Lewat Program Mini MBA In Property, BTN Sukses Cetak 863 Pengembang Baru

BISNISTODAY.COM, Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil mencetak 863 pengembang baru sejak Program Mini MBA in Property dilaksanakan mulai 2016 hingga 2025. Untuk tahun 2025, BTN mencetak 71 pengembang baru melalui Program Mini MBA in Property untuk Batch 23, Batch 24, dan Batch Makassar.

Adapun, program yang merupakan hasil kolaborasi Housing Finance Center (HFC) BTN dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut memberikan pembelajaran lengkap sekaligus simulasi nyata menjadi pengembang berkualitas. Program ini juga membuka akses ke berbagai kredit proyek perumahan di BTN.

Direktur Commercial Banking BTN Hermita mengatakan program ini digelar untuk melahirkan pengembang kompeten yang menghadirkan rumah-rumah berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

“Lulusan dari Mini MBA in Property ini tidak hanya mendapatkan ilmu tapi akan kami berikan juga akses ke kredit konstruksi di BTN, pembinaan untuk kredit bagi UMKM di kluster perumahan, hingga business matching dengan pasar dan pelaku usaha berkualitas yang terhubung di ekosistem perumahan BTN. ” ujar Hermita di sela Wisuda Mini MBA in Property Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (28/3).

Hermita melanjutkan, sektor properti masih memiliki potensi besar karena kebutuhan rumah di Indonesia yang terus meningkat, terutama di daerah. Selain itu, saat ini Pemerintah memberikan dukungan kuat untuk mengembangkan sektor perumahan nasional dengan berbagai program pembiayaan dan subsidi.

Penyelenggaraan Program Mini MBA in Property, menurut Hermita, juga menjadi langkah BTN untuk meningkatkan kualitas perumahan di Indonesia dan mendorong ekonomi nasional. Pasalnya, rumah merupakan sektor padat modal dan menggunakan 90% bahan lokal. “Bahkan untuk setiap Rp1 triliun modal masuk ke sektor perumahan maka akan menambah 8.000 tenaga kerja, sehingga berdampak besar bagi perekonomian nasional,” ujar Hermita.

Sejak diluncurkan pada 2016, program Mini MBA in Property telah melahirkan 863 alumni di seluruh Indonesia. Sepanjang 2025, alumni program ini telah mencatatkan kerja sama pembiayaan dan pendanaan dengan BTN senilai Rp35,3 miliar, baik dari sisi funding maupun lending.

Ke depan, BTN akan terus memperkuat program ini sebagai bagian dari strategi beyond mortgage, dengan tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi. BTN juga akan membuka Program Mini MBA in Property Batch 25 yang dijadwalkan dimulai pada 11 April 2026 di Menara 2 BTN, Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, Prof. Donald Crestofel Lantu, mengatakan bahwa program yang telah 10 tahun berjalan tersebut dirancang sebagai pembelajaran yang aplikatif dan transformatif. Seluruh peserta, tambahnya, telah melalui proses pembelajaran intensif selama 63 jam tatap muka yang dirancang berdasarkan kurikulum terstruktur hasil kolaborasi antara HFC BTN dan SBM ITB. Kurikulum tersebut mengedepankan empat pilar utama dalam bisnis properti, yakni Business Model & Market, Finance & Risk, Project & Operation, serta Regulation & Law.

“Melalui metode case study dan pembelajaran langsung dari praktisi, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga jejaring dan mentor. Harapannya, mereka menjadi pelaku industri yang mampu membawa perubahan nyata yang tidak hanya membangun rumah, tapi membangun kehidupan,” tutur Donald.

Adapun, dalam acara yang sama juga digelar Seminar “Property Outlook 2026: Turning Market Insights into Business Opportunities” yang memberikan gambaran lengkap terkait potensi bisnis properti di Indonesia. Turut hadir menjadi narasumber dalam acara tersebut yakni Senior Research Advisor Knight & Frank Indonesia Syarifah Syaukat, Analis Senior Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi & Fiskal, Kementerian Keuangan Kristiyanto, dan  CEO Pesona Kahuripan Group Angga Budi Kusuma.

Hasil RUPS Tahunan Tahun 2026 PT Federal International Finance

Bisnistoday – PT Federal International Finance menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2026 pada Kamis, 12 Maret 2026 yang dihadiri oleh seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris & Pemegang Saham Perseroan.

Beberapa poin yang menjadi agenda RUPS tersebut adalah Persetujuan Laporan Tahunan untuk Tahun Buku 2025, termasuk Pengesahan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025.

Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada tahun 2025. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 4,92% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama pada tahun 2024, di mana laba bersih Perseroan mencapai Rp4,42 triliun. 

Hal ini sejalan dengan yang telah dilaporkan dalam Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota jaringan PricewaterhouseCoopers).

Pencapaian Perseroan juga tercermin dari pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan pada tahun 2025, yang mencapai Rp49,45 triliun atau naik sebesar 7,64% secara yoy dibandingkan dengan tahun 2024 senilai Rp45,94 triliun. 

Adapun Non-Performing Finance (NPF) Perseroan pada tahun 2025 di level 0,20%, di mana berdasarkan penetapan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai NPF yang berhasil dicapai tersebut menempatkan Perseroan dalam klasifikasi sebagai perusahaan pembiayaan yang sangat sehat.

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan pada penutupan RUPS Tahunan Tahun 2026 ini, maka pemegang saham menunjuk dan mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sampai dengan RUPS tahun 2028 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Siswadi
Komisaris : Thomas Junaidi Alim Wijaya
Komisaris Independen : Margono Tanuwijaya
Komisaris Independen : R. Nunu Soetjahja Noegroho

Direksi
Presiden Direktur : Indra Gunawan
Direktur : Setia Budi
Direktur : Sri Harjati
Direktur : Daniel Hartono
Direktur : Julius Julianto Kusdinar
Direktur : Santi

Pada pengangkatan ini, Siswadi diangkat menjadi Presiden Komisaris menggantikan Rudy. Perseroan mengangkat Indra Gunawan sebagai Presiden Direktur, menggantikan Siswadi; sementara itu Direktur Valentina Chai Wei Li digantikan oleh Santi. Perseroan juga mengangkat Julius Julianto Kusdinar sebagai Direktur, menggantikan Indra Gunawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur.

Dalam RUPS ini, Direksi Perseroan juga berkesempatan memaparkan hasil aktivitas Perseroan yang berkaitan dengan aspek sosial dan kelestarian lingkungan yang di antaranya tertuang dalam berbagai program keberlanjutan yang berfokus pada strategi dan penerapan Environment, Social and Governance (ESG) melalui FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations.

Indra menyatakan bahwa Perseroan optimistis akan terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut seiring dengan komitmen perseroan untuk mewujudkan misinya, yaitu “Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat”. Dewi

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SANF Tunjuk Jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Perseroan Baru

Bisnistoday – PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham Perseroan, Jajaran Direksi, dan Dewan Komisaris Perseroan pada 16 Maret 2026 di Menara Astra. RUPST tersebut menjadi agenda penting perusahaan untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menetapkan arah strategis bisnis ke depan.

Agenda RUPST diantaranya meliputi persetujuan Laporan Tahunan, termasuk pengesahan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025; penetapan pengalokasian laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025; pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2026.

Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 249,15 miliar pada tahun 2025. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 15,37% secara year-on-year (yoy) dibandingkan dengan tahun 2024, di mana laba bersih Perseroan mencapai Rp 215,95 miliar. 

Pencapaian ini sejalan dengan yang telah dilaporkan dalam Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) serta menandai kinerja ekonomi sepanjang berdirinya SANF.

Pencapaian Perseroan juga tercermin dari pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan pada tahun 2025, yang mencapai Rp 8,43 triliun atau meningkat sebesar 11,21% secara yoy dibandingkan dengan tahun 2024 senilai Rp 7,58 triliun. 

Sedangkan total piutang pembiayaan Perseroan tahun 2025 mencapai Rp 8,82 triliun (meningkat 8% secara yoy), kontribusi sektor pertambangan batubara dapat terjaga sebesar 45%.

RUPST juga menyetujui penunjukan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru dengan masa jabatan efektif sejak penutupan RUPST tahun 2026, dengan tetap memperhatikan ketentuan kelulusan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) yang berlaku di Industri Jasa Keuangan. 

Pada RUPST ini, Perseroan resmi mengangkat Maria Inawati Bernard menjadi Direktur menggantikan Handy Hartono. Perseroan juga mengangkat Hamdani Dzulkarnaen Salim menjadi Presiden Komisaris menggantikan FXL Kesuma dan Takashi Araki diangkat menjadi Komisaris menggantikan Takayuki Akiyama.

Dengan demikian, keseluruhan komposisi Direksi dan Dewan Komisaris SANF berdasarkan Hasil RUPST adalah sebagai berikut:
Direksi:Presiden Direktur: Wempy Kunto WiambodoDirektur: Handri SusantoDirektur: Maria Inawati BernardDirektur: Kiyoshi Kuribara

Dewan Komisaris:Presiden Komisaris: Hamdani Dzulkarnaen SalimKomisaris: Arietta AdriantiKomisaris: Takashi ArakiKomisaris Independen: Buntoro MuljonoKomisaris Independen: Handoko Pranoto

Melalui pelaksanaan RUPST ini, SANF menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kinerja yang sehat, memperkuat tata kelola perusahaan dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dewi

ACC Dukung Usaha Ekspedisi di Lampung

Bisnistoday- Industri ekspedisi menuntut kesiapan armada yang prima serta manajemen arus kas yang tangguh. Memahami kompleksitas tantangan tersebut, Astra Credit Companies (ACC), grup perusahaan pembiayaan, menghadirkan solusi pembiayaan strategis yang dirancang khusus untuk mendukung perkembangan bisnis para pengusaha ekspedisi. 

ACC melalui salah satu produknya yaitu ACC Danaku menawarkan skema pembiayaan fleksibel dengan proses yang cepat dan transparan guna mendukung pertumbuhan bisnis.

Salah satu pelaku usaha ekspedisi di Lampung yang sudah menggunakan produk ACC Danaku adalah Novrian Dian Purnama. Novrian pertama kali memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari ACC di tahun 2013 dengan mengajukan pembiayaan untuk mobil baru. 

Di tahun 2020, Novrian memulai usahanya sendiri dengan menjual sparepart mobil. Di tahun 2024, Novrian melebarkan usahanya dengan mendirikan ekspedisi dengan menjadi mitra dari perusahaan semen ternama di Lampung. Usaha ekspedisi Novrian ini berkembang dengan pesat.

Seiring berjalannya waktu, Novrian ingin mengembangkan usaha ekspedisinya. Novrian kembali menghubungi ACC dan mengajukan pembiayaan ACC Danaku untuk menambah modal usahanya. 

Dengan proses yang cepat dan aman, Novrian mendapatkan modal usaha untuk memperluas usaha ekspedisinya. Saat ini usaha ekspedisi Novrian memiliki 8 armada dan didukung oleh 11 karyawan dalam kegiatan operasionalnya.

Branch Manager ACC Lampung Wilson mengatakan bahwa sejalan dengan misi ACC “To Promote Credit for A Better Living”, ACC terus mengembangkan produk ACC Danaku untuk mendukung masyarakat mengembangkan usahanya. 

“ACC Danaku merupakan solusi finansial yang terpercaya, aman dan fleksibel yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat mulai dari bisnis, pernikahan impian, renovasi rumah, pendidikan, liburan, naik Haji hingga investasi emas”, ujar Wilson. Dewi

Kinerja Solid dan Stabil, BSN Raih Peringkat idAA+ dari Pefindo

BISNISTODAY.COM, Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (BSN) meraih peringkat idAA+ (Double A Plus) dengan prospek (outlook) stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Direktur Utama Pefindo, Irmawati mengatakan bahwa peringkat tersebut diberikan berdasarkan evaluasi komprehensif terhadap data dan informasi perusahaan, termasuk kinerja keuangan BSN sepanjang tahun buku 2025.

“Peringkat idAA+ mencerminkan bahwa Bank Syariah Nasional memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Tanda (+) menunjukkan posisi yang relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata obligor dalam kategori yang sama,” kata Irmawati dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3).

Peringkat ini berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 13 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027.

Menurut Pefindo, pencapaian tersebut mencerminkan posisi pasar BSN yang solid serta profil permodalan yang kuat. Prospek stabil juga menunjukkan keyakinan bahwa profil kredit perusahaan akan tetap terjaga dalam jangka menengah, didukung oleh kinerja fundamental yang konsisten.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN), Alex Sofjan Noor mengatakan “Alhamdulilah, BSN dapat meraih peringkat idAA+ dari Pefindo dan dengan dukungan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai entitas induk sehingga BSN mendapatkan peringkat idAA+ ini.  Hasil pemeringkatan ini merupakan catatan yang baik bagi BSN dan mendorong kami untuk terus meningkatkan kinerja agar bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat dan menjadi mitra utama keuangan bagi keluarga Indonesia.”

Perusahaan dengan peringkat idAA memiliki kemampuan yang sangat baik untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan perusahaan lainnya dan tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lebih kuat dan di atas rata-rata kategori. Sedangkan untuk Stable Outlook, Pefindo selaku lembaga pemeringkat terpercaya di Indonesia menilai BSN mampu menunjukkan stabilitas dalam kelangsungan perusahaan ke depan.

Alex menambahkan BSN akan berupaya secara optimal mendorong performa perseroan dengan terus memperbesar porsi pembiayaan dan memperluas ekspansi pasar, sehingga dengan komitmen ini diharapkan seluruh masyarakat dapat menikmati produk dan layanan BSN yang lebih berkah dan amanah.

“Kami akan terus melangkah maju agar produk dan layanan perusahaan mudah dinikmati bagi seluruh segmen masyarakat. Peringkat ini menegaskan optimisme BSN untuk terus bertumbuh, mendukung program pemerintah, dan mewujudkan BSN sebagai mitra keuangan utama bagi keluarga Indonesia yang lebih amanah dan penuh berkah,” kata Alex.

BSN optimis atas pencapaian kinerja tahun 2025 lebih baik dari tahun buku 2024 dan perseroan akan fokus pada penguatan ekosistem digital melalui aplikasi Bale Syariah by BSN, serta memaksimalkan peran 37 Kantor Cabang Syariah, 82 Kantor Cabang Pembantu Syariah, dan 589 Kantor Layanan Syariah. Dengan dukungan BTN sebagai induk, jangkauan dan layanan BSN akan lebih luas, sehingga nasabah akan lebih mudah menjangkau  produk dan layanan yang ditawarkan BSN.

BSN akan terus didorong untuk memainkan peran di tengah masyarakat untuk memperluas  ekosistem syariah melalui literasi keuangan berbasis syariah dengan core business pembiayaan perumahan syariah di Indonesia, tegas Alex menambahkan.

Pacu Kredit Properti Syariah, BSN Rangkul APSI

BISNISTODAY.COM, Jakarta — Bank Syariah Nasional (BSN) menjalin sinergi strategis dengan Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna memperkuat ekosistem perumahan berbasis syariah di Indonesia. Langkah ini mempertegas posisi BSN sebagai pemain utama industri setelah resmi beroperasi sebagai bank syariah terbesar kedua di Tanah Air dengan aset mencapai Rp72,9 triliun pada akhir 2025.

Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN), Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa kolaborasi ini memiliki cakupan luas, mulai dari pengelolaan dana lewat BSN Cash Management System hingga fasilitas pembiayaan khusus seperti BSN Yasa Griya dan pembiayaan pemilikan lahan bagi pengembang.

“Kerja sama ini menjadi awal silaturahmi yang baik bagi BSN dan APSI. Kami ingin memperkenalkan bagaimana BSN dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem properti melalui layanan perbankan yang kredibel, termasuk penyediaan KPR subsidi dan komersil, cicilan emas, hingga produk pembiayaan multimanfaat bagi anggota APSI,” kata Alex disela penandatangan Nota Kesepahaman Penyediaan Fasilitas Layanan Jasa Perbankan dan Pengembangan Tata Kelola Pembiyaan Properti Syariah di Jakarta, Selasa (17/3).

Alex menambahkan, BSN mematok target agresif pada tahun ini dengan merealisasikan pembiayaan perumahan sebanyak 73.700 unit pada 2026. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan capaian 2025 yang tercatat sebanyak 59.463 unit.

Strategi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah yang mencanangkan pembangunan Tiga Juta Rumah.

Hingga saat ini, portofolio pembiayaan konsumen BSN masih didominasi oleh KPR Subsidi sebesar 63 persen, diikuti KPR Non-Subsidi 31 persen, dan pembiayaan non-mortgage 2 persen. Untuk mempermudah akses, BSN mengandalkan transformasi digital melalui aplikasi Bale Syariah by BSN.

“Sejak diluncurkan awal Februari 2026, aplikasi ini telah menarik 138.524 pengguna dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,96 triliun per 16 Maret 2026. Kami ingin memastikan ekosistem properti syariah hadir dalam genggaman nasabah secara transparan dan efisien,” imbuh Alex.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI), Muhammad Abubakar, menyambut positif langkah BSN yang dinilainya akan menjadi motor penggerak utama dalam ekosistem properti syariah nasional.

“Bagi kami APSI, properti adalah pilihan profesi, tapi syariah bukanlah pilihan karena syariah adalah sebuah kewajiban. Bagi kami BSN bukanlah yang pertama, tapi ke depan kami ingin BSN menjadi pilihan utama,” tegasnya. 

Ditambahkan, APSI berharap BSN menjadi motor penggerak ekosistem, terutama di properti syariah.

“MoU ini adalah pembuka jalan bagi kita untuk bahu-membahu mengembangkan ekonomi syariah yang inklusif, tidak hanya untuk anggota APSI, tetapi juga bagi asosiasi lain yang memiliki komitmen pada prinsip syariah,” ujarnya Abubakar.

Melalui integrasi layanan perbankan dan sektor riil properti, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi syariah nasional serta mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat melalui skema yang sesuai dengan prinsip syariah.

Ke depan, BSN dan APSI berkomitmen untuk mengimplementasikan program kerja nyata yang mencakup sosialisasi dan pengembangan produk yang lebih spesifik guna menjawab kebutuhan para pengembang dan konsumen properti syariah di berbagai wilayah Indonesia.

BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran

BISNISTODAY.COM, Jakarta – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bersama Forum Wartawan BTN (FWB) menyalurkan sekitar 600 paket sembako kepada masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kegiatan sosial bertajuk “BTN dan Insan Pers Berbagi” itu merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat menyambut Lebaran.

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan perseroan mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Forum Wartawan BTN. Mengingat, insan pers merupakan mitra strategis BTN dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan perusahaan kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Ramon dalam BTN dan Insan Pers Berbagi di Menara 2 BTN, Jakarta, Selasa (17/3).

Selama Ramadan tahun ini, lanjut dia, BTN juga menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya. Di antaranya peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di lingkungan perusahaan, Safari Ramadan, santunan bagi anak yatim dan dhuafa di seluruh cabang BTN di Indonesia, hingga program Mudik Bareng BUMN 2026.

“Ramadan adalah waktu yang istimewa untuk memperkuat keimanan, memperbanyak kebaikan, sekaligus mempererat hubungan dengan sesama,” kata Ramon.

Dia menegaskan, dengan solidaritas yang kuat, BTN optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan. Sekaligus terus berupaya memberikan kontribusi dan hadir di tengah masyarakat.

“Saya berharap kebersamaan di bulan Ramadan ini semakin mempererat hubungan, memperkuat rasa saling percaya, serta menumbuhkan semangat untuk terus bekerja dengan hati,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Berbagi Sembako Forum Wartawan BTN Roni Mawardi menjelaskan, sekitar 600 paket sembako disalurkan kepada masyarakat di wilayah Jabodetabek. Bantuan tersebut diberikan kepada warga di sekitar kantor BTN di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan Harmoni, Jakarta Pusat. Selain itu, paket sembako juga disalurkan kepada penyandang disabilitas, kaum dhuafa, fakir miskin, anak yatim, lansia, serta pekerja informal.

“Kami berterima kasih kepada BTN yang telah mendukung kegiatan Insan Pers Berbagi. Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Lebaran,” kata Roni.

Bank Jakarta Hero Lebaran 2026: Tambah 20 Bus ke Yogya-Lampung + Posko Wifi Gratis KM429, Mudik Aman untuk 33 Ribu Jiwa!

JAKARTA, BISNISTODAY.COM – Bank Jakarta kembali dukung Program Mudik Gratis Lebaran di tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dukungan ini diwujudkan Bank Jakarta dalam bentuk penyediaan 20 bus dengan berbagai tujuan mudik yang diberangkatkan bersama total 744 bus yang diberangkatkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama dengan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, dan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo beserta sejumlah Direksi BUMD DKI Jakarta di Silang Monas, Jakarta (17/03).

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan komitmen Bank Jakarta dalam memberikan dukungan transportasi mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat DKI Jakarta. Sebagai BUMD DKI Jakarta, kata Agus, dukungan Bank Jakarta dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 ini adalah wujud sinergi berkelanjutan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan kemudahan bagi warga terutama dalam mendukung masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.

Program Mudik Gratis merupakan program tahunan yang diselenggarakan Dinas Perhubungan dalam memberikan kesempatan kepada warga DKI Jakarta untuk mudik gratis bertemu keluarga. Jumlah bus yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk mudik gratis tahun 2026 ini berjumlah 744 bus, bertambah dari rencana awal sebanyak 667. Penambahan jumlah armada ini dikarenakan lonjakan warga DKI Jakarta yang mudik sebanyak 33.000 pemudik  dari estimasi awal sebesar 26.000 penumpang,

Sebagai informasi, Bank Jakarta menyediakan total 20 bus dengan tujuan Semarang, Solo, Lampung, Sidoarjo, Kediri, Yogyakarta, Purwokerto, dan Wonogiri. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan bus yang disediakan Bank Jakarta tahun lalu. Selain Bank Jakarta, sejumlah BUMD yang turut mendukung mudik gratis adalah PT Transportasi Jakarta, PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PAM Jaya dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Selain mendukung program mudik gratis, Bank Jakarta juga menyediakan Posko Mudik Bank Jakarta yang berlokasi di Rest Area KM 429 Semarang dari tanggal 14 s/d 20 Maret 2026. Posko ini disiapkan untuk memberikan fasilitas istirahat dan layanan bagi para pemudik yang melakukan perjalanan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. Melalui posko tersebut, para pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas seperti area istirahat, kursi pijat, wifi gratis, dan charger gratis. Selain itu, Bank Jakarta juga menghadirkan berbagai promo dan program menarik yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik, seperti souvenir khusus untuk pembukaan rekening, hingga cashback untuk transaksi menggunakan QRIS melalui JakOne Mobile Bank Jakarta. 

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menyampaikan bahwa dukungan Program Mudik Gratis Lebaran 2026 merupakan salah satu bentuk apresiasi Bank Jakarta atas kepercayaan Masyarakat kepada Bank Jakarta ‘’Dengan pemberian dukungan kegiatan Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Bank Jakarta diharapkan dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat” ujar Arie.

Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis 2026

Layanan bus tersedia untuk rute menuju: Solo (Tirtonadi), Tasikmalaya (Indihiang), Palembang (Alang-Alang Lebar), Madiun (Purboyo), Sragen (Pilangsari), Cilacap, Yogyakarta (Giwangan), Kuningan (Kertawangunan), Bandar Lampung (Rajabasa), Tegal, Kebumen, Jombang (Kepuhsari), Pekalongan, Wonogiri (Giri Adipura), Kediri (Tamanan), Malang (Arjosari), Wonosobo (Mendolo), Purwokerto (Bulupitu), Semarang (Mangkang), dan Sidoarjo (Purabaya).

