro akan kian mendukung geliat pertumbuhan pasar properti di kawasan tersebut. Hadirnya outlet BTN Prioritas di kawasan ini juga digelar untuk menyambut potensi kelas menengah atas dan memberikan pelayanan lebih bagi masyarakat berdana lebih,” ujar Maryono, Rabu (28/3).
Adapun, dalam acara Grand Lauching Kantor Cabang Bintaro Jaya juga turut dihadiri Direktur Bank BTN Dasuki Amsir, Kepala Kantor Wilayah II Bank BTN Dewi Fitrianingrum, dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Selain meresmikan kantor cabang anyar, Bank BTN juga membuka outlet BTN Prioritas di kawasan yang dekat dengan Serpong dan BSD City tersebut.
Maryono melanjutkan, ke depannya, wilayah Bintaro yang terletak di Tangerang Selatan tersebut masih memiliki prospek besar. Pasalnya, kawasan ini juga terletak di Tangerang Selatan yang terus mencatatkan pertumbuhan positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada 2017, Tangerang Selatan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional atau di level 7,2%. BPS pun memproyeksikan pada 2030, penduduk Tangerang Selatan akan mencapai 3 juta orang.
Sementara itu, Dewi mengatakan sejak beroperasi pada 11 Desember 2017 hingga 28 Februari 2018, Kantor Cabang BTN Bintaro Jaya telah menghimpun dana sekitar Rp207,3 miliar. Dana tersebut terdiri atas dana ritel yang terhimpun dari hampir 3.500 rekening atau senilai Rp103 miliar. Kemudian, dari para nasabah prioritas, Bank BTN juga berhasil mengumpulkan dana senilai Rp78,3 miliar dari 85 rekening. Lalu, sisanya merupakan dana dari 74 rekening lembaga dengan nilai Rp26 miliar. “Tahun ini kami meyakini akan menghimpun dana simpanan senilai total Rp361 miliar,” tegas Dewi.
Dari sisi penyaluran kredit, kantor cabang yang berada di kawasan dekat mulut tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tersebut juga telah menyalurkan pertumbuhan kredit konsumer sekitar Rp4,8 miliar. “Kami membidik KC BTN Bintaro Jaya pada tahun ini akan menyalurkan kredit senilai Rp360 miliar dan mencatatkan aset sebesar Rp425 miliar,” ujar Dewi. (andre)
Bank BTN Pacu Peningkatan Tabungan BTN e’BATARAPOS

Bisnistoday.com –PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) dalam meningkatkan layanan dan manfaat dari produk kolaborasi unggulannya yaitu Tabungan BTN e’BATARAPOS.
Direktur Bank BTN, Budi Satria kepada pers di Jakarta, Selasa (27/3) mengatakan sinergi dengan Pos Indonesia memberikan banyak manfaat secara bisnis diantaranya peningkatan jumlah nasabah yang berujung pada kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK).
“Kami memasang target yang tinggi karena optimistis dengan perkembangan bisnis ekspedisi kedepan yang dilakukan Pos Indonesia dan sebaran lokasi Kantor Pos yang memudahkan akses bagi nasabah memiliki Tabungan BTN e’BATARAPOS,” katanya.
Adapun pada tahun ini Bank BTN menargetkan surplus Tabungan BTN e’BATARAPOS mencapai Rp4,37 triliun, tumbuh 49 persen dari periode yang sama 2017 senilai Rp1,44 triliun. Angka tersebut dapat dicapai dengan peningkatan saldo minimal Rp1,39 juta per nasabah.
Tercatat jumlah nasabah Tabungan BTN e’BATARAPOS saat ini mencapai lebih dari 1 juta penabung. “Kenaikan dana Tabungan BTN e’BATARAPOS diharapkan bisa meningkatkan porsi dana murah Bank BTN sekaligus meningkatkan kontribusinya ke tabungan yang saat ini masih di bawah 10 persen dari total dana tabungan di perseroan,” papar Budi.
Sementara Direktur Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Ihwan Sutardiyanta mengungkapkan program yang digagas ini sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh nasabah Tabungan BTN e’BATARAPOS.
“Ini juga wujud komitmen kami untuk mensukseskan program pemerintah yakni 75 persen penduduk Indonesia memiliki bank account pada tahun 2019,” tegasnya.
Adapun apresiasi yang diberikan adalah program pemberian voucher berupa discount pengiriman surat, dokumen, ataupun paket bagi pelanggan Kantorpos yang membuka Tabungan BTN e’BATARAPOS ataupun nasabah eksisting yang melakukan penambahan saldo tabungan (top up).
Program ini berlaku hingga 31 Juni 2018, dimana voucher tersebut hanya berlaku di outlet Kantorpos dan tidak berlaku di Agenpos. (Andre)
The Izzara Apartemen Serah Terima Akhir Tahun 2018
Bisnistoday -The Izzara, apartemen strata title di kawasan bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan, mentargetkan akan selesai di akhir tahun 2018 ini.
Apartemen high end besutan PT Grage Trimitra Usaha dan Alila Group ini, dibangun di atas lahan seluas 3,5 ha dengan konsep eco luxury yang terdiri dari dua tower apartemen serta fasilitas ritel dan perkantoran Sima Office Tower.
Dari luas tersebut, sekitar 20% nya digunakan untuk pembangunan apartemen The Izzara, sementara dimanfaatkan untuk pembuatan taman atau ruang terbuka hijau
WinartiIndrajaya, Executive Director PT Grage Trimitra Usaha mengatakan, proyek tersebut merupakan proyek yang dibangun oleh beberapa pihak yang berasal dari Alila Group maupun Grage Group.
“Pemilik Alila Group itu Franky Tjahyadikarta. Lalu Pak Franky join dengan Grage Group membuat PT Grage Trimitra Usaha,” ujar Winarti Indrajaya di Jakarta, Selasa (13/2).
Winarti menambahkan, saat ini koridor TB Simatupang telah menjadi favorit pekerja asing (ekspatriat). Terlebih TB Simatupang juga diapit kawasan-kawasan yang sangat premium seperti Pondok Indah dan Kemang yang juga merupakan kawasan favorit ekspatriat untuk tempat tinggal.
“Kombinasi apartemen premium dengan office tower kami akan menciptakan kesinambungan dan value lebih di lokasi ini. Jadi saling terkoneksi antara tempat kerja dan hunian yang nyaman. Makanya potensi sewa di sini sangat besar dan beberapa perusahaan asing sudah menyatakan minatnya untuk menyewa,” urainya.
The Izzara ditawarkan secara resmi sejak tahun 2015 berisi 523 unit apartemen . Tower South 30 lantai sebanyak 226 unit dan tower North 27 lantai sebanyak 297 unit saat ini penjualannya diklaim sudah mencapai 80 persen. Tipe unitnya 1-3 kamar tidur (KT) ditambah penthouse berukuran 64-199 m2 seharga Rp40 juta/m2 atau Rp3–15 miliar per unit.
Bisa dibilang ini adalah proyek apartemen pertama yang digarap oleh Grage Group dengan menggandeng Alila Group dengan segmen baik investor maupun end user, termasuk di antaranya merupakan kalangan ekspatriat.

Untuk pre hand over kepada para konsumen telah dilangsungkan secara parsial, khususnya untuk unit-unit di lantai terbawah.
Adapun sejak dipasarkan pertama kali, nilai jual apartemen Izzara per unit berkisar Rp 21 juta per meter persegi. Saat ini, nilai penjualan sudah menginjak di kisaran angka Rp 41 juta per meter persegi.
Kawasan mixed use tersebut rencananya juga akan dibangun gedung perkantoran yang ditargetkan selesai pada tahun 2019. Saat ini sudah sekitar 30% pra komitmen untuk gedung perkantoran dari total 66.000 meter persegi yang akan dibangun.
