Indonesia Outing & Incentive Travel Expo 2026 Hari Ini Resmi Dibuka, Jadi Surganya HR dan Korporat Rancang Program Karyawan

Hamzah Batik, ingat jogja ingat Hamzah Batik

Bisnistoday- Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka hari ini 8 Oktober 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, Banten. Memasuki edisi kedua, pameran yang diselenggarakan oleh Panorama Media ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026 dan menjadi wadah bagi pemilik bisnis, HR, procurement, serta tim incentive perusahaan untuk menemukan solusi corporate outing, gathering, team building, dan incentive travel, baik destinasi domestik maupun internasional, dalam satu tempat.

Pembukaan IOITE 2026 hadir di tengah momentum positif industri MICE nasional. Pemerintah tengah mendorong Indonesia menjadi pusat MICE di kawasan ASEAN, didukung pertumbuhan sektor akomodasi serta makanan dan minuman sebesar 13,14 persen dan sekitar 106 juta perjalanan wisatawan nusantara pada Mei 2026. 

Di sisi lain, perusahaan kini semakin selektif dalam membelanjakan anggaran. Program karyawan seperti outing dan incentive trip tetap dijalankan karena berperan penting menjaga motivasi dan retensi, namun harus dirancang lebih tepat sasaran dan efisien.Kebutuhan inilah yang dijawab IOITE melalui salah satu fokus utamanya, Business Matching. 

Program ini mempertemukan exhibitor dengan potential buyers secara lebih terarah, sehingga perusahaan dapat langsung berdiskusi dengan penyedia yang sesuai kebutuhan dan anggarannya, sementara pelaku industri memperoleh akses langsung ke para pengambil keputusan.

“Saat ini perusahaan tidak lagi sekadar mencari vendor, tetapi mencari mitra yang benar-benar memahami kebutuhan dan anggaran mereka. Karena itu kami menjadikan Business Matching sebagai salah satu fokus utama IOITE. Kami ingin setiap pertemuan di sini berujung pada kerja sama yang nyata, dan pengunjung bisa pulang dengan rencana program karyawan yang konkret untuk tahun depan,” ujar Andita Tirtawisata, Director of Panorama Media.

Puluhan Exhibitor, dari Destinasi Lokal hingga Internasional
Puluhan perusahaan hadir sebagai exhibitor di IOITE 2026, mulai dari hotel, resort, venue, destinasi wisata, taman rekreasi, penyedia team building dan experiential learning, hingga travel agent dan penyedia paket perjalanan. Pengunjung dapat berkeliling, membandingkan berbagai pilihan, dan menemukan inspirasi program karyawan dalam satu kunjungan.

IOITE 2026 juga diramaikan oleh sejumlah exhibitor internasional. Salah satunya adalah Korea Tourism Organization (KTO), yang memperkenalkan beragam pilihan destinasi dan pengalaman di Korea Selatan untuk program incentive travel perusahaan. 

Kehadiran exhibitor internasional ini memberi kesempatan bagi tim HR dan incentive untuk membandingkan pilihan perjalanan insentif ke luar negeri dan berdiskusi langsung dengan penyedianya, tanpa harus menghubungi satu per satu. Exhibitor internasional lainnya antara lain Namsan Toursm & Hobiholidays.

Tak hanya untuk kebutuhan korporat, sejumlah exhibitor juga menghadirkan penawaran untuk pengunjung umum. Karena itu, akhir pekan menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk datang bersama keluarga atau teman, berburu paket liburan menarik dan promo spesialyang hanya tersedia selama pameran.

Lebih dari Sekadar Melihat Produk dan Destinasi
IOITE tidak hanya menjadi tempat melihat produk dan destinasi. Selama empat hari, pengunjung dapat mengikuti seminar, workshop, networking session, dan berbagai program pendukung lainnya. Salah satu yang paling dinantikan adalah Corporate & HR Learning Session bersama Coach Haryanto Kandani, yang menghadirkan insight praktis bagi para HR dan corporate leaders dalam membangun tim yang solid dan produktif.

Dari sisi experiential learning, Gigih Gesang, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI), menilai cara perusahaan memandang kegiatan outing telah bergeser.

“Perusahaan sekarang ingin setiap rupiah yang dikeluarkan untuk program karyawan memberi dampak, entah pada kerja sama tim, kepemimpinan, maupun budaya kerja. Experiential learning menjawab kebutuhan itu. Di IOITE, para HR bisa melihat langsung berbagai pilihan program yang dirancangdengan tujuan yang jelas, bukan sekadar acara jalan-jalan,” katanya.

Sementara itu, Irvan Mahidin Sukamto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Industri Event Indonesia (IVENDO), memandang pembukaan IOITE sebagai momentum  kolaborasi bagi industri.

“Kegiatan korporat seperti gathering, outing, dan incentive trip menggerakkan rantai usaha yang sangat panjang, mulai dari venue, hotel, transportasi, katering, hingga pelaku kreatif. Ketika permintaan dan penawaran dipertemukan dalam satu platform seperti IOITE, kolaborasi akan tumbuh dan dampaknya terasa bagi industri MICE, pariwisata, hospitality, dan corporate experience di Indonesia,” ujarnya.

Lanjut Irvan, korporat membutuhkan kegiatan atau yang mampu membangun engagement pasti teamwork. Employee experience itu sangat penting karena saat ini pariwisata yang sedang digalakan adalah bukan hanya sekedar event yang besar atau tapi experience yang menarik.

“Di sisi lain, Indonesia memiliki banyak pelaku industri, designasi, venue, event organizer, lalu juga GMC, expert leveling, dan berbagai pergida aktivitas yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Memang menjadi tantangan buat industri event saat ini bagaimana potensi ini dapat terhubung dengan baik, mempertemukan, mempersatukannya. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai hanya transaksi saya, tapi ada keberlanjutannya,” tutup Irvan. Bori

Teken PKS dengan Kementerian UMKM, Bank BSN Siap Guyur Pembiayaan KUR

BISNISTODAY.COM, Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas jangkauan pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa perbankan tidak mungkin membicarakan pertumbuhan ekonomi tanpa melibatkan UMKM, mengingat sektor tersebut menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Ke depan, kami ingin Bank BSN hadir lebih luas di aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari, mulai dari pedagang, pengusaha kecil, merchant, hingga berbagai ekosistem usaha di daerah,” kata Alex di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembiayaan KUR dengan Kementerian UMKM di Jakarta, Kamis (8/10).

Penandatanganan PKS itu turut dihadiri oleh Sekretaris Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM sekaligus Pelaksana Tugas Kuasa Pengguna Anggaran KUR, Fixy, serta Asisten Deputi Pembiayaan Usaha Mikro Kementerian UMKM, Fitri Rinaldi serta jajaran Direksi Bank BSN.

Melalui kolaborasi ini, Bank BSN menargetkan penyaluran pembiayaan yang tepat sasaran dengan memanfaatkan data, arahan, dan pemahaman karakteristik pelaku usaha dari Kementerian UMKM.

Kesiapan Bank BSN dalam menggarap segmen UMKM ditopang oleh pertumbuhan ekosistem digitalnya yang masif. Hingga September 2026, perseroan telah mengakuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS. Angka akuisisi merchant tersebut mencatatkan pertumbuhan sekitar 10 persen hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN telah mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari total 2,44 juta transaksi.

Transaksi positif juga terlihat pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatatkan sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, atau tumbuh 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah transaksi di Bale Syariah by BSN menyentuh angka 3,84 juta kali atau meningkat 16,7 persen dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun, yang mencerminkan peningkatan volume 13,8 persen dibandingkan bulan Agustus 2026.

Kinerja intermediasi perseroan juga melesat 26,32 persen YoY (year on year) dengan penyaluran pembiayaan mencapai sekitar Rp64,6 triliun. Dari sisi liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai sekitar Rp65,4 triliun, naik 14,86 persen YoY.

“Angka-angka ini tentu kami syukuri, tetapi pertumbuhan itu baru memiliki arti apabila diikuti dengan perluasan manfaat. Kami ingin memulainya dengan baik, menjalankannya dengan prudent, dan mudah-mudahan dari waktu ke waktu kontribusi Bank BSN terhadap UMKM Indonesia semakin besar,” ujar Alex

Garap Potensi Ekonomi Sepak Bola, Bank BSN Gandeng Persikad dan Persiraja

INDUSTRY.co.id, Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memperluas ekosistem bisnis dan layanan keuangan syariah dengan menyasar sektor olahraga, khususnya sepak bola yang memiliki basis komunitas besar dan keterikatan kuat dengan masyarakat. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, sepak bola memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah. Melalui kerja sama tersebut, Bank BSN melihat peluang untuk menghubungkan layanan perbankan syariah dengan klub, pemain, official, suporter, pelaku UMKM, hingga berbagai aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar klub.

“Kerja sama dengan Persikad dan Persiraja menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi Bank BSN, sekaligus memperkenalkan solusi keuangan syariah kepada komunitas yang lebih luas,” kata Alex di Jakarta, Rabu (7/10).

Menurut Alex, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di lapangan, tetapi juga memiliki komunitas, aktivitas ekonomi, UMKM, serta masyarakat yang sangat besar. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Bank BSN untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Bank BSN ingin tumbuh bersama ekosistem. Sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang komunitas dan berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitarnya. Ini menjadi peluang bagi Bank BSN untuk menghadirkan solusi keuangan syariah yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh ekosistem,” tuturnya.

Potensi tersebut semakin besar seiring tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap sepak bola. Berdasarkan Data Nielsen Fan Insights Indonesia November 2025, sepak bola tercatat sebagai olahraga paling populer di Indonesia.

Besarnya basis penggemar tersebut menciptakan peluang pengembangan ekosistem yang lebih luas, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga ekonomi dan transaksi penggunaan layanan keuangan syariah secara lebih dekat, relevan, dan berkelanjutan.

“Ketika berbicara tentang sepak bola, kita berbicara tentang masyarakat dalam jumlah yang besar dan memiliki keterikatan emosional dengan klubnya. Di sinilah Bank BSN ingin hadir lebih dekat, bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang tumbuh bersama masyarakat,” ujar Alex.

Bangun Ekosistem Keuangan Syariah

Melalui kerja sama dengan Persikad dan Persiraja, Bank BSN akan mengeksplorasi berbagai peluang sinergi, antara lain melalui pemanfaatan layanan perbankan syariah, transaksi digital melalui Bale Syariah by BSN, pengembangan ekosistem pembayaran, serta pemberdayaan pelaku usaha dan UMKM di sekitar kedua klub.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuka ruang bagi terciptanya berbagai solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan ekosistem sepak bola, mulai dari kebutuhan klub dan pemain, transaksi suporter, hingga pengembangan usaha dan UMKM yang tumbuh di sekitar aktivitas klub.

Langkah ekspansif Bank BSN ini mendapat sambutan positif dari mitra klub. Presiden Klub Persiraja Banda Aceh, H. Nazaruddin Dek Gam, menyatakan dukungan penuh atas komitmen Bank BSN dalam menggerakkan perekonomian daerah. Ia menaruh harapan besar agar kolaborasi ini membawa dampak riil yang berkesinambungan bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Harapan saya, ini bukan sekadar urusan sponsor, tetapi bagaimana rakyat Aceh bisa merasakan langsung manfaat kehadiran BSN. Sebagai bentuk timbal balik, kami tentu akan men-support penuh Bank BSN di Aceh,” tegas Nazaruddin.

Lebih lanjut, Nazaruddin mengatakan pengusaha dan masyarakat lokal Aceh menjadi ekosistem potensial untuk bisnis BSN, khususnya di wilayah barat Aceh mulai dari Trumon hingga Meulaboh dan berharap Bank BSN dapat mempercepat penetrasi cabang-cabangnya guna menopang transaksi dan laju ekonomi wilayah tersebut.

Hingga Agustus 2026, Bale Syariah tercatat memiliki hampir 239 ribu pengguna aktif dengan frekuensi transaksi lebih dari 3,29 juta kali dan volume transaksi sekitar Rp6,57 triliun.

Ekspansi ekosistem tersebut ditopang pertumbuhan kinerja keuangan Bank BSN. Hingga akhir Agustus 2026, total aset perseroan mencapai Rp81,5 triliun atau tumbuh 20,75 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Penyaluran pembiayaan tercatat Rp63,2 triliun atau meningkat 26,12 persen YoY, sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64 triliun atau tumbuh 13,19 persen YoY. Pada periode yang sama, Bank BSN membukukan laba sebelum pajak mencapai Rp721 miliar, melonjak 36,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

KERAMIKA 2027 Undang Pelaku Industri Keramik Dunia Bertemu di Indonesia

Bisnistoday- Industri keramik Indonesia tengah berada dalam fase pertumbuhan yang jarang terjadi sebelumnya. Kapasitas produksi nasional diproyeksikan mencapai sekitar 672 juta meter persegi per tahun pada 2026 dan terus meningkat hingga sekitar 728 juta meter persegi pada 2029. 

Dengan dukungan bahan baku domestik, investasi baru, dan kebijakan penguatan industri, pemerintah menargetkan Indonesia masuk ke jajaran empat besar produsen keramik dunia.

Di tengah momentum tersebut, Panorama Media bersama Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) hari ini resmi meluncurkan KERAMIKA Indonesia 2027, pameran industri keramik yang akan berlangsung pada 10-13 Juni 2027 di NICE PIK 2, Banten. 

Mengusung tema “From Indonesia to the World, Shaping the Future of Ceramics”, pameran ini digelar bersamaan dengan MEGABUILD Indonesia, MegaFurniture, dan MegaProperty. Peluncuran ini sekaligus menandai dibukanya pendaftaran bagi exhibitor dari dalam dan luar negeri.

“Indonesia memiliki fondasi manufaktur yang kuat untuk membawa industri keramik nasional ke level yang lebih tinggi. Dengan ekspansi kapasitas, investasi, dan inovasi yang terus berjalan, kita punya peluang nyata untuk masuk empat besar produsen keramik dunia. KERAMIKA 2027 menjadi momentum untuk menghubungkan industri nasional dengan teknologi, investasi, dan pasar global,” kata Edy Suyanto, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) saat launching KERAMIKA 2027 di Jakarta, 6/10/26.

KERAMIKA 2027 dirancang sebagai platform bisnis, sourcing, dan networking yang mempertemukan pelaku industri keramik Indonesia dengan buyer, importir, distributor, pengembang, kontraktor, arsitek, desainer, hingga penyedia teknologi dari Indonesia, ASEAN, dan pasar internasional.

“KERAMIKA 2027 kami hadirkan bukan hanya sebagai pameran, tetapi sebagai tempat bertemunya kekuatan manufaktur, teknologi, dan desain Indonesia dengan mitra bisnis dari berbagai negara. Kami ingin pelaku industri, baik lokal maupun internasional, ikut membangun pertemuan ini sejak awal,” ujar Royanto Handaya, President Director, Panorama Media.

Saat ini sekitar 95% produksi keramik nasional masih diserap pasar domestik. Angka tersebut menunjukkan besarnya permintaan dalam negeri, sekaligus ruang yang masih luas bagi produsen Indonesia untuk memperluas ekspor. 

Untuk memperluas pasar, penyelenggara juga menyiapkan kolaborasi dengan sejumlah mitra dan asosiasi dari kawasan ASEAN maupun negara lainnya. Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, Bangladesh, Thailand, Australia hingga sejumlah negara Eropa dan Amerika masuk dalam jejaring kerja sama yang dibangun.

Kolaborasi tersebut antara lain diarahkan untuk mendatangkan buyers dan membuka peluang bisnis bagi peserta pameran. Model ini sejalan dengan program business matching dan hosted buyer yang menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem Megabuild dan Keramika.

Melalui International Buyer Program & Business Matching, KERAMIKA 2027 akan mempertemukan produsen dengan buyer, importir, dan distributor mancanegara dalam pertemuan bisnis yang terkurasi, dengan arah yang konkret mulai dari kemitraan distribusi dan ekspor hingga pengadaan proyek.

“Banyak produsen kita sudah siap dari sisi kualitas dan kapasitas, yang dibutuhkan adalah akses yang lebih langsung ke pembeli dan mitra di luar negeri. Kami berharap KERAMIKA 2027 menjadi tempat para anggota ASAKI dan pelaku industri lainnya menampilkan kemampuan terbaiknya,” ujar Desi Natalia, Ketua Panitia Keramika indonesia. 

Dukungan pelaku industri terlihat sejak peluncuran, yang turut dihadiri oleh Roman, Platinum, Quadra, Arwana, Niro, KIA, Milan, Concord, Garuda, Atena, Arna, HLT, Hengtai. Di area pameran, pengunjung akan menemukan seluruh rantai industri keramik.

“Keramik hari ini bukan lagi sekadar penutup lantai dan dinding, tetapi elemen yang menentukan karakter sebuah ruang. Desainer membutuhkan akses langsung ke inovasi format, tekstur, dan permukaan, dan pameran seperti ini mempertemukan kami dengan produsen sebelum sebuah proyek dimulai,” ujar Rica Jumaria Ishak, Sekretaris Jenderal Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat.

Kebutuhan tersebut ditopang oleh aktivitas pembangunan yang terus tumbuh. Ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan 5,11% pada 2025, dengan sektor konstruksi berkontribusi 9,83% terhadap PDB nasional. Karena digelar bersamaan dengan MEGABUILD Indonesia, MegaFurniture, dan MegaProperty, KERAMIKA 2027 akan dikunjungi oleh pengembang, kontraktor, arsitek, dan pemilik proyek yang terlibat langsung dalam pemilihan material. 

“Arsitek mencari material yang menjawab kebutuhan desain, ketahanan, dan keberlanjutan sekaligus. Dialog yang lebih dekat antara arsitek dan industri akan mendorong lahirnya produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan proyek di Indonesia,” kata Teguh Aryanto, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.

Selama empat hari penyelenggaraan, rangkaian program akan melengkapi area pameran. ASAKI Ceramic Forum membahas perkembangan manufaktur, teknologi, investasi, kebijakan, dan peluang ekspor.

Ceramic Innovation Awards memberikan apresiasi bagi inovasi produk dan desain ubin terbaik, sedangkan Power Networking Lunch mempertemukan pemimpin industri, buyer, investor, dan mitra bisnis dalam suasana yang lebih personal. 

“Kawasan Banten dan sekitarnya terus berkembang dengan proyek hunian, komersial, dan kawasan baru. Forum dan pertemuan seperti ini memberi ruang bagi arsitek untuk bertukar pandangan dengan industri mengenai material yang paling tepat untuk kebutuhan tersebut,” ujar Shri Chandra Satryotom, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten. Bori

BSN Peduli Solok, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Bandang

BISNISTODAY.COM-PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menunjukkan kepedulian dan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak banjir bandang melalui penyaluran bantuan tanggap bencana di wilayah Solok, Sumatera Barat.

Penyaluran bantuan tersebut bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila. Bagi Bank BSN, momentum itu menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Corporate Secretary Bank BSN Dody Agoeng mengatakan bahwa semangat persatuan dan gotong royong menjadi semakin penting ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita akan pentingnya persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui bantuan ini, Bank BSN hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Solok yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan pascabencana,” kata Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Dody, kehadiran Bank BSN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat, sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Adapun bantuan diserahkan secara langsung oleh Branch Manager Padang Bank BSN, Aji Setyo Pati, kepada Wakil Bupati Solok, H. Candra untuk mewakili masyarakat yang terdampak bencana.

Bank BSN juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok, para relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja bersama dalam penanganan bencana dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Dody menuturkan, kepedulian tersebut juga merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sekaligus mewujudkan visi menjadi bank yang berkah dan amanah.

“Melalui kepedulian, kolaborasi, dan semangat kebersamaan, Bank BSN berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, serta turut menjadi bagian dari perjalanan pemulihan masyarakat Solok menuju kondisi yang lebih baik,” ujarnya

Lebih dari 200 Exhibitor Bergabung di MoreFood Expo 2027

Bisnistoday— PT Huamo Exhibition Indonesia meluncurkan MoreFood Expo 2027, pameran industri makanan dan minuman (F&B) yang akan digelar pada 8–11 April 2027 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran.