Adapun layanan angkutan motor tersedia untuk tujuan Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Sidoarjo.

Mudik BUMN 2026: BRI Kanwil II Jakarta Fasilitasi Ribuan Pemudik ke Jateng & Jatim

JAKARTA, BISNISTODAY.COM—Regional Office BRI Jakarta II mengambil peran strategis dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional dengan memberangkatkan 2.750 pemudik melalui program “Mudik Aman Berbagi Harapan” hasil kolaborasi BRI bersama BP BUMN.

Dalam pelepasan yang dilakukan pada Selasa (17/3/2026), BRI Kanwil II Jakarta mengerahkan total 55 armada bus yang tersebar di 17 titik pemberangkatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 bus yang mengangkut 1.300 pemudik dilepas langsung dari titik utama di Menara BRIPens, Jakarta.

Regional Micro Banking Head BRI Kanwil II, Susanto, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan penambahan kuota menyusul tingginya antusiasme nasabah yang ingin pulang ke kampung halaman di wilayah Yogyakarta, Wonogiri, hingga Surabaya.

“Animo nasabah sangat tinggi dan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Awalnya kami merencanakan 40 bus untuk 2.000 pemudik, namun karena pendaftar mencapai 2.750 orang, kami menambah armada menjadi 55 unit bus,” ujar Susanto usai prosesi pelepasan di Menara BRIPens, Selasa (17/3/2026).

Antusiasme Peserta

Kebahagiaan terpancar dari para peserta yang mengikuti program ini. Ibu Endang (60), seorang ibu rumah tangga asal Bekasi yang hendak menuju Kebumen, mengaku sangat terbantu. Ia yang mendaftar melalui bantuan keponakannya ini menyebut sudah sering mengikuti program mudik gratis dari BRI.

“Sangat senang bisa pulang kampung lagi dengan aman. Pendaftarannya juga dibantu saudara, jadi lebih mudah,” ungkapnya singkat.

Hal senada dirasakan Nahrowi (50), pedagang sembako asal Pancoran, Tebet, yang memboyong istri dan kedua anaknya untuk pulang ke Yogyakarta. Bagi Nahrowi, ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti mudik gratis BRI. “Senang sekali, ini pertama kali saya sekeluarga ikut. Fasilitasnya bagus, kami juga dapat kaos (baju) seragam,” tuturnya.

Sementara itu, Tarno (57), seorang petani asal Bekasi Utara yang berangkat bersama anaknya menuju Wonogiri, juga mengapresiasi langkah BRI. Baginya, mudik gratis ini menjadi solusi transportasi yang nyaman bagi warga perantau seperti dirinya.

Keamanan Jadi Prioritas

Susanto menambahkan, sebagai bagian dari Danantara, BRI berkomitmen memberikan fasilitas transportasi yang aman. Langkah ini diharapkan mampu membantu pemerintah mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya sekaligus menekan risiko kecelakaan.

Perseroan memastikan seluruh armada telah melalui uji kelayakan dan pengemudi dalam kondisi prima. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan secara intensif demi memastikan standar keamanan penumpang terjaga hingga tujuan.

“Program ini dirancang tidak hanya sebagai fasilitas transportasi tanpa biaya, tetapi juga memperhatikan standar keselamatan mulai dari kelayakan armada hingga kesiapan pengemudi,” imbuh Susanto.

Secara nasional, BRI menyediakan 100 unit bus untuk 5.000 pemudik. Kontribusi besar dari Kanwil II Jakarta ini mempertegas peran perseroan sebagai mitra terpercaya masyarakat dalam setiap fase kehidupan.

Program BRI Peduli: Berbagi Bahagia di Bulan Ramadan

Selain fokus pada kelancaran mudik, BRI secara konsisten menyalurkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Melalui program ‘BRI Peduli’, BRI Kanwil II Jakarta menjalankan kegiatan “Berbagi Bahagia Bersama BRI” dengan menyalurkan paket sembako kepada insan media yang selama ini menjadi mitra strategis BRI di wilayah II Jakarta.

Paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir ini merupakan bagian dari 279 ribu paket sembako yang disebarkan BRI di berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran dilakukan secara serentak oleh 18 Regional Office BRI di seluruh Indonesia dengan melibatkan pekerja BRI Group. Tak hanya sembako, BRI juga menyalurkan santunan bagi 8.500 anak yatim di berbagai panti asuhan yang tersebar secara nasional.

Constatering Hotel Sultan Temukan Perbedaan Luas dan Kepemilikan, Kuasa Hukum Sebut Eksekusi Cacat

Jakarta, BISNISTODAY.COM– Kuasa hukum PT Indobuildco menyatakan menolak pelaksanaan eksekusi kawasan Hotel Sultan Jakarta setelah dilakukan proses constatering atau pencocokan objek eksekusi pada Senin (16/3/2026). Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian antara putusan pengadilan dengan kondisi objek di lapangan, baik dari sisi luas maupun kepemilikan.

Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menjelaskan hasil pemeriksaan setempat menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada objek sengketa yang berada di atas tanah SHGB Nomor 26/Gelora dan SHGB Nomor 27/Gelora.

Dalam proses constatering tersebut diketahui bahwa tanah dengan SHGB No. 26/Gelora seluas 57.120 meter persegi dan SHGB No. 27/Gelora seluas 83.666 meter persegi atas nama PT Indobuildco mengalami perubahan luas. Menurut tim kuasa hukum, luas objek yang menjadi sengketa saat ini telah berkurang sekitar 4,5 hektare dari luas awal.

Selain itu, hasil pencocokan juga menunjukkan adanya perbedaan terkait kepemilikan objek sengketa. Kuasa hukum menyebut tidak seluruh objek berada di bawah kepemilikan PT Indobuildco, karena sebagian lahan juga tercatat dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta PT Indo Bangun Persada.

“Telah terjadi ketidakcocokan antara luas dan pemilik objek sengketa antara putusan pengadilan dengan fakta di lapangan,” kata Hamdan dalam pernyataan tertulisnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, pihaknya menilai objek sengketa menjadi tidak jelas atau obscuur libel. Karena itu, mereka menyimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi terhadap kawasan Hotel Sultan tidak dapat dilakukan atau bersifat non-executable.

Hamdan juga mengutip yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 81 K/Sip/1971 yang menyatakan bahwa apabila setelah pemeriksaan setempat ditemukan batas dan luas tanah yang dikuasai tidak sama dengan yang tercantum dalam gugatan, maka gugatan harus dinyatakan tidak dapat diterima.

Selain persoalan ketidaksesuaian objek, kuasa hukum PT Indobuildco juga menyoroti aspek historis kepemilikan tanah. Mereka menyatakan lahan tempat berdirinya Hotel Sultan sebelumnya dilepaskan kepada PT Indobuildco berdasarkan surat Gubernur DKI Jakarta Nomor 1744/A/k/BKD/71 tertanggal 21 Agustus 1971 dengan luas sekitar 143.000 meter persegi.

Kuasa hukum juga menyebut hingga saat ini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan bahwa SHGB Nomor 26/Gelora dan SHGB Nomor 27/Gelora bukan milik PT Indobuildco atau membatalkan keabsahan sertifikat tersebut.

Di sisi lain, mereka menilai penetapan eksekusi berdasarkan putusan Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst. juga bermasalah karena dijatuhkan sebagai putusan serta merta tanpa memenuhi ketentuan dalam pedoman Mahkamah Agung dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA).

Kuasa hukum juga menyoroti bahwa penetapan eksekusi, aanmaning, dan constatering oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat disebut dilakukan tanpa adanya uang jaminan dari pemohon eksekusi, yakni Kementerian Sekretariat Negara dan pengelola kawasan Gelora Bung Karno.

Selain itu, menurut mereka terdapat pula sejumlah perlawanan hukum dari pihak ketiga (derden verzet) maupun dari pihak tereksekusi (partij verzet) terkait perbedaan letak, luas, dan batas objek sengketa.

“Dengan berbagai kondisi tersebut, eksekusi kawasan Hotel Sultan tidak dapat dilaksanakan,” tegas Hamdan.