Berada di lokasi strategis, The Izzara akan dikelola bak service apartment dengan menyediakan fasilitas housekeeping, valet parking, hingga divisi rental untuk memudahkan pemilik menyewakan unitnya. Dewi
Mangga 2 Square Dorong Pengembangan Olahraga Kung Fu

(Bisnistoday.com)-Pusat Belanja Mangga 2 Square menggelar Turnamen Kung Fu Nasional bekerjasama dengan Federasi Kung Fu Indonesia (FKFI) untuk melestarikan olahraga Kung Fu tradisional dari berbagai perguruan Kung Fu di Indonesia dan untuk mendapatkan atlet-atlet Kung Fu yang akan dipromosikan ketingkat nasional maupun internasional.
Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti yang menjadi Ketua Umum Federasi Kung Fu Indonesia mengatakan, Federasi Kung Fu Indonesia menampung ratusan gaya seni beladiri dalam tujuannya melestarikan dan mengembangkan kebudayaan sebagai salah satu aspek pembentukan watak bangsa Indonesia berlandaskan persaudaraan universal.
“Melalui turnamen Kung Fu nasional ini, kami ingin melestarikan kungfu sebagai asset budaya Indonesia dan mengangkat harkat, martabat serta kehormatan bangsa di dunia internasional melalui prestasi olahraga, khususnya bela diri kungfu,” ujar Badroidin Haiti ketika membuka Turnamen Kung Fu Nasional di Mangga 2 Square Jakarta, Sabtu, akhir pekan lalu.
Menurut Badrodin Haiti, turnamen Kung Fu Nasional yang berlangsung di Mangga 2 Square ini juga untuk mempersatukan dan mempererat persaudaraan seluruh perguruan kungfu di Indonesia, memasyarakatkan dan mengembangkan seni beladiri kungfu, berperan aktif dalam pertandingan kungfu internasional, serta berperan aktif dalam kegiatan social dan budaya.
“Kung Fu adalah bela diri tertua yang ditemukan pada tahun 2898 sebelum Masehi. Sejak itu, berkembang ribuan aliran kungfu yang diajarkan dan dilatih para biksu dan terus berkembang termasuk di Indonesia. Federasi Kung Fu Indonesia hadir agar bias mengembangkan Kungfu lebih baik dan tertata,” ujar Badrodin Haiti.
Sementara itu Raymond Thela selaku Vice CEO Mangga 2 Square mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan olahraga Kung Fu ini sebagai bentuk partisipasi dalam memasyarakatkan olahraga Kung Fu di Indonesia.
“Mangga 2 Square yang berada dibawah paying Agung Podomoro Grup ini ikut berpartisipasi mengembangkan dan melestarikan olahraga Kung Fu sebagai olahraga tradisional yang hidup di masyarakat Indonesia,” ujar Raymond Thela.
Raymond juga mengapresiasi semua pihak yang mempercayakan Mangga 2 Square sebagai tempat berlangsungnya turnamen Kungfu Nasional yang ramai dikunjungi masyarakat yang ingin menyaksikan turnamen kung fu tersebut.
“ Terimakasih kepada semua pihak dan Federasi Kung Fu Indonesia yang mempercayakan Mangga 2 Square sebagai tempat berlangsungnya turnamen Kung Fu Nasional ini,” pungkasnya.
Sebagai pusat belanja yang terus memanjakan pengunjungnya, menurut Riany Redjeki selaku Promotion Manager Mangga 2 Square, pihaknya akan menyelenggarakan Garage Indonesia Super Fight 2018 berupa perebutan sabuk emas juara tinju nasional kelas bulu junior dalam waktu dekat ini yaitu tanggal 24 maret 2018.
“Kami juga menghadirkan festival waroeng Aneka Soto & Mie dari tanggal 5 s/d 8 April 2018 dan acara Flora dan Fauna di Mangga 2 Square,” ujar Riany Redjeki.
Selain itu, menurut Angela Aju sebagai Marketing Manager, saat ini ada program marketing dengan modal Rp10 juta bisa langsung berdagang di Mangga 2 Square.
“Bila berminat bisa langsung datang ke kantor marketing Mangga 2 Square di lantai LG,” tandasnya. (redaksi)
REVITALISASI PEMBIAYAAN PERUMAHAN, BTN GELAR MORTGTECH HACKATHON

(Bisnistoday.com)-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sukses menghimpun 225 ide aplikasi melalui ajang BTN Mortgtech (Mortgage Technology) Hacakthon yang digelar untuk mendukung ekosistem pembiayaan perumahan di Indonesia.
Tim Celengan Property yang mengembangkan aplikasi berjudul Celengan Properti yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk pembiayaan property/KPR keluar sebagai juara pertama. Juara kedua diraih oleh Tim Wakanda dengan aplikasi berjudul Hommy yang menggunakan credit scoring berbasis bigdata . Sedangkan juara ketiga adalah Tim Radya PlayGround dengan aplikasi Tania CRM yang mengunakan Chat Bot untuk meningkatkan pelayanan KPR.
Ketiga tim tersebut dianggap Dewan Juri dapat membangun aplikasi yang memudahkan masyarakat dan perbankan serta pengembang dalam mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah dengan transformasi digital.
BTN Mortgtech Hackathon merupakan kompetisi hack marathon bertema mortgage technology pertama di Indonesia. Ajang kompetisi pengembangan aplikasi tersebut digelar untuk mencari bakat-bakat mumpuni dalam pengembangan teknologi informasi (Information and Technology/IT) di bidang lifestyle banking, smart community, dan mortgage technology.
Direktur Bank BTN Budi Satria mengatakan untuk mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah, perseroan tidak hanya berupaya memacu penyaluran kredit. Perseroan, lanjutnya, juga terus berupaya menciptakan ekosistem digital pembiayaan perumahan yang berkelanjutan. “Dengan ekosistem digital untuk pembiayaan perumahan, kami ingin mempermudah masyarakat memiliki rumah yang terjangkau. Ide aplikasi ini akan kami kembangkan lagi untuk dapat mewujudkan ekosistem digital pembiayaan perumahan tersebut guna mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah,” jelas Budi di Jakarta, Minggu (25/3).
Budi mengungkapkan ide-ide aplikasi yang ada akan terus dieksplorasi dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kredit pemilikan rumah (KPR) yang cepat dan mudah. Eksplorasi dan pengembangan tersebut pun dilakukan Bank BTN untuk menangkap berbagai peluang di tengah lahirnya berbagai startup fintech yang membuat layanan keuangan kian mudah.
Bank BTN pun terus memacu lini bisnis digital banking sejalan dengan tumbuhnya pasar generasi muda yang fasih teknologi. Sejalan dengan upaya Bank BTN dalam memacu bisnis digital banking, lini tersebut pun turut menunjukkan kinerja positif.
Per Februari 2018, pertumbuhan fee based income (FBI) Bank BTN dari layanan digital banking mencapai 54% secara tahunan (year-on-year/yoy). Menurut Budi, Bank BTN akan terus memacu pertumbuhan lini bisnsi tersebut melalui pengembangan fitur-fitur baru yang akan membuat Bank BTN kian dekat dengan generasi muda.
Sementara itu, dari ajang BTN Mortgtech Hackathon yang telah dibuka sejak pertengahan Februari 2018 tersebut, dari 43 peserta yang memasuki babak terakhir telah terpilih enam tim terbaik. Pertama yakni aplikasi bertajuk Celengan Property dari Tim Celengan Property yang menyajikan aplikasi yang dapat membantu calon investor untuk memiliki properti secara rombongan sekaligus memberikan prediksi mengenai kenaikan harga property.
Kemudian, yang kedua adalah Tim Tobat dengan aplikasi berjudul Bijitanah yang bisa menyaring property dengan nilai investasi yang menarik dan bernilai tinggi dan mengintegrasikan dengan aplikasi KPR. Sedangkan Ketiga, Tim Misya dengan aplikasi bertajuk Misya untuk kustomisasi rumah/renovasi dan bisa terhubung dengan KPR
Sementara keempat adalah Tim Samiaji Adisasmito dengan aplikasi Jojo KPR yang bisa memberikan analisa kelayakan mortgage menggunakan social media disertai dengan kemudahan cicilan bulanan menggunakan virtual account dan kelima adalah Tim Radya PlayGround yang menggagas aplikasi Tania CRM yang bisa memudahkan Bank BTN mengedukasi calon nasabah/ nasabah KPR lewat platform chat sehingga lebih mudah memberikan penawaran produk, dan simulasi KPR dan terakhir adalah Tim Wakanda yang mengembangkan aplikasi bertajuk Hommy yang menyatukan calon pembeli, penyedia property, perbankan salam satu ekosistem terpadu dan menyortir seluruh data komponen mitra.
Untuk para pemenang, Bank BTN memberikan hadiah total senilai Rp100 juta. Pemenang pertama pun akan memeroleh hadiah berupa kesempatan berkunjung langsung ke Silicon Valley dan mendapatkan Accelerator Program dari Plug and Play Indonesia. (bar).
Bank BTN Resmi Buka Acara BTN Mortgtech Hackathon

(Bisnistoday.com)- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali membuktikan komitmennya sebagai bank yang diamanahi oleh pemerintah dalam pembiayaan sektor perumahan dan penyediaan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat. Pada hari ini, Sabtu (24/3), Bank BTN secara resmi membuka acara BTN Mortgtech Hackathon yang akan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 24-25 Maret 2018.
Direktur Consumer Banking Bank BTN Budi Satria menjelaskan BTN Mortgtech merupakan wujud partisipasi Bank BTN dalam Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo. Budi berharap melalui ajang BTN Mortgtech Hackathon para peserta dapat menghasilkan produk teknologi terbaik yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya dalam bidang pembiayaan perumahan dan KPR.
“Dengan ajang ini, Bank BTN juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk ikut berkontribusi bagi bangsa, serta membangun masyarakat yang cerdas sesuai dengan tagline BTN Mortgtech, yaitu Build the Smart Community,” jelas Budi dalam Pembukaan BTN Mortgtech Hackathon di Jakarta, Sabtu (24/3).
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI Semuel Abrijani Pangerapan yang juga menyampaikan pandangannya terhadap acara BTN Mortgtech, serta keterkaitannya dengan program 1000 Startup yang dimiliki oleh Kemenkominfo.
Sementara itu Purwa Riadi, IT Srategic Planning and Development Division Head Bank BTN menambahkan BTN Mortgtech merupakan ajang kompetisi mortgage technology (teknologi yang mendukung KPR) pertama di Indonesia, sekaligus sebagai bentuk nyata transformasi digital Bank BTN. Menurutnya sebelum hackathon dimulai, telah dilaksanakan acara meetup roadshow dan ideation day di tiga kota, yaitu Jakarta (27/2), Malang (6/3) dan Yogyakarta (8/3).
Ajang ideation day dan meetup roadshow diselenggarakan untuk membuka wawasan masyarakat, terutama para calon peserta hackathon mengenai kondisi bisnis properti di Indonesia, serta tantangan yang dihadapi selama ini. Ajang ini diharapkan dapat menggugah inspirasi bagi para peserta untuk memberikan solusi atas tantangan-tantangan tersebut lewat produk teknologi yang nantinya mereka kembangkan, jelas Purwa menambahkan.
Dalam ajang mortgtech hackathon ini peserta mengirimkan ide secara online lewat situs btnhackathon.id dan telah terkumpul sebanyak 225 ide. Dari 225 ide tersebut, telah terpilih 43 ide yang kemudian dilombakan pada acara hackathon hari ini. Para peserta akan berjuang selama 24 jam untuk menghasilkan produk teknologi terbaik. Mereka juga memperebutkan hadiah uang tunai senilai total 100 juta rupiah, kesempatan terbang ke Sillicon Valley, dan mengikuti Acceleration Program dari Plug and Play Indonesia. (bar)
PTTEP dan Dompet Dhuafa Gelar Deteksi Dini Diabetes Melitus
%20Ratna%20Listy%2C%20dr.%20Astrina%20Yulida%2C%20Afiat%20Djajanegara%2C%20Rini%20Suprihartanti.jpg?1521769214336)
Penyakit Diabetes Melitus (DM) menjadi persoalan serius di dunia. Tercatat sebanyak 422 juta atau 8,5 persen penyandang diabetes yang berusia 18 tahun. Indonesia sendiri berada di urutan keempat dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia dan penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia.
DM merupakan penyakit yang tidak menular tetapi menghabiskan banyak biaya bagi pasien bahkan pemerintah. Dalam jangka panjang jika tidak ditanggulangi dapat menurunkan , menyebabkan disabilitas dan kematian dini.
Banyak pula yang beranggapan bahwa penyakit ini hanya diidap orang-orang yang berusia lanjut, padahal kini usia dini bisa terkena DM. Karenanya diperlukan kerjasama baik pemerintah maupun swasta untuk menekan angka penderita DM.
Penggiat Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Depok, dr. Astrina Yulda menyatakan, DM bisa menyerang umur berapa saja. Dan perempuan memiliki tingkat risiko lebih tinggi untuk mengidap DM dibandingkan laki-laki.
“Penyakit ini sudah dapat dideteksi dari umur 18 tahun yang bertujuan dapat mengurangi risiko menjadi lebih parah. Perempuan jauh memiliki lebih banyak peluang terkena,” kata dr. Astrina saat talkshow Waspada Diabetes di Jakarta, Kamis (15/3).
Salah satu bukti nyata pencegahan DM yakni berdirinya klikik Gerai Sehat Rorotan di Jakarta Utara, untuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada akan penyakit DM. Klinik ini diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu.
Gerai Sehat Rorotan sendiri merupakan kerjasama antara Dompet Dhuafa Social Enterprise dengan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).
Generalfairs Managet PTTEP, Afiat Djajanegara, mengatakan, PTTEP merupakan perusahaan Oil & Gas nasional Thailand yang telah melakukan kegiatan Corporate Sosial Responsibilities (CSR) diberbagai negara tempat PTTEP berada.
“Di Indonesia kami mendukung program kesehatan pemerintah dalam mencegah DM salah satunya adalah dengan deteksi dini yang digelar di Gelanggang Olahraga Kecamatan Koja Jakarta Utara saat ini. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Kami menargetkan dapat menjaring 1000 peserta untuk dapat diperiksa,” ujar Afiat.
Lanjut Afiat, pihaknya bukan tanpa asalan melakukan pemeriksaan dini di Koja Jakarta Utara, karena diindikasi daerah tersebut memiliki banyak penderita DM.
Gerai Sehat Rorotan sendiri sebenarnya sudah ada poli yang menangani DM tapi dalam merayakan ulang tahun ketiga Gerai Sehat Rorotan pihaknya ingin menjangkau lebih banyak masyarakat untuk melakukan deteksi dini DM, terutama perempuan.
Selain Jakarta, PTTEP juga melakukan CSR diberbagai daerah di Indonesia seperti halnya Sulawesi, Sumatera dan lain sebagainya.
Untuk klinik Gerai Sehat Rorotan, ungkap Afiat, PTTEP menggelontorkan dana 3.5 juta USD per tahunnya. Sedangkan di daerah Sulawesi Rp500 juta per tahunnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan yang dilakukan di lima kelurahan Jakarta Utara, yaitu Kalibaru, Koja, Warakas, Marunda, dan Rorotan.
“Selain dari pasien Gerai Sehat Rorotan, kami juga meminta data dari puskesmas terkait untuk mengetahui data masyarakat yang berpotensi DM. Terutama perempuan karena perempuan ternyata memiliki peluang lebih besar dalam mengidap DM,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Sosial DD-SE, Rini Suprihartanti. Dewi