Hadir dengan area pameran yang lebih luas dari edisi 2026, MoreFood Expo 2027 telah mencatat lebih dari 200 exhibitor lokal dan internasional, enam bulan sebelum pintu pameran dibuka.

Peluncuran ini datang di tengah momentum positif sektor F&B nasional. Kementerian Perindustrian mencatat industri makanan dan minuman tumbuh 6,49% pada kuartal III 2025, melampaui pertumbuhan industri pengolahan nonmigas (5,58%) dan ekonomi nasional (5,04%), sekaligus menjadi penyumbang terbesar PDB manufaktur (Liputan6).

Dari etalase produk ke ruang transaksi
Pada edisi 2027, MoreFood menata ulang fokusnya agar lebih dekat dengan kebutuhan pelaku usaha di Indonesia. Pameran dibagi ke dalam zona-zona khusus berdasarkan kategori industri, sehingga pengunjung profesional dapat langsung menemukan pemasok yang relevan. Di luar area pameran, Industry Summit dan MatchMaking Meeting disiapkan untuk mempertemukan buyer dan exhibitor secara terjadwal.

“Pameran dagang hari ini dinilai dari berapa banyak percakapan bisnis yang benar-benar berlanjut setelah acara selesai,” ujar Carrie Wang, General Manager PT Huamo Exhibition Indonesia, saat press conference di Jakarta, 28/9/26.

“Karena itu kami membangun MoreFood 2027 di sekitar pertemuan yang terarah, bukan sekadar lalu lintas pengunjung. Exhibitor datang untuk bertemu pembeli yang tepat, dan pembeli datang karena tahu apa yang ingin mereka cari,” imbuh Carrie.

Lanjut Carrie, pameran tahun depan akan lebih besar dan juga punya lebih banyak brand lokal yang akan berpartisipasi di pameran kali ini.

Suara dari pelaku industri
Bagi sektor jasa boga, kebutuhan akan pemasok yang andal dan inovasi dapur terus meningkat, seiring bertambahnya layanan katering untuk korporasi, acara, hingga program pemerintah.

“Anggota kami setiap hari dituntut menjaga kualitas, efisiensi, dan konsistensi dalam volume besar,” kata Dini Zainuddin, Ketua Umum Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI). 

“Pameran seperti MoreFood penting karena pengusaha jasa boga bisa melihat langsung bahan baku, peralatan, dan teknologi baru, lalu berdiskusi dengan pemasoknya ditempat yang sama,” tambahnya.

Lanjut Dini pihaknya akan melakukan audiensi dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon karena makanan Indonesia yang terkenal di luar negeri hanya rendang, bakso dan nasi goreng. Sementara Indonesia banyak sekali makanan makanan yang bisa di ekspos ke sana. 

“Pertama kali saya mau buat minuman supaya bisa dibawa ke China seperti bandrek atau minuman rempah lainnya. Di China tahunya dari Indonesia kopi. Padahal kita kan banyak minuman lainnya,” ujarnya.

Lanjut Dini, untuk makanan lebih komplit karena setiap provinsi ada satu makanan soto seperti Soto Betawi, Soto Semarang, Soto Makassar, Soto Medan dll. Masih ada makanan lainnya yang bisa kita eksplor seperti, ikan, bebek, cabe ijo dll. Pelan- pelan kita perkenalkan terutama di China 

Dari sisi rantai pasok hotel dan restoran, Vera Umbara, Ketua Umum Gabungan Penyuplai Hotel dan Restoran Indonesia, melihat peluang bagi pemasok lokal untuk naik kelas. 

“Pasar horeka Indonesia terus bergerak, dan standar yang diminta hotel serta restoran juga makin tinggi,” ujarnya. “Ketika pemasok lokal bisa bertemu buyer dan mitra internasional dalam satu ruang, mereka bisa belajar standar global sekaligus membuka kerja sama baru,” ungkap Vera.

Lanjut Vera, pameran ini bermanfaat agar tahu teknologi makanan terbaru, teknologi mesin, teknologi pangan, karena Cina lebih maju. Indonesia memiliki kekayaan resep masakan dari Sabang sampai Merauke, tetapi Indonesia perlu teknologi untuk reservasi makanannya.

“Bagaimana makanan, seperti soto bisa di eksplor keluar negeri yang perlu kemasan khusus. Jadi kita perlu teknologi dibidang pangan. Itu yang kita perlu belajar. Karena kita juga ingin mengangkat makanan Nusantara,” tambah Vera.

Vera juga tidak menapik jika di Indonesia banyak lulusan teknologi pangan, teknologi mesin. Tapi UMKM disini perlu banyak dibangkitkan semangat entrepreneurship nya karena banyak yang skalanya itu tidak cukup besar untuk menjadi sesuatu bisnis yang berkesinambungan. 

Menghubungkan Indonesia dengan pasar global
MoreFood Expo 2027 akan menghadirkan pelaku industri dari Indonesia, China, Thailand, India, dan sejumlah negara lain, mencakup berbagai mata rantai pasok F&B. Dengan dukungan asosiasi industri dan mitra media, MoreFood melanjutkan misinya menjembatani industri F&B Indonesia dan China sambil memperluas jejaring ke pasar regional.

Lebih dari sekadar pameran, MoreFood diarahkan menjadi platform berbagi pengetahuan dan teknologi. Melalui pameran, business matching, dan Industry Summit, pemilik usaha dapat membaca arah industri, menemukan produk dan teknologi baru, serta membuka kemitraan yang berdampak pada pertumbuhan bisnis. Bori

Indomilk FnB Solutions Perkuat Posisi sebagai One-Stop Dairy Solutions bagi Coffeepreneur dan Bakepreneur

Bisnistoday- Perkembangan coffee culture di Indonesia ikut mengubah cara masyarakat menikmati kopi dan makanan. Coffee shop kini untuk bekerja, bertemu, bersosialisasi, hingga menikmati makanan.

Perubahan ini membuka ruang bagi coffee dan bakery atau pastry untuk berkembang saling melengkapi. Di saat yang sama, pelaku F&B menghadapi tantangan untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah perubahan biaya bahan baku, biaya operasional, dan persaingan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Indomilk FnB Solutions, lini bisnis PT Indolakto, entitas anak PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, memperluas gelaran Indomilk Bakepreneur Roadshow: The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing, di Jakarta, menggandeng Jakarta Dessert Week sebagai penyelenggaraannya.

Adryan Widodo, General Manager Cold Chain PT Indolakto saat presscon di Jakarta 29/9/26 mengatakan, “Bagi pelaku F&B, mengikuti tren saja tidak cukup. Tantangannya bagaimana tren dapatditerjemahkan menjadi menu yang relevan bagi konsumen, konsisten produksi, dan tetap memberikan nilai bagi bisnis. Pelaku usaha perlu semakin cermat dalam menjaga kualitas, mengelola cost, dan terus menciptakan value.”

“Di sini Indomilk FnB Solutions hadir sebagai one-stop dairy solutions yang tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga membantu pelaku usaha dari sisi aplikasi, pengembangan menu, hingga menemukan peluang untuk mengoptimalkan cost, menciptakan value, dan mendorong pertumbuhan bisnis,” tambah Adryan.

Menciptakan Value melalui Bahan, Teknik, dan Kreativitas
Salah satu penerapan konsep tersebut diwujudkan melalui Curated Bite-Sized Pastry x Coffee Pairing, yang menggabungkan kreativitas menu dengan pertimbangan bahan, teknik, porsi, presentasi, dan peluang pengembangan bisnis.

Chef Louis Tanuhadi, President Indonesia Pastry and Bakery Society, menilai bahwa value sebuah menu tidak selalu harus diciptakan melalui penggunaan bahan yang lebih mahal. Pemahaman terhadap karakter bahan, formulasi, teknik pengolahan, rasa, tekstur, ukuran, dan cara penyajian dapat menciptakan pengalaman yang lebih bernilai bagi konsumen.

“Nilai sebuah menu tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi bagaimana kita memahami karakter bahan, mengolah dengan teknik yang tepat, dan menyajikannya dengan value lebih bagi konsumen,” ujar Chef Louis.

One-Stop Dairy Solutions untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis
Prita Utami Maheswari, Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto,mengatakan bahwa kolaborasi bersama Chef Louis, .TEMU, dan Bittersweet by Najlamenjadi komitmen Indomilk FnB Solutions untuk tumbuh bersama mitra bisnis.

“FnB Solutions ingin hadir sebagai one-stop solution bagi pelaku F&B, mulai dari produk dan distribusi hingga kolaborasi dan co-creation. Seperti hari ini, kami berkolaborasi dengan Chef Louis serta menghadirkan .TEMU dan Bittersweet by Najla untuk berbagi pengalaman dan real case yang relevan bagi industri F&B,” ujar Prita. Dewi

Top! Kinerja Finansial Melejit, Bank BSN Rangkul IARMI Perluas Penetrasi Syariah

BISNISTODAY.COM, Jakarta — PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memacu penguatan ekosistem digital syariah nasional melalui penetrasi ke segmen komunitas dan organisasi alumni strategis. 

Langkah ekspansi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sekaligus peluncuran Kartu Tanda Anggota (co-branding) bersama Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI).

Penyerahan kartu secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor kepada Sekretaris Jenderal DPN IARMI yang juga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, disaksikan Ketua Umum DPN IARMI sekaligus Komisaris Utama Bank BSN Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar pada sela agenda Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dan Rapat Kerja Nasional DPN IARMI di Jakarta, Sabtu (26/9/2026). 

Agenda tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago serta Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus dan Direktur Commercial & Corporate Banking Bank Syariah Nasional (Bank BSN) Maqin U. Norhadi.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting perseroan untuk menghadirkan solusi keuangan syariah yang inklusif dan selaras dengan kebutuhan organisasi modern.

“Kami hadir untuk memberikan layanan perbankan berbasis prinsip syariah yang mampu menjadi mitra tumbuh dan membangun kemanfaatan bersama. Semangat tersebut mendasari kemitraan strategis dengan IARMI hari ini melalui penerbitan kartu anggota yang terhubung langsung dengan sistem perbankan syariah,” kata Alex.

Alex menambahkan, perseroan berkomitmen memberikan nilai tambah konkret bagi puluhan ribu anggota IARMI di seluruh penjuru Tanah Air agar instrumen keanggotaan memiliki daya guna finansial yang optimal.

“Kami ingin KTA IARMI bukan sekadar kartu identitas yang tersimpan di dalam dompet, melainkan kartu fungsional yang memberi manfaat nyata dalam aktivitas harian anggota, baik untuk penarikan tunai di seluruh jaringan ATM maupun sarana pembayaran di berbagai gerai perbelanjaan,” ungkapnya.

Dalam kerangka kerja sama tersebut, kemitraan kedua pihak mencakup ruang lingkup komprehensif, mulai dari penerbitan dan pendistribusian KTA co-branding berfitur kartu debit, ATM, dan uang elektronik (e-money), pembukaan rekening tabungan syariah bagi seluruh anggota, hingga integrasi data serta sistem pendukung guna mempermudah verifikasi keanggotaan IARMI.

Selain itu, kerja sama ini mencakup penyediaan infrastruktur transaksi digital menyeluruh, seperti Virtual Account (VA), QRIS, fasilitas proteksi atau asuransi syariah, agenda sosialisasi literasi keuangan, serta dukungan pengembangan kemitraan strategis melalui pemanfaatan jejaring kelembagaan IARMI secara nasional.

Guna melengkapi kenyamanan transaksi nontunai, pemegang kartu anggota IARMI terkoneksi langsung dengan aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN. Kanal digital ini memfasilitasi transaksi harian seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian, serta pengisian saldo Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter untuk moda transportasi KRL, MRT, LRT, dan TransJakarta. Bale Syariah juga dibekali ekosistem gaya hidup Islami terpadu, mulai dari jadwal salat, arah kiblat, konten Hikmah, fitur ZISWAF, tabungan emas, hingga perencanaan haji dan umrah.

“Kartu anggota ini terhubung erat dengan ekosistem digital Bale Syariah. Melalui integrasi teknologi ini, kami memadukan kemudahan transaksi finansial, promo di berbagai merchant, serta pemenuhan kebutuhan ibadah harian ke dalam satu genggaman nasabah,” papar Alex.

Kinerja kanal digital perseroan pun menunjukkan akselerasi yang signifikan. Hingga Agustus 2026, Bale Syariah by BSN telah menghimpun hampir 239.000 pengguna aktif dengan frekuensi transaksi melampaui 3,29 juta kali dan volume transaksi mencapai sekitar Rp6,57 triliun.

Kemitraan strategis ini sekaligus ditopang oleh fundamental keuangan Bank BSN yang kian kokoh, dimana hingga Akhir Agustus 2026  total aset perseroan tercatat mencapai Rp81,5 triliun atau tumbuh 20,75% secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong penyaluran pembiayaan yang melesat 26,12% YoY menjadi Rp63,2 triliun. Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terkerek 13,19% YoY mencapai Rp64 triliun, dengan lonjakan laba bersih 36,72% YoY menjadi Rp721 miliar.

barenbliss Perkuat Kebersamaan dan Inovasi melalui Summer Glow Club

Bisnistoday – barenbliss merayakan lima tahun perjalanannya di Indonesia melalui Summer Glow Club, sebuah perayaan inklusif yang mempertemukan berbagai pihak yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan barenbliss sejak hadir di Indonesia pada 2021. 

Mengusung semangat Joyful Clean Beauty, barenbliss juga membagikan perkembangannya sebagai K-beauty brand yang terus berinovasi pada makeup dan skincare.

“Lma tahun barenbliss di Indonesia tentu tidak kami jalani sendiri. Dukungan konsumen, rekan media, beauty content creator, affiliate, komunitas BNBae, serta mitra retail telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan kami. Kami juga menghadirkan Roll to Definer Steel Mascara agar siapa pun, termasuk pengguna pemula, dapat mengaplikasikan mascara dengan lebih mudah dan presisi serta memperoleh tampilan bulu mata yang rapi, terdefinisi, dan tampak profesional,” ujar Kharnisa Lestari, Public Relations Manager barenbliss, dalam siaran persnya Jakarta 18/9/27

Salah satu perkembangan inovasi tersebut tercermin melalui Roll to Definer Steel Mascara yang melengkapi Roll to Mascara Series. Dilengkapi Dual-Sided Steel Applicator, produk ini membantu mendefinisikan, memisahkan, dan menjangkau setiap helai bulu mata secara lebih presisi. 

Formulanya memadukan E-MortalLockTech untuk membantu mengunci formula mascara sehingga mendukung performa hingga 48 jam serta ketahanan terhadap air, gesekan, dan keringat; Soft Fiber-Infused Formula untuk melapisi bulu mata secara merata serta Omega Shiso Care yang memberikan manfaat nutrisi dan antioksidan. 

“Kami sangat senang melihat inovasi Roll to Definer mendapat sambutan antusias dari para tamu undangan dan konsumen. Bagi kami, inovasi bukan hanya mengenai hasil akhir, tetapi juga tentang menghadirkan teknologi pendukung yang memberikan aplikasi lebih mudah dan presisi, sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih nyaman dan berkesan,” tambah Kharnisa. 

