BISNISTODAY.COM, Jakarta-PT Bank Syariah Nasional (BSN) resmi meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai bagian dari transformasi menyeluruh menuju bank syariah modern yang adaptif terhadap perubahan perilaku masyarakat serta penguatan ekosistem keuangan dan perumahan syariah nasional.
Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor menegaskan transformasi digital merupakan keniscayaan bagi industri perbankan. “Kita berada di tengah era transformasi digital yang berjalan sangat cepat. Perubahan ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keniscayaan,” ujar Alex dalam peluncuran Bale Syariah di Jakarta, Kamis (5/2).
Alex menyampaikan digitalisasi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan layanan keuangan. “Saat ini, lebih dari 72 persen masyarakat Indonesia telah terhubung dengan internet. Teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat mengelola keuangan,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan ekspektasi baru terhadap perbankan. “Masyarakat menginginkan layanan yang mudah diakses, cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka sebagai masyarakat modern. Di sinilah bank syariah harus mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Alex.
Ia menyoroti pertumbuhan signifikan transaksi digital, khususnya mobile banking. “Seiring perubahan perilaku masyarakat, kanal digital, terutama mobile banking, mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan,” ujarnya.
Alex mengungkapkan, hingga pertengahan 2025, volume transaksi mobile banking di Indonesia telah melampaui 2,2 miliar transaksi. “Angka ini menegaskan bahwa mobile banking kini telah menjadi kanal utama transaksi keuangan masyarakat, bukan lagi sekadar pelengkap layanan perbankan,” katanya.
Berdasarkan perkembangan tersebut, BSN meluncurkan Bale Syariah sebagai mobile banking syariah terpadu. “Menjawab tantangan dan kebutuhan itu, hari ini kami meluncurkan Bale Syariah by BSN,” ujar Alex.
Ia juga memaparkan kinerja digital BSN hingga saat ini. “Kabar baik bahwa BSN saat ini tercatat memiliki hampir 348.293 user aktif untuk semua channel digital. Dari jumlah tersebut, transaksi mencapai sekitar Rp6,5 triliun,” katanya.
Sedangkan untuk pengguna Bale Syariah saat ini memiliki 111.864 user aktif dengan total transaksi mencapai Rp1.26 triliun. Alex optimistis jumlah pengguna Bale Syariah akan terus meningkat. “Kami perkirakan jumlah user akan tumbuh dua kali lipat karena setiap nasabah baru BSN akan menggunakan new mobile apps Bale Syariah. Kami akan terus improve supaya BSN lebih maju lagi,” tegasnya.
Sebagai bagian dari BTN Group, BSN menempatkan Bale Syariah sebagai pintu masuk digital penguatan ekosistem perumahan syariah. “BSN memiliki peran penting dalam ekosistem perumahan. Karena itu, Bale Syariah kami posisikan sebagai pintu masuk digital bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan syariah yang terintegrasi,” ujar Alex.
Pada tahap peluncuran, Bale Syariah dibekali 57 fitur finansial dan 83 fitur nonfinansial. “Melalui Bale Syariah by BSN, nasabah dapat mengakses berbagai layanan utama dalam satu aplikasi terpadu,” katanya.
Layanan tersebut mencakup transfer dana, pembayaran listrik, PDAM, internet, pendidikan, pembelian pulsa dan token listrik, layanan ZISWAF, hingga pembayaran dan pelunasan haji serta perjalanan ibadah. “Dengan Bale Syariah by BSN, nasabah dapat melakukan transaksi keuangan harian dan menunaikan kewajiban ibadah cukup melalui satu aplikasi,” tegas Alex.
Ke depan, Bale Syariah akan dikembangkan menjadi superapps syariah. “Kami arahkan Bale Syariah menjadi superapps syariah, yang tidak hanya mencakup layanan transaksi keuangan, tetapi juga menghadirkan menu yang mendukung literasi, gaya hidup, dan kemaslahatan umat,” ujarnya.
Alex menekankan aspek keamanan sebagai fondasi utama layanan digital. “Bagi kami, menjaga keamanan transaksi dan data nasabah adalah bagian dari amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Dengan peluncuran Bale Syariah by BSN, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai bank syariah nasional terbesar kedua yang modern, inovatif, dan berperan aktif dalam penguatan ekosistem keuangan serta perumahan syariah nasional.