CSG Kembangkan Konsep Klaster di Bekasi

Bisnistoday- Pada tahun 2022 pasar properti nasional, khususnya sektor perumahan, diprediksi mengalami kebangkitan di tengah-tengah pandemi Covid-19, khususnya di kota-kotabkawasan penyangga Ibu Kota Jakarta. Tanda-tanda kebangkitan pasar properti berkat dukungan kebijakan pemerintah dan minat beli masyarakat yang terus meningkat.
“Membaiknya ekonomi pada kuartal III tahun 2021 sebesar 3,5% merupakan sinyal properti akan kembali bangkit,” Hengky Japri, Chief Marketing Officer Citra Swarna Group (CSG), dalam siaran persnya, Jakarta Rabu 2/03/22. 
Hengky menuturkan, sinyal kebangkitan properti pada tahun 2022 sesuai dengan prediksi dan rencana Citra Swarna Group (CSG) untuk mengembangkan beberapa kawasan hunian. Salah satu pengembangan kawasan hunian yang sekarang mulai berjalan adalah di Kawasan Setu Kabupaten Bekasi.
La Palma Grande Mengusung Konsep Klaster 
Pandemi Covid-19 masih terus berlanjut, tapi pertumbuhan ekonomi mulai bangkit. Kawasan Setu Kabupaten Bekasi mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Seiring dengan ekonomi yang mulai bangkit, permintaan hunian pun kembali meningkat. Inilah yang memberi keyakinan dan optimisme CSG untuk mengembangkan kawasan hunian di Kawasan Setu Kabupaten Bekasi.
“Konsep hunian yang kami rancang adalah sistem klaster,” ujar Hengky Japri. “Selain memiliki fasilitas umum dan sosial untuk seluruh kawasan La Palma Grande, setiap cluster memiliki fasos dan fasum tersendiri.”
La Palma Grande memiliki kawasan seluas 43 hektar meluncurkan Cayman Cluster. Klaster yang pertama diluncurkan ini memiliki fasum dan fasos yang dirancang dengan sentuhan bernuansa keindahan Pulau Cayman yang terkenal sebagai destinasi wisata dunia.
Begitu memasuki Cayman Gate kita akan disambut Cayman Island yang ikonik, sekaligus menjadi ruang edukasi bagi anak-anak untuk mengenal kepulauan Cayman yang terletak di Karibia bagian Barat. 
Klaster ini juga memiliki Backyard Cayman, tempat warga bersosialisasi, bersantai, atau berolah raga. Palyground Cayman dirancang sebagai ruang bermain bagi anak-anak yang membantu tumbuh kembang mereka.
“Konsep sistem kluster, one gate system, sehingga lebih aman, nyaman, dan privasi terjaga. Kami juga memiliki concern terhadap kualitas bangunan,” ujar Hengky Japri.
La Palma Grande terletak tidak jauh dengan perbatasan Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Letjen R. Suprapto, Setu Bekasi. Kawasan ini sangat mudah dijangkau dari Gerbang Tol Tambun, hanya 15 menit menuju Kawasan Industri M 2100. Bahkan, untuk menuju Bekasi Kota relatif tidak membutuhkan waktu lama.
Memiliki lokasi yang strategis di kawasan yang sedang berkembang pesat, segmen pasar yang dibidik adalah pengguna langsung (end user) karena memiliki akses yang mudah menuju mereka aktifitas sehari-hari dan harga yang relatif terjangkau. Harga perdana yang ditawarkan 300 jutaan dengan cicilan mulai 1,6 juta/bulan.
Segmen pasar investor juga menjadi target yang dibidik, karena La Palma Grande sangat menjanjikan sebagai sebuah investasi. Sekitar 500 meter dari lokasi akan dilalui Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci) yang merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2) yang akan terhubung dengan Tol Jagorawi, tol Jakpek, dan Tol Cibitung – Cilicing.
“Saat semua jalan tol terhubung melalui To Cimaci, maka nilai investasi La Palma Grande akan meningkat,” pungkas Hengky Japri. Dewi

Laba Bersih PT FIF Naik 65,8 Persen di Tahun 2021

Bisnistoday- PT Federal International Finance (FIF), salah satu bagian dari Divisi Jasa Keuangan Astra (Astra Financial), membukukan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2021 dengan peningkatan laba bersih sebesar 65,8% menjadi Rp 2,47 triliun dibanding periode yang sama tahun 2020 yang hanya mencapai Rp 1,49 triliun. Angka tersebut juga hampir menyamai rekor pencapaian PT FIF yang dicapai pada tahun 2019 sebelum terjadinya pandemi Covid-19 dengan laba bersih sebesar Rp 2,57 triliun.
Presiden Direktur PT FIF, Margono Tanuwijaya, mengatakan bahwa keberhasilan yang dicapai oleh PT FIF pada tahun 2021 didukung oleh berbagai strategi perusahaan yang diimplementasikan dalam menghadapi pandemi yang berlangsung sejak bulan Maret 2020 di Indonesia.
“Terdapat 3 strategi penting yang mempengaruhi peningkatan laba bersih PT FIF, yaitu pengendalian biaya mengingat kondisi ekonomi yang masih belum stabil. Selain itu, kami tetap melakukan investasi yang memiliki dampak jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan competitive advantage,” ungkap Margono Tanuwijaya sembari menambahkan bahwa dari sisi risiko manajemen terus dilakukan perbaikan kualitas atas akuisisi kontrak baru dengan mengimplementasikan sistem smart aquisition yang terus dikembangkan, dalam siaran persnya yang diterima Bisnistoday, Jakarta 28/2/22.
Margono juga menyebutkan dalam menghadapi sejumlah tantangan yang ada pada tahun 2021, strategi penting yang juga diterapkan perusahaan adalah dengan memperkuat dan mempercepat kolaborasi di internal perusahaan dan juga dengan Astra Value Chain, di samping mengoptimalkan sistem dan infrastruktur untuk mempercepat digitalisasi, dan mengintegrasikan online dan offline channel di perusahaan, yang meliputi 243 cabang dan ribuan network PT FIF yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Tidak hanya sampai di situ, Margono juga mengatakan bahwa fungsi kontrol memainkan peran penting dalam mendukung kinerja perusahaan. “PT FIF juga terus memperketat kontrol operasional bisnis perusahaan, seperti memastikan pengendalian atas operasi bisnis di seluruh network dan memastikan konsistensi di dalam melakukan kontrol dan eksekusi strategi untuk mencapai target, serta menjaga cost efficiency. Semua inisiatif di tahun 2021 juga harus didukung dengan pengembangan organisasi, sehingga menjadi lebih ramping, lincah, serta lebih adaptif untuk menjawab perubahan yang terjadi,” kata Margono.
Selain itu, PT FIF juga berhasil menjadi salah satu perusahaan jasa keuangan yang sehat dengan tingkat jumlah kredit bermasalah atau yang lebih dikenal dengan Non-Performing Financing (NPF) di angka 0,9%, di mana menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menilai perusahaan pembiayaan dengan NPF di bawah 1% dikategorikan perusahaan yang sehat. Angka NPF tahun 2021 tersebut lebih baik dibanding NPF Perseroan pada tahun 2020 sebesar 1,5%.
Setelah pemulihan pandemi pada tahun 2020, tahun 2021 sebagian besar iklim usaha mulai menggeliat sekaligus menjadi momentum pemulihan dan kebangkitan ekonomi di Indonesia, sehingga kondisi ini juga memberikan dampak positif kepada operasional bisnis PT FIF. 
Pemulihan kinerja PT FIF juga tercermin dari nilai pembiayaan yang dikeluarkan oleh perusahaan secara amount finance (AF), yakni sebesar Rp 31,83 triliun. Angka tersebut naik sebesar 5,7% jika dibanding pencapaian tahun 2020 senilai Rp 30,11 triliun. 
Di samping itu, jika dilihat dari pencapaian pembiayaan yang dikeluarkan secara unit, pada tahun 2021 PT FIF membukukan pembiayaan pada 2,62 juta unit, atau meningkat sebesar 0,4% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 2,61 juta unit.
Bila dilihat dari kemampuan perusahaan berdasarkan aset, PT FIF membukukan peningkatan pada total aset yang dimiliki, yakni sebesar Rp 32,65 triliun, naik sebesar 0,2% dibanding tahun 2020 sebesar Rp 32,59 triliun.
Kontribusi Lini Bisnis PT FIF

Dalam menjalankan bisnisnya, terdapat 4 lini bisnis utama yang dilakukan oleh perusahaan. Keempat lini bisnis tersebut adalah FIFASTRA yang merupakan jasa pembiayaan sepeda motor baru Honda, DANASTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiguna, SPEKTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiproduk, dan AMITRA yang merupakan jasa pembiayaan syariah PT FIF.
Selama tahun 2021, pertumbuhan pesat terjadi pada lini bisnis FIFASTRA dan DANASTRA. Hal ini disebabkan, pada tahun 2021 terjadi peningkatan permintaan sepeda motor mengacu kepada data yang disampaikan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang mengatakan bahwa pada tahun 2021 terjadi pertumbuhan 38% pada penjualan sepeda motor.
Begitupun dengan permintaan jasa pembiayaan multiguna yang mengalami peningkatan permintaan dikala pandemi Covid-19 yang berdampak kepada perekonomian masyarakat. Berbanding terbalik dengan permintaan multiproduk, seperti alat elektronik, gadget, dan perabotan rumah tangga yang masih memiliki pasar yang lesu dan juga pada permintaan haji dan umrah yang masih terbatas akibat pandemi Covid-19.
Pada kinerja lini bisnis FIFASTRA , secara amount finance (AF), nilai pembiayaan pada tahun 2021 mencapai Rp 21,2 triliun, atau meningkat 10% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai Rp 19,29 triliun.
Pencapaian tersebut membuat FIFASTRA menjadi kontributor utama terhadap keseluruhan nilai pembiayaan PT FIF dibanding lini bisnis lainnya dengan persentase kontribusi sebesar 66,6%.
Dari sisi jumlah unit, lini bisnis FIFASTRA melakukan pembiayaan sepeda motor baru Honda pada tahun 2021 sebanyak 1,23 juta unit, atau naik sebesar 13,5% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 1,08 juta unit.
Sementara itu, untuk kinerja lini bisnis DANASTRA, sepanjang tahun 2021 nilai pembiayaan yang berhasil dicapai adalah sebesar Rp 9,84 triliun, naik sebesar 3,5% dibanding tahun 2020, yang hanya mencapai Rp 9,51 triliun. Secara unit, DANASTRA melakukan pembiayaan kepada 1,28 juta unit, atau turun 1,5% dibanding tahun 2020, yang mencapai 1,30 juta unit.
Kebijakan Pemerintah
Pada tahun 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa program relaksasi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh perusahaan pembiayaan. Program itu sejatinya tetap berjalan hingga 2021, namun di tengah ekonomi yang perlahan mulai menunjukkan pemulihan, program ini tetap diberlakukan disesuaikan dengan kondisi masing-masing konsumen yang dilihat dari pola pembayaran angsurannya.
Berbeda pada tahun 2020, pada tahun 2021, salah satu yang mempengerahui operasional bisnis PT FIF adalah adanya penerapan Pemberlakuakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kebijakan lainnya yang memberikan dampak positif kepada operasional bisnis PT FIF di antaranya  adalah POJK 4/2021 mengenai Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, di mana PT FIF merespon baik atas kebijakan tersebut.
Program CSR
Dalam rangka mendukung Sustainibility Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh seluruh negara di dunia dan untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik mengacu pada implementasi program Environment, Social, and Governance (ESG), PT FIF telah mencatatkan pelaksanaan berbagai program setiap tahunnya.
Pada tahun 2021, PT FIF berfokus pada bantuan Program Dana Bergulir yang ditujukan kepada 524 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di 243 titik cabang PT FIF di Indonesia dengan total dana yang digulirkan sebanyak Rp 1,47 miliar. Program ini dilakukan dalam rangka mendukung kebangkitan dan pemulihan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah.
Selain itu, pada tahun yang sama, PT FIF juga melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial dalam rangka mendukung pemulihan pandemi Covid-19 melalui kegiatan vaksinasi dengan dana yang digelontorkan hingga Rp 2,14 miliar. PT FIF juga gencar mendukung pencapaian SDGs nomor 13 tentang climate action (penanganan perubahan cuaca) dan nomor 15 tentang life on land (menjaga ekosistem darat) melalui pelestarian lingkungan dengan program “Tanam 4.500 Pohon Endemik di 55 titik se-Indonesia” yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Di samping ketiga program besar tersebut, PT FIF juga melakukan berbagai program tanggung jawab sosial yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mengacu kepada 4 pilar Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu pilar pemberdayaan masyarakat, pilar kesehatan, pilar pendidikan, dan pilar lingkungan dengan total sebanyak 463 kegiatan sepanjang tahun 2021. Dengan demikian, pada tahun 2021, PT FIF menyalurkan dana untuk kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan total secara keseluruhan sebesar Rp 20,94 miliar.
Pada tahun 2020, pandemi Covid-19 pertama kalinya muncul menjadi wabah di Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia terdampak akibat virus yang mematikan ini. Salah satu dampak yang dirasakan di antaranya adalah jumlah pengangguran yang mengalami peningkatan, berkurangnya permintaan masyarakat yang berdampak pada sektor ekonomi, hingga berkurangnya mobilitas masyarakat yang menyebabkan berbagai sektor berhenti untuk sementara.
Untuk mengurangi beban yang timbul akibat pandemi Covid-19, pada tahun 2020  PT FIF melakukan program Bagi-Bagi Sembako untuk masyarakat dengan jumlah total penyaluran sebanyak lebih dari 75 ribu paket senilai Rp 15,1 miliar, di mana program ini juga terus dilanjutkan hingga tahun 2021 dengan total penyaluran sebanyak 29 ribu paket sembako setara dengan nilai Rp 5,86 miliar. Selain itu, PT FIF juga membantu rumah sakit dalam penanganan Covid-19 melalui program pengadaan 8 unit ventilator dengan dana yang disalurkan sebesar Rp 3,89 miliar.
PT FIF juga melaksanakan program Bank Wakaf Mikro (BWM)  yang dicanangkan oleh OJK sejak 2019 untuk masyarakat desa. Perseroan mendukung pendirian empat BWM di empat kota, yaitu Semarang, Ambon, Papua pada tahun 2019 dan di kota Rembang pada tahun 2020 dengan total dana yang disetor sebesar Rp 12 miliar, di mana masing-masing lokasi senilai Rp 3 miliar.
Total seluruh kegiatan tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh PT FIF yang mengacu program 4 pilar yang dilaksanakan selama tahun 2020 total sebanyak 407 kegiatan dan dana yang disalurkan total untuk seluruh kegiatan di tahun 2020 sebesar Rp 28,9 miliar.
Sedangkan, jika mengacu pada kegiatan tanggung jawab sosial pada tahun 2019, PT FIF telah melakukan kegiatan bersih-bersih laut dari sampah plastik yang dikenal dengan MarundaGue yang berkolaborasi dengan Astra Financial, pelaksanaan Bank Wakaf Mikro di Semarang, Ambon, dan Jayapura, serta pelaksanaan kegiatan Literasi keuangan untuk disabilitas dengan total kegiatan yang dilaksanakan sebanyak 492 kegiatan dengan dana yang disalurkan sebesar Rp 13,24 miliar.
Berdasarkan kegiatan tanggung jawab sosial yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2019-2021, PT FIF terus berkomitmen dalam meningkatkan program tanggung jawab sosial dengan memberikan dampak yang lebih luas dan membawa manfaat bagi masyarakat. Di tahun berikutnya, PT FIF akan berkontribusi dan mendukung program SDGs dan ESG.

Sun Life Hadirkan Produk Syariah Asuransi Salam Hasanah

Bisnistoday- Sun Life Syariah, meluncurkan produk Asuransi Salam Hasanah yang dilengkapi dengan  paket  Salam Ikhtiar Hari Tua dan Salam Ikhtiar Warisan. Produk ini menjadi solusi kebutuhan masyarakat usia produktif, terhadap perlindungan kesehatan saat ini dan hari tua, sekaligus menyiapkan dana warisan melalui proteksi jangka panjang.
Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Indonesia menyatakan, “Di usia produktif, umumnya karyawan telah mendapat fasilitas perlindungan dari perusahaan tempat mereka bekerja, salah satunya asuransi kesehatan. Namun, fasilitas tersebut umumnya tidak lagi didapatkan ketika mereka memasuki usia pensiun – saat dimana risiko kesehatan justru kian meningkat. Jika membeli asuransi kesehatan di masa pensiun, nilai premi akan sangat tinggi karena faktor usia dan kondisi kesehatan. Ada pula kemungkinan ditolaknya pengajuan asuransi kesehatan karena kondisi kesehatan di usia pensiun tersebut. Salam Ikhtiar Hari Tua hadir sebagai solusi agar ketika karyawan memasuki masa pensiun, mereka tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai, untuk ketenangan hari tua yang penuh berkah,” dalam keterangan persnya, Jakarta 25/2/22.
Ditambahkan Elin, meski mendapat fasilitas asuransi kesehatan dari perusahaan, manfaat yang diberikan terkadang belum cukup untuk menyediakan proteksi yang dibutuhkan, khususnya perlindungan terhadap penyakit kritis di usia produktif. Padahal biaya proteksi untuk penyakit kritis tidaklah sedikit. Salam Ikhtiar Hari Tua tidak hanya menjadi solusi perlindungan kesehatan di masa pensiun kelak, tapi juga menjadi solusi perlindungan terhadap penyakit kritis, yang mungkin dialami di usia produktif.
Salam Ikhtiar Hari Tua memberikan manfaat perlindungan hingga 100 tahun dan dilengkapi oleh fitur kesehatan cerdas, auto switch, yang mampu menyesuaikan perlindungan sesuai fase kehidupan dengan nilai premi yang efisien: perlindungan penyakit kritis di usia produktif, perawatan medis di usia pensiun dan menjangkau seluruh dunia.
Sementara itu, Salam Ikhtiar Warisan merupakan perlindungan jiwa seumur hidup dengan pilihan fleksibilitas perencanaan warisan, yang dapat disesuaikan dengan dana dan kebutuhan. Kedua paket tersebut juga dilengkapi oleh fitur wealth optimizer berupa bonus kontribusi hingga 6 persen tiap tahun dan bonus ujrah administrasi yang akan memberikan potensi dana tambahan hari tua dan warisan yang maksimal.
Norman Nugraha, Chief Sharia Business Sun Life Indonesia menambahkan, “Salam Ikhtiar Warisan dihadirkan untuk menjaga agar kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga nasabah dapat dipertahankan hingga generasi-generasi selanjutnya, meskipun pencari nafkah keluarga sudah tidak ada. Juga, dapat menjadi ikhtiar untuk mencegah sengketa dari ahli waris, yang mungkin terjadi di masa depan.”
Kebutuhan perencanaan akan warisan, penting dilakukan segera, terlebih di tengah situasi yang tidak menentu seperti saat ini. Faktanya, Kementerian Sosial mencatat lebih dari 30.000[1] anak menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu selama 2 tahun terakhir akibat pandemi.
“Di tengah berbagai ketidakpastian, perencanaan terkait kesehatan dan warisan tentu perlu dipersiapkan dengan matang sejak dini. Memastikan perlindungan kesehatan dan perencanaan warisan menjadi langkah kebaikan yang perlu disegerakan, guna mempersiapkan diri, serta melindungi keluarga dan orang-orang tersayang agar dapat hidup dengan layak di masa mendatang,” ujar Norman. Dewi

Pacific Paint Sabet Dua Penghargaan Sekaligus di Indonesia Property dan Bank Award XVI 2022

Bisnistoday – Pacific Paint, pionir perusahaan cat di Indonesia kembali mengukir prestasi berkat kinerja dan produk berkualitas. Dua penghargaan Indonesia Property & Bank Award XVI 2022 diraih sekaligus yaitu untuk Pacific Paint sebagai Produsen Bahan Bangunan yang Ramah Lingkungan dan produknya Metrolite meraih penghargaan sebagai Material Pilihan Konsumen & Pengembang.” 
Ajang penghargaan ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah Property & Bank untuk kali ke-16 tahun 2022, menjadikannya ajang penghargaan tertinggi yang diberikan insan pers kepada para pebisnis khususnya industri properti, keuangan, bahan bangunan maupun bisnis terkait lainnya, sebagai motivator penggerak sektor riil, pelopor inovasi dan pengembang bisnis properti. 
Tema yang diusung tahun ini adalah Industri Properti dan Keuangan Bangkit, Perekonomian Nasional Pulih, yang diharapkan penerima penghargaan dapat termotivasi serta bisa membagikan inspirasi kepada pelaku usaha lain agar bisa menghadapi tantangan dan mempertahankan kelangsungan bisnisnya di tengah pandemi. 
Dua penghargaan yang diraih oleh Pacific Paint dalam ajang ini diterima langsung oleh Firkana Rosita selaku Public Relations. Sementara itu, Ricky Soesanto selaku Corporate Head of Marketing Pacific Paint menyampaikan terima kasih kepada Majalah Property & Bank yang telah mempercayakan dan memberikan anugerah penghargaan kepada perusahaan dan produk unggulan Pacific Paint. 
“Penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh manajemen serta karyawan Pacific Paint yang tersebar di seluruh tanah air. Melalui penghargaan ini, tentunya memotivasi kami untuk terus berinovasi, menghadirkan rangkaian produk berkualitas serta menjadi penyedia solusi cat terbaik di Indonesia,” ungkap Ricky dalam keterangan persnya di Jakarta 25/02/22. 
Sejak berdiri pada tahun 1943, Pacific Paint selalu menghadirkan rangkaian produk berkualitas, ramah lingkungan, tidak mengandung logam berat seperti timbal, merkuri dan bahan kimia lainnya yang membahayakan kesehatan. Selain menghadirkan keindahan yang merupakan bagian dari komitmen untuk selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat Indonesia, juga memberikan perhatian khusus dalam mengelola tata lingkungan. 
Dari sisi produk, Metrolite merupakan cat interior dan eksterior yang telah terbukti kualitas serta keunggulannya. Proyek-proyek pekerjaan prestisius seperti hotel, apartemen, rumah sakit, sekolah serta fasilitas umum lainnya yang tersebar di Indonesia menggunakan produk Metrolite. 
Rangkaian produk Metrolite terdiri dari cat dinding interior Metrolite Acrylic Emulsion Paint yaitu cat dinding berbahan dasar air (water based) yang memiliki berbagai keunggulan di kelasnya dan Metrolite Easy Clean Odorless (ECO), merupakan cat ramah lingkungan dengan bebas APEO dan VOC serta mudah membersihkan noda pada dinding. 
Cat untuk eksterior, Metrolite hadir dengan tiga produk yaitu :1. Metrolite Waterproofing, merupakan cat pelapis yang berfungsi untuk memberikan perlindungan pada tembok, dak, sambungan dari kebocoran atau rembes air hujan.
2. Metrolite Elastomeric yang digunakan pada dinding eksterior agar memberikan perlindungan extra terhadap cuaca serta sinar ultra violet. Selain itu juga mampu menutup retak rambut pada dinding luar hunian maupun bangunan.
3. Weatherseal, merupakan cat eksterior yang tahan terhadap segala cuaca, anti jamur dan lumut serta warna tahan lebih lama. Dewi

FX Sudirman Luncurkan Aplikasi Loyalty Dengan Segudang Benefit Untuk Memanjakan Konsumen

Bisnistoday.com, Jakarta- Penelitian McKinsey 2021 menemukan bahwa selama pandemic ini, program loyalitas (loyalty program) dapat meningkatkan transaksi dari pelanggan yang menukarkan poin sebesar 15 hingga 25 persen setahun. Berkaca pada data tersebut, FX Sudirman bersama dengan PT Pop Properti Indonesia (“Cornerstone”) berinovasi dengan meluncurkan aplikasi digital Corner’s Card 2.0 pada hari ini (25/02). Corner’s Card  sendiri sejatinya merupakan bentuk program loyalitas yang sudah berjalan sejak tahun 2017 di FX Sudirman dalam bentuk kartu fisik, dan kini bertransformasi menjadi aplikasi digital.

Cornelius Ardi Singal selaku General Manager FX Sudirman di sela-sela acara peluncuran mengatakan, dengan program loyalitas customer dan membership, FX Sudirman ingin memanjakan pelanggannya agar semakin nyaman berbelanja di FX Sudirman. “FX Sudirman terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya, serta memberikan kenyamanan dengan memberikan lebih banyak layanan dan program yang dapat mengoptimalkan pengalaman berbelanja mereka.” Ardi meyakini, dengan kolaborasi Bersama tenant-tenant FX dalam meluncurkan program loyalitas ini dapat meningkatkan customer retention dan juga customer referral.

Sementara itu, CRM Manager Cornerstone Riri Anggraheni Eka Rimandasari menjelaskan bahwa perbedaan utama aplikasi digital ini dari kartu fisik sebelumnya adalah member dapat scan receipt mandiri dan mengakses beragam fitur lainnya di aplikasi tanpa harus ke customer service mall. “Kami berusaha menggabungkan berbagai layanan terbaik ke dalam satu solusi layanan mobile serta mempermudah dan meningkatkan kualitas pengalaman member sehingga mereka akan merasa lebih exclusive dengan adanya program khusus member. Member lebih mudah dalam collect point, menukar rewards serta mengetahui total spending dan point di aplikasi, mendapatkan special partner’s offers, promo menarik dari tenant, birthday treat, program referral, free access Corner’s lounge serta privileges lainnya berdasarkan level membership,” urainya.

Adapun untuk mengikuti program aplikasi Corner’s Card, customer terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi di Play Store dan App Store kemudian melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut dengan mengisi sejumlah data diri.

“Untuk memeriahkan launching aplikasi Corner’s Card, FX Sudirman mengusung campaign berjudul ‘Pilih Privileges Sesukamu’ sehingga member dapat memilih hadiah sesuai dengan yang mereka request, member juga berkesempatan mendapatkan instant gift dan program flexy rewards setelah download Corner’s Card serta additional point untuk setiap referral mereka dan free parking yang membuat mereka semakin nyaman belanja,” papar Riri seraya menyebutkan Corner’s Card juga sukses diluncurkan di 23 Paskal Shopping Center Bandung pada Oktober 2021 silam.

Sementara itu General Manager Commercial Cornerstone Ida Bagus Sugiharta, memaparkan, tujuan Cornerstone meluncurkan aplikasi loyalitas ini adalah untuk mempermudah loyal member menjangkau berbagai layanan, fasilitas dan promo exclusive yang kami hadirkan di semua mall yang ber-afiliasi dengan Cornerstone (23Paskal, FX Sudirman, Beachwalk Bali). “Salah satu Unique Value Proposition dari Corner’s Card 2.0 adalah Privileges programnya, dimana selain collect & redeem point, loyalty program ini lebih menonjolkan benefit-benefit exclusive yang didapatkan member tanpa harus menukarkan point. Dan dengan transformasi digital ini, diharapkan Corner’s Card dapat lebih mudah di jangkau oleh members dan partners. Kedepannya Corner’s Card juga akan terintegrasi dengan ecommerce kami yaitu Mall To Go sehingga member akan lebih mudah berbelanja dan collect point hanya dalam genggaman tangan,” ujarnya. 

PT Pop Properti Indonesia (“Cornerstone”) adalah Perusahaan yang mengelola dan mengembangkan area ritel dan shopping center di beberapa kota besar di Indonesia, beberapa di antaranya adalah 23 Paskal Bandung, FX Sudirman, dan Beachwalk Bali. Cornerstone berkomitmen tinggi dalam bidang retail dan telah membuktikan kredibilitasnya sebagai partner yang baik kepada developer maupun retailer. Layanan Cornerstone di industry retail property management sangatlah komprehensif, mencakup kepemilikan dan investasi di properti ritel, sewa komersial, manajemen operasional, layanan konsultasi dan semua aspek di antaranya.  Cornerstone terus berinovasi dan mengembangkan sistem operasional berbasis teknologi terpadu yang dapat memberikan solusi untuk sistem manajemen ritel yang terintegrasi dari core business process secara real-time dan dimediasi oleh teknologi yang up-to date.

Corner’s Card adalah sebuah loyalty program yang dijalankan secara terintegrasi untuk seluruh mall yang berafiliasi dengan Cornerstone Group di Jakarta (FX Sudirman), Bandung (23 Paskal Mall), dan Bali (Beachwalk Shopping Mall), yang mana manfaatnya dapat dinikmati oleh customer saat mengunjungi mall-mall yang tergabung dalam program ini. Program ini dirintis pada tahun 2017 setelah sebelumnya masing-masing mall menjalankan program loyaltynya secara terpisah dan manual tanpa menggunakan sistem tertentu. Pada tahun 2021, tepatnya 7 Oktober 2021, Corner’s Card pertama kali launching untuk 23 Paskal Bandung yang mana customer atau member sudah bisa mengakses aplikasinya saat ini, kemudian dilanjutkan 25 Februari di FX Sudirman serta Beachwalk Bali yang akan launching pada 25 Maret 2022.

JEC Eye Hospitals dan Clinics Kini Hadir di Denpasar, Bali

Bisnistoday – Eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals & Clinics, secara resmi membuka operasional klinik terbarunya: Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar. Hadirnya JEC–Bali @ Denpasar semakin mendekatkan masyarakat Bali ke sentra kesehatan mata terdepan yang diperkuat 15 dokter spesialis mata, serta layanan dan fasilitas modern berteknologi mutakhir. Sentra kesehatan mata terbaru ini menargetkan 10.000 kunjungan pasien sepanjang 2022.

Terdiri atas gedung dua lantai berluas 320 meter persegi, JEC-Bali @ Denpasar memudahkan berbagai kalangan untuk mengakses layanan kesehatan mata berstandar internasional tanpa perlu keluar pulau, apalagi ke luar negeri. 

Seremoni pembukaan pada tanggal 22 Februari 2022 dihadiri oleh I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E. selaku Walikota DenpasarDr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM selaku Bupati Tabanandr. Johan Hutauruk, Sp.M(K) selaku Presiden Direktur JEC Eye Hospitals & Clinics; dr. Cokorda Istri Dewiyani P., Sp.M(K) selaku Direktur PT JEC Bali Vision dan Dr. Luh Putu Intan Kartika Chandra Dewi, M.Biomed, SpM selaku Kepala Klinik Utama Mata JEC-BALI @ Denpasar. 

Kondisi kesehatan mata di Bali masih menjadi fokus perhatian. Laporan InfoDATIN, Kementerian Kesehatan: “Situasi Gangguan Penglihatan” (2018) memperlihatkan bahwa persentase kebutaan karena katarak di Bali mencapai 78,0%. Lebih tinggi dari rata-rata nasional: 77,7%. 

Bahkan, 26,8% pasien katarak di Bali tidak sadar bahwa mereka menderita gangguan penglihatan ini. Mereka juga tidak tahu bahwa katarak bisa disembuhkan. Juga, berdasarkan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB 2014-2016) – termuat dalam laporan yang sama, menyebut prevalensi  kebutaan pada penduduk usia 50 tahun ke atas di Bali mencapai 2,0% (sedikit di bawah rata-rata nasional 3.0%).

“Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar siap mendukung peningkatan kualitas kesehatan mata masyarakat Bali dan sekitarnya dengan layanan yang profesional dan modern, serta tegas mengedepankan penerapan protokol kesehatan COVID-19,” jelas Dr. Luh Putu Intan Kartika Chandra Dewi, M.Biomed, SpM selaku Kepala Klinik Utama Mata JEC-BALI @ Denpasar., saat press conference di waktu yang sama. 

“Bukan hanya kekuatan sumber daya manusia yang mumpuni, JEC-Bali @ Denpasar juga menghadirkan teknologi kesehatan mata yang komprehensif dan mutakhir, serta didukung jejaring kuat JEC Eye Hospitals & Clinics di dalam negeri maupun global. Harapan kami, JEC-Bali @ Denpasar turut berperan menguatkan posisi Bali sebagai tujuan wisata dunia yang tidak cuma memiliki keindahan alam dan budaya saja. Namun, juga sebagai destinasi yang semakin nyaman karena didukung sarana kesehatan mata berkualitas dan tepercaya,” jelas dr. Cokorda Istri Dewiyani P., Sp.M(K) selaku Direktur PT JEC Bali Vision. 

Klinik Mata Utama JEC-Bali @ Denpasar dioperasikan sesuai standardisasi kualitas layanan kesehatan mata yang mengacu pada ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH) dan World Association of Eye Hospital (WAEH). Di kedua asosiasi rumah sakit mata terkemuka tersebut, JEC turut berperan menjadi founder dan member. Berlokasi di Jl. Teuku Umar Barat No. 170, Padangsambian, Denpasar Barat, JEC-Bali @ Denpasar menyediakan rangkaian fasilitas andal, meliputi: 1) Optical Coherence Tomography (OCT), 2) Digital Foto Fundus, 3) Perimetry Humprey, 4) USG Mata, 5) Biometry dengan IOL Master, 6) Specular Microscope, 7) Nd YAG Laser (Laser Capsulotomy), 8) Tonometri non-kontak, 9) Autorefractometer, 10) Retinometri, 11) Contact Lens, 12) Argon Laser (Laser Retina), dan 13) Peripheral Iridotomy Laser (Laser Glaukoma).

JEC-Bali @ Denpasar juga dilengkapi solusi andal berbasis teknologi, berupa layanan tele-oftalmologi JEC @ Cloud yang memungkinkan pasien untuk berkonsultasi secara online; tanpa perlu datang dan bertatap muka langsung dengan dokter ahli mata.

Menanggapi beroperasinya Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar, Dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat menjelaskan, “Kehadiran JEC-Bali @ Denpasar di tengah pandemi COVID-19 mengukuhkan komitmen JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mendekatkan masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas. Terlebih saat ini ketika PPKM level 3 kembali diterapkan oleh pemerintah. Bagi masyarakat Bali, termasuk para pengunjung/wisatawan, mereka tak perlu khawatir harus keluar pulau. Sedangkan bagi yang tinggal di kawasan Indonesia Timur bagian selatan, mereka tak perlu terlalu jauh dan terlalu lama meninggalkan daerah asal, apalagi harus ke luar negeri.”

Rangkaian grand opening Klinik Utama Mata JEC-Bali @ Denpasar telah dimulai dengan pelaksanaan kegiatan pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan tindakan operasi katarak secara gratis. Secara keseluruhan, bakti sosial yang berlangsung pada 13-16 Februari 2022 ini melibatkan lebih dari 200 penerima dari kalangan yang membutuhkan. Selain itu, untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan mata, JEC-Bali @ Denpasar juga akan menggelar webinar bagi para tenaga kesehatan, termasuk dokter umum maupun dokter spesialis mata, serta kalangan umum. Dewi

Astra Life Bayarkan Klaim Terkait Covid-19 Mencapai Rp170 Miliar Tahun 2021

Bisnistoday– Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), hingga September 2021 total klaim industri asuransi jiwa telah mencapai Rp 7,36 triliun sejak kasus Covid-19 ditemukan pertama kali di Indonesia pada Maret 2020 lalu. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan kasus Covid-19 yang belum sepenuhnya mereda.
Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang berkomitmen penuh terhadap kewajiban terhadap nasabah, PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life)telah membayarkan klaim terkait Covid-19 senilai Rp 170 Miliar di tahun 2021. Jumlah ini meningkat sebesar hampir 10 kali lipatjika dibandingkan dengan total klaim sepanjang 2020. 
Klaim ini terdiri dari klaim rawat jalan dan rawat inap sebesar Rp 15 Miliar dan klaim kematian sebesar Rp 155 Miliar. Adapun total kasus yang ditangani juga meningkat tajam dari 201 kasus di tahun 2020 menjadi 5.502 kasus di tahun 2021. Sehingga total klaim yang dibayarkan oleh Astra Life terkait Covid-19 sejak awal pandemi di Maret 2020 adalah senilai Rp 186 Miliar dengan 5.703 kasus. 
Windawati Tjahjadi selaku Presiden Direktur Astra Life menuturkan, “Peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di tahun 2021 tentunya berdampak pada peningkatan angka klaim kesehatan maupun kematian secara keseluruhan. Astra Life berkomitmen penuh membayar manfaat sesuai dengan ketentuan polis yang dimiliki nasabah. Dimasa seperti inilah, asuransi jiwa berperanan layaknya sahabat yang siap membantu, selaras dengan semangat #IGotYourBack yang kami bawa,” dalam keterangan persnya Jakarta, 23/02/22.
“Berbagai keterbatasan yang terjadi selama pandemi Covid 19 tidak menurunkan semangat Astra Life untuk tetap terhubung dengan nasabah kapan dan di mana saja, terutama untuk  klaim dimana kemudahan dan kenyamanan nasabah menjadi prioritas kami.” tambah Windawati. 
Pada dasarnya Astra Life akan menjamin perawatan Covid-19 mengikuti ketentuan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan dengan surat Nomor HK. 01.07/MENKES/104/2020 dan HK.01.07-MENKES/446/2020 yang memuat ketentuan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan melakukan penggantian biaya dan pembayaran ke rumah sakit untuk perawatan pasien Covid-19. Dewi

CIMB NIAGA dan AIA Luncurkan Fortuna Income Protection

Bisnistoday- PT AIA FINANCIAL (AIA), asuransi jiwa bersama dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk resmi meluncurkan produk bancassurance Fortuna Income Protection, produk proteksi jiwa murni sekaligus perlindungan finansial yang diperuntukkan bagi nasabah usia produktif dalam mempersiapkan dana hari tua dan memastikan nasabah memiliki bekal di masa pensiun.
Peluncuran Fortuna Income Protection menjadi upaya berkelanjutan dalam mendorong kesadaran proteksi dan diharapkan mampu memutus rantai generasi sandwich di Indonesia. Produk ini menawarkan manfaat tahunan hingga 130% dari premi dasar tahunan.
Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy mengatakan, “Produk ini dirancang khusus untuk proteksi jiwa dan perencanaan dana pensiun yang akan turut berkontribusi dalam memutus rantai generasi sandwich pada usia produktif. Dengan fitur yang fleksibel, kami optimis peluncuran Fortuna Income Protection dapat diterima dengan baik sehingga mampu membantu generasi masa depan memiliki kebebasan finansial melalui perencanaan keuangan yang matang,” ujarnya dalam keterangan persnya, Jakarta 23/02/22.
Hasil survei Katadata Insight Center pada bulan September 2021 terhadap 1.828 responden berusia 25-45 tahun yang tersebar di seluruh Indonesia menyebutkan bahwa 83,6% Sandwich Generation di Indonesia percaya kalau mereka mampu merawat tanggungan dengan baik, walau faktanya hanya 13,4% yang memiliki kesiapan finansial dalam memenuhi kebutuhan pokok, menabung, dan berinvestasi. Data tersebut menunjukkan diperlukannya upaya panjang dalam memutus generasi sandwich pada usia produktif. 
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan menyampaikan, “Sebagian besar nasabah CIMB Niaga merupakan nasabah dengan berusia produktif dan merupakan generasi sandwich, oleh karena itu kami optimis Fortuna Income Protection yang merupakan produk asuransi tradisional endowment dapat menjadi pilihan solusi perencanaan finansial yang akan memberikan kemudahan untuk generasi penerus pada usia produktif dalam merencanakan keuangan di masa depan dengan nyaman. Kami percaya Fortuna Income Protection dapat menjaga kesiapan dana hari tua dengan satu proteksi yang melindungi jutaan mimpi dan ciptakan kebebasan finansial pada masa pensiun yang akan datang.” 
Fortuna Income Protection menjadi produk asuransi dwiguna yang memiliki pilihan masa bayar premi mulai dari 5-20 tahun yang dibayarkan per tahun pada usia produktif. Setelah menyelesaikan masa bayar premi, di tahun-tahun berikutnya nasabah akan menikmati nilai tunai sebesar 35%-130% dari premi tahunan yang akan dibayarkan setiap tahunnya selama 15-30 tahun, tergantung dari pilihan skema yang menjadi pilihan nasabah.
Otoritas Jasa Keuangan menyatakan upaya memutus rantai generasi sandwich bukanlah hal mudah dan memerlukan konsistensi besar untuk dilakukan termasuk dengan memiliki asuransi, tabungan rencana, hingga program pensiun. 
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa berdasarkan peta demografi, Indonesia memiliki jumlah penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun) sebanyak 191 juta jiwa dengan 5,6 juta penduduk adalah investor ritel yang artinya baru 3% dari penduduk usia produktif ini yang memanfaatkan peluang investasi di Indonesia. 
Oleh karena itu, AIA dan CIMB Niaga melihat perlu adanya upaya menanamkan kesadaran dan kedisiplinan investasi sebagai persiapan masa pensiun sejak dini yang sangat penting untuk dilakukan demi mewujudkan perekonomian negara yang lebih kuat. 
Melihat rendahnya tingkat kesadaran serta kedisiplinan perencanaan dana pensiun dan investasi pada usia produktif, Fortuna Income Protection memberikan kemudahan investasi dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika. 
Lebih dari itu, produk Fortuna Income Protection dapat dilengkapi dengan Asuransi Tambahan Payor Benefit yang memberikan manfaat pembebasan Premi apabila Pemegang Polis meninggal atau menderita Cacat Tetap Total. Dewi

Ekonomi Digital Menjadi Solusi Atasi Kesenjangan

Bisnistoday – Kegiatan ekonomi berbasis digital di kawasan pedesaan menjadi solusi pemerataan dan mengatasi kesenjangan akibat terpusatnya kegiatan-kegiatan ekonomi di perkotaan. Ke depan, ekosistem perekonomian digital bisa menjadi model pemberdayaan untuk mendorong perekonomian di sektor riil.
Direktur PT Jamkrindo Sulis Usdoko menuturkan, kemajuan teknologi digital yang menghapus sekat ruang dan waktu, telah membuka kesempatan yang sangat luas bagi masyarakat di pedesaan untuk mengakses sumber-sumber ekonomi. Apalagi, kegiatan ekonomi masyarakat, umumnya didorong oleh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 
Kemajuan digital juga memberi kesempatan UMKM untuk menjalankan kegiatan ekonomi kreatif yang memungkinkan UMKM dan komunitas masyarakat di pedesaan bisa meraih kemandirian ekonomi. ”Jamkrindo mendapatkan mandat dari pemerintah untuk membawa UMKM maju dan berdaya saing, maka Jamkrindo juga memiliki kewajiban untuk mendorong semangat kewirausahaan berbasis digital bagi UMKM,” ujar Sulis, Rabu (23/2) dalam keterangan persnya. 
Tulang punggung bisnis Jamkrindo adalah penjaminan kredit untuk UMKM yang mendapatkan kredit dari lembaga keuangan. Namun, di luar tugas utama melalui bisnis penjaminan, Jamkrindo juga mendapatkan penugasan pemerintah untuk berpartisipasi dalam memberdayakan masyarakat dan memajukan UMKM. Pemberdayaan masyarakat dan UMKM itu akan mewujudkan kesetaraan ekonomi di berbagai daerah.
Salah satu wujud partisipasi Jamkrindo dalam mendorong perekonomian digital adalah mendukung peluncuran Pondok Pesantren Programmer Qoryatus Salam di DI Yogyakarta pada Selasa (22/2) yang diinisiasi oleh Wahid Institute dan didukung juga oleh beberapa lembaga lain. Pondok pesantren ini dikhususkan bagi santriwati dan diharapkan bisa meningkatkan kesetaraan gender, sekaligus menjadi cikal bakal tumbuhnya semangat kewirausahaan berbasis teknologi digital.
”Pesantren khusus untuk santriwati dengan kurikulum tambahan berupa pemrograman atau coding, merupakan salah satu terobosan untuk mewujudkan kesetaraan ekonomi dan menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan yang selama ini terjadi,” ujar Sulis yang juga mendorong dan menjadi penggerak entrepreneurship pemula bersama komunitas-komunitas di kawasan pedesaan dan pedalaman. 
Menurut Sulis, desa merupakan masa depan ekonomi bangsa Indonesia dan sudah mulai tumbuh kesadaran masyarakat untuk kembali ke desa dan menggerakkan ekonomi dari sana. Pandemi covid-19 telah mendorong lahirnya gerakan ekonomi agro digital dari desa dan menjadi kekuatan baru untuk mempercepat kesetaraan akses ekonomi. 
”Pemerataan kegiatan ekonomi hingga ke desa-desa dan pedalaman, bisa diwujudkan melalui pembentukan ekosistem dan kolaborasi pemberdayaan oleh berbagai pihak. Melalui kemajuan teknologi digital, cita-cita mewujudkan kemandirian ekonomi dari desa itu bisa tercapai,” ujar Sulis. 
Jamkrindo konsisten mendukung upaya percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat dan  sudah melakukan pemberdayaan di berbagia tempat, antara lain Garut, Jawa Barat; Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi; Kintamani, Bali; dan Larantuka, Nusa Tenggara Timur. Dewi

BTN Ujung Tombak Penyediaan Rumah Rakyat

Bisnistoday.com, Jakarta-Sejak pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia pada awal kuartal 2020, berbagai industri turut mengalami dampak negatifnya, termasuk bidang properti. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pengembang yang mengalami tekanan di kinerja keuangannya. 

Perlahan tapi pasti, sektor propertipun kini mulai membaik dan terus bergerak ke arah positif seiring membaiknya kondisi ekonomi dan beberapa stimulus yang diberikan pemerintah di bidang properti, mulai dari DP 0% hingga insentif PPn (Pajak Pertambahan Nilai). Hal tersebut meningkatkan gairah masyarakat untuk membeli properti di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan, tahun 2022 sektor properti diprediksi bisa tumbuh hingga double digit dengan asumsi pertumbuhan ekonomi diatas 5%. Pengamat properti yang juga pendiri Panangian School of Property Panangian Simanungkalit, sempat mengatakan kepada media, dirinya optimistis pertumbuhan sektor properti di 2022 bisa di atas 10%. 

“2022 sudah pasti lebih bagus dari 2021, sebab ekonomi dan properti itu bagaikan lokomotif dengan gerbong. Sekarang kan sudah terlihat ekonomi Indonesia sudah keluar dari resesi. Tahun depan, diperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5%. Kalau itu terjadi, tentu saja akan terjadi pemulihan sektor properti, di mana perumahan akan menjadi dominan, terutama perumahan tapak,” kata Panangian beberapa waktu lalu.

Potensi besar di industri properti pada 2022 dan tahun selanjutnya tersebut tetap membutuhkan dukungan sektor perbankan. Ekspansi perbankan dalam pembiayaan perumahan mutlak diperlukan untuk menggenjot kebangkitan sektor properti.

Dalam mendukung kebangkitan sektor properti PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah melakukan berbagai strategi agar pembiayaan perumahan lebih masif lagi terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk bisa memiliki rumah impian. Ekspansi Bank BTN juga untuk mendukung suksesnya program sejuta rumah yang digagas pemerintah.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan sektor properti berpeluang besar bangkit pada tahun ini akibat booming harga komoditas. Meski demikian, ada faktor COVID-19 yang masih menjadi penghambat sektor properti untuk melesat.

Untuk itu, dia menegaskan kunci bagi sektor properti masih sama dengan sektor ekonomi lainnya, yaitu terkendalinya COVID-19. “Kalau pemerintah mampu mencegah terjadinya gelombang tiga, pertumbuhan kredit properti akan lebih tinggi, di kisaran 9-10%,” ujarnya.

Ia juga meyakini industri properti pada 2022 dan tahun selanjutnya tetap membutuhkan dukungan sektor perbankan. Dasarnya, sebagian besar penjualan properti masih mengandalkan kredit, baik KPR maupun KPA. Selain itu, perbankan juga mendukung sektor properti melalui kredit konstruksi dan modal kerja bagi para developer.

“BTN adalah ujung tombak pemerintah dalam program penyediaan rumah rakyat khususnya bagi kelompok masyarakat menengah bawah. BTN menjadi jangkar dalam melaksanakan program-program bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah. Untuk itu penguatan permodalan BTN memang dibutuhkan,” ujarnya