Summer Glow Club turut menghadirkan pengalaman langsung melalui Exclusive Beauty Class: Embrace Your Glow. Dalam sesi ini, memberikan kesempatan ke seluruh peserta untuk mengenal lebih dekat tips, teknik, dan inovasi K-beauty terkini. Dewi

IOITE 2026 Jadi Titik Temu Kebutuhan Corporate Outing dan Incentive Travel Perusahaan

Bisnistoday— Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 akan digelar selama empat hari pada 8–11 Oktober 2026 di NICE PIK 2, Jakarta. Diselenggarakan oleh Panorama Media, IOITE menjadi pameran yang secara khusus mempertemukan kebutuhan perusahaan akan corporate outing, gathering, incentive travel, dan team building dengan para pelaku industrinya, mulai dari hotel, venue, destinasi wisata, penyedia experiential learning, hingga event organizer. 

Setiap tahun, perusahaan di Indonesia mengalokasikan anggaran untuk outing karyawan, family gathering, hingga perjalanan insentif bagi tim berprestasi. Namun dibalik itu, tim HR, procurement, dan incentive kerap harus mencari, membandingkan, dan menghubungi vendor satu per satu. 

“Kami melihat ada jarak antara perusahaan yang punya kebutuhan dan anggaran, dengan pelaku industri yang punya solusinya. Dua-duanya sering tidak bertemu di waktu yang tepat. IOITE kami bangun untuk menjembatani itu. Dalam satu kunjungan, seorang HR manager bisa merencanakan outing, gathering, sampai incentive trip untuk setahun ke depan,” ujar Andita Tirtawisata, Director of Panorama Media, saat press conference di Jakarta 24/9/26.

Pengunjung IOITE 2026 dapat menjelajahi beragam exhibitor yang mewakili seluruh rantai kebutuhan program korporat. Untuk akomodasi dan lokasi acara, hadir hotel, resort, dan venue dari berbagai daerah di Indonesia. 

Bagi perusahaan yang merencanakan incentive trip ke luar negeri, IOITE juga menghadirkan destinasi dan brand internasional, seperti Korea Tourism Organization, Hobiholidays, White Horse, NuArt Sculpture Park, The Anvaya Beach Resort Bali. 

Kehadiran peserta internasional menjadi indikator besarnya peluang incentive travel ke luar negeri, sekaligus memberi kesempatan bagi pengunjung korporat untuk mengeksplorasi opsi perjalanan insentif internasional. 
IOITE 2026 menghadirkan rangkaian program yang dirancang untuk memberi wawasan praktis bagi pengambil keputusan di perusahaan. Salah satu sorotan utamanya adalah HR Speakers Coaching bersama Haryanto Kandani dan sejumlah speaker expert lainnya, yang akan membekali para praktisi HR dengan strategi membangun tim dan meningkatkan keterlibatan  karyawan. 

Program lainnya meliputi HR Talks, Inspiration Talk dari praktisi industri, Workshop & Fun Activities yang memungkinkan pengunjung merasakan langsung aktivitas team building, serta Business Matching yang mempertemukan perusahaan dengan penyedia yang sesuai kebutuhannya. 

“Kami ingin setiap pengunjung korporat pulang dengan sesuatu yang konkret, bukan hanya brosur. Lewat HR Speakers Coaching dan HR Talks, mereka dapat insight dari para ahli. Lewat Business Matching, mereka bisa langsung bertemu penyedia yang relevan, dan tentu saja ada banyak promo menarik dari brand yang sayang untuk dilewatkan,” kata Priscilla Daulima, Project Manager IOITE 2026. 

Dari sisi experiential learning, Sofiyan Hadi, Ketua Umum DPP Asosiasi ExperientialLearning Indonesia (AELI), menilai kegiatan outing kini semakin dipandang sebagaiinvestasi. 

“Perusahaan sekarang tidak lagi mencari outing yang sekadar seru. Mereka ingin kegiatan yang benar-benar membangun kerja sama tim dan kepemimpinan. IOITE memberi ruang bagi HR untuk melihat langsung pilihan program yang dirancang dengan tujuan jelas,” ujarnya.

Senada, Evan Saepul Rohman, Sekretaris Jenderal DPP Industri Event Indonesia (IVENDO), menyebut kebutuhan event korporat sebagai salah satu penggerak utama industri event nasional. 

“Gathering, outing, dan incentive trip melibatkan banyak pelaku, dari venue, transportasi, katering, sampai kreatif. Ketika demand dan supply dipertemukan di satu tempat seperti IOITE, prosesnya jadi lebih efisien dan dampaknya terasa ke seluruh ekosistem,” katanya.
Lebih lanjut Evan mengatakan, adanya penurunan untuk program AELI. “Kita belum.bisa mengukur ya karena biasanya kan di bulan Desember. Apalagi diakhir tahun pemerintah baru menghabiskan anggaran nya. Penurunan sampai 30 persen dikarenakan ada yang cancel, efisiensi anggaran yang tadinya program 4 hari kini hanya menjadi 2 hari saja, pindah vendor dan lain-lain,” imbuhnya.
IOITE 2026 sendiri akan digelar bersamaan dengan FLEI  Business Show, pameran waralaba, lisensi, dan peluang usaha yang kini memasuki edisi ke-27, serta Café & Brasserie Expo (CBE) edisi ke- 10.

_br