Menteri BUMN Dorong BTN Pacu TOD untuk 3 Juta Rumah

BISNISTODAY.COM, Jakarta-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berfokus mendukung Program 3 Juta Rumah melalui penyediaan tipe hunian Transit Oriented Development (TOD) atau hunian yang terintegasi dengan transportasi umum. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pun menjadi kendaraan untuk pendanaan pembangunan dan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) TOD tersebut.

Erick menyatakan pembangunan TOD juga akan diperluas ke kawasan bandara. “Kami melihat perumahan mesti dekat dengan transportasi publik, selain itu ini juga sesuai dengan lahan yang kami punya yakni pipih dan cocok untuk konsep tinggi,” jelas Erick di Jakarta, Selasa (21/1).

Erick melanjutkan hunian TOD yang diusung BUMN memiliki sekitar 800-1.200 unit hunian. Untuk memiliki hunian di TOD tersebut, pemerintah melalui BTN memberikan dua skema yakni 60% menggunakan KPR Non-Subsidi  dan 40% dengan KPR Subsidi.

Dengan fokus pada penyediaan TOD, Erick menuturkan konsep tersebut akan menjamin ketersediaan infrastruktur seperti jalan dan listrik. “Kami juga tidak mau terjebak di landed house karena 70% wilayah Indonesia merupakan laut. Kemudian dalam 30% kawasan darat itu merupakan kawasan pertanian, industri, sehingga mapping peta pertanahan ini harus benar-benar akurat,” ujar Erick.

Sebelumnya, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, konsep TOD menjadi opsi yang akan menarik masyarakat urban berpenghasilan tanggung, yakni sekitar Rp12 juta hingga Rp15 juta per bulan, yang selama ini sulit untuk membeli rumah di pusat kota karena harga yang terlalu tinggi.

“Solusi dari keterbatasan lahan untuk penyediaan hunian dengan harga terjangkau di daerah perkotaan adalah memanfaatkan lahan milik pemerintah, negara, dan BUMN untuk membangun apartemen dengan konsep TOD. Ini merupakan bentuk sinergi BUMN yang paling nyata dalam Program Tiga Juta Rumah,” ujar Nixon belum lama ini.

Konsep TOD telah menjadi tren yang diminati di berbagai kota besar di dunia karena sifatnya yang efisien dalam hal penggunaan lahan dan mengurangi kemacetan lalu-lintas melalui penggunaan transportasi umum. Dalam konsep TOD yang diusulkan BTN, pembangunan hunian vertikal atau apartemen dapat dilakukan oleh PT Perumnas (Persero) di atas lahan stasiun kereta milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) atau lahan-lahan Pemerintah Daerah seperti PD Pasar Jaya.

Menurut Nixon, harga jual apartemen TOD akan terjangkau oleh masyarakat urban melalui KPR dengan tenor 25-30 tahun. “Di Jakarta, contohnya, ada lebih dari 140 lokasi PD Pasar Jaya. Kalau mau kita bangun, berarti ada 140 tower. Kemudian juga ada lahan kereta api di Manggarai dan sebagainya. Jadi, banyak sebenarnya yang bisa dioptimalkan untuk perumahan kelompok urban,” tambah Nixon.

Kulkas AQUA Dua Pintu Berikan Sentuhan Lebih Segar

Bisnistoday- Apakah ada resolusi khusus untuk menyambut tahun baru 2025? Agar lebih semangat dan menciptakan suasana baru, sebagian orang mungkin ingin memberikan sentuhan lebih segar pada rumah/hunian.

Sejatinya, untuk menciptakan suasana rumah lebih segar dan tidak membosankan, kita tidak perlu menghabiskan banyak biaya dengan renovasi besar-besaran. Cukup berikan sentuhan pada dinding atau karpet, serta mengganti sofa/sarung bantal akan menciptakan penampilan hunian yang berbeda dari sebelumnya.

Lantas bagaimana dengan dapur? Agar tidak terkesan monoton, saatnya mengganti kulkas, dengan warna serasi yang sesuai dengan hunian kekinian. Bagi yang butuh ide pilihan kulkas menawan dengan harga terjangkau, AQUA Elektronik memiliki kulkas dua pintu dengan desain ramping yang cocok dengan rumah modern minimalis namun mengusung sejumlah fitur unggulan.

Kulkas dua pintu terbaru AQR-DTM285CBP(ME), AQR-DTM285CBP(BE), AQR-DTM285CBP(PE) dari AQUA Elektronik memiliki desain sleek, stylish nan ramping yang serasi berpadu dengan dapur modern sehingga menambah kesan estetik.

Tersedia dalam tiga warna menarik yaitu Matcha, Beige, dan Peach, dengan kapasitas penyimpanan lebih besar (225 liter), dan hemat konsumsi listrik (49,5 Watt). Ukuran freezer juga lebih besar (55 liter) untuk penyimpanan makanan beku. 

Selain itu, kulkas dua pintu andalan AQUA Elektronik juga mengusung sejumlah fitur unggulan lainnya, yakni:
Turbo Cooling,nmemungkinkan pendinginan cepat dan merata di freezer, serta dapat membuat es batu lebih cepat – hanya dalam satu jam. Hal itu berkat saluran udara yang lebih panjang sehingga meningkatkan kapasitas pendinginan, sehingga pendinginan lebih cepat dan efisien.

-1° C Chiller Box berfungsi mengunci kesegaran lebih lama untuk produk ikan dan daging, yang menyediakan ruang penyimpanan sementara pada suhu yang sesuai tanpa pembekuan. Cocok untuk menyimpan ikan atau produk daging yang siap diolah tanpa perlu membekukan di freezer.

H-DEO Fresh untuk menghilangkan bakteri dan meminimalkan aroma tidak sedap pada kulkas. Sedangkan Fresh Box menyediakan banyak ruang untuk menyimpan buah dan sayur agar segar lebih lama. Double Ice Maker, merupakan pembuat es portabel yang dapat dipindah/dikeluarkan bila membutuhkan ruang pembeku yang lebih besar.

Semua model kulkas AQUA telah menjalani pengujian ketat untuk memastikan kinerja dan keandalan lebih lama. Kulkas ini juga bergaransi hingga 7 tahun untuk perlindungan terhadap perbaikan tidak terduga.

Pegangan terintegrasi pada kulkas memberikan desain premium pada produk, sehingga finishing ini membuat kulkas mudah ditempatkan di area dapur mana saja, serta meningkatkan nilai estetik hunian. Dewi

Demi Penuhi Hak Rakyat, Menteri BUMN Minta BTN Tertibkan Developer Nakal Dalam Penyelesaian Sertifikat

BISNISTODAY.COM, Jakarta– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan dukungan terhadap PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk melindungi masyarakat dari praktik-praktik tidak bertanggung jawab yang dilakukan pengembang (developer) dan notaris dalam penyelesaian sertipikat mereka sebagai debitur. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati hak kepemilikan hunian dengan perlindungan hukum oleh negara.

Dalam paparannya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta BTN melakukan percepatan penyelesaian sertipikat debitur dengan melakukan perbaikan sistem dan menerapkan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance/GCG) untuk menyukseskan Program Tiga Juta Rumah yang diusung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya mengapresiasi BTN yang melakukan self-correction dan perbaikan sistem, apalagi BTN mau terus berkembang. Program Tiga Juta Rumah ini adalah program yang harus disukseskan dan BTN mengayomi 82% dari perumahan subsidi,” ujar Menteri BUMN dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/6).

Pada kesempatan ini Menteri BUMN mengapresiasi developer dan notaris yang sudah bekerja dengan baik. “Tapi minta maaf, saya minta black list developer dan notaris yang bermasalah dan saya harapkan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) berbagi data untuk memastikan perlindungan rakyat bisa dimaksimalkan. Jadi, kalau perlu semua pengembang yang di-black list juga di-black list bank Himbara,” tegas Erick.

Menteri BUMN mengatakan, percepatan perbaikan dari penyelesaian sertipikat merupakan salah satu pondasi penting Program Tiga Juta Rumah, sehingga program tersebut bisa berjalan lancar. Dalam prosesnya, Program Tiga Juta Rumah melibatkan banyak pihak termasuk swasta dan menggunakan sistem perbankan baik Himbara maupun bank swasta.

Lebih lanjut, Erick mengatakan, kompleksitas tersebut dapat diurai dengan pembukaan data. “Pembukaan data yang sebesar-besarnya, mana developer yang akan diberi kesempatan oleh pemerintah untuk dikembangkan apakah dari daerah menjadi nasional. Itu yang harus kita dorong, karena ini visi dari Bapak Presiden langsung. Kami menjaga jangan sampai uang pemerintah yang sudah digelontorkan salah sasaran,” jelas Erick.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan sektor perumahan Indonesia masih menghadapi masalah developer yang sertipikatnya masuk kategori Luar Ambang Toleransi (LAT). Developer dengan sertipikat LAT merupakan developer bermasalah dalam hal administrasi penyelesaian Dokumen Pokok atau sertipikat karena melewati batas waktu yang telah ditetapkan oleh bank. Padahal, sertipikat merupakan hak masyarakat yang harus diserahkan setelah debitur melunasi KPR.

Nixon mengatakan bahwa BTN mengakui proses penyelesaian sertipikat terus diperbaiki oleh BTN. “Hari ini sejak 2019, sebanyak 80 ribu sertipikat sudah diselesaikan oleh BTN dibantu Badan Pertanahan Nasional (BPN) sehingga proses bisa lebih cepat,” ujar Nixon.

Nixon menjelaskan, upaya perbaikan yang dilakukan BTN antara lain melakukan profiling dan membuat rating developer dari Platinum, Gold, Bronze, hingga non-rating. Untuk kategori non-rating, kata Nixon, tidak diberikan prioritas untuk KPR ataupun Kredit Yasa Griya.

“Kami melakukan perbaikan melalui pembentukan task force (Satuan Tugas/Satgas) untuk menyelesaikan permasalahan ini. Upaya lainnya adalah membuka call center untuk pengaduan permasalahan sertipikat yang dialami masyarakat dengan developer,” tutur Nixon.

Dengan upaya tersebut, Nixon menargetkan penyelesaian sertipikat LAT pada tahun ini sebanyak 15.000 dari total 38.144 sertipikat.

Lebih lanjut, Nixon menegaskan BTN akan menghentikan kerja sama dengan developer dengan sertipikat LAT dan akan membagikan daftar hitam kepada BP Tapera, agar developer tersebut tidak menyalurkan program KPR Subsidi lagi. Dengan begitu, berdasarkan database BP Tapera, bank mana pun tidak dapat menerima program KPR Subsidi.

Tidak hanya membidik developer bermasalah, BTN juga membidik notaris bermasalah dengan melakukan profiling perbaikan sistem dan mendata ulang notaris, serta menerapkan rating pada mereka, sehingga BTN dapat mengetahui notaris yang baik dan bertanggung jawab.

“Kami akan membuat Service Level Agreement (SLA) sekian hari untuk menyelesaikan sertipikat, biasanya SLA-nya tiga bulan. Kalau sudah sampai threshold kita akan freeze,” ucap Nixon.

Siap-siap Indonesia Women Half Marathon Akan Diadakan Pada tanggal 11 Mei 2025

Bisnistoday – Indonesia Women Half Marathon (IWHM) akan memulai debutnya di Jakarta sebagai ajang lari HM (half marathon) khusus perempuan di Indonesia. Acara akan berlangsung pada 11 Mei 2025, berlokasi di Gedung Biomedical Campus – Digital Hub, Sinarmas Land, BSD City. 

Dipilihnya lokasi tersebut karena lingkungannya yang aman dan terkontrol dengan akses terbatas, dikelilingi ruang hijau yang asri dan fasilitas modern. Lokasi ini menciptakan suasana segar dan tenang. 

Acara sehat dan seru ini bertujuan untuk memberdayakan dan merayakan perempuan melalui kekuatan transformasi olahraga lari. Dengan target 5,000 peserta, IWHM mengundang atlet perempuan, pecinta dan penggemar lari, sekaligus masyarakat umum perempuan karena IWHM juga sediakan kategori selain HM, yaitu jarak 5K dan 10K.

Menurut Reza Puspo, Race Director, Indonesia Women Half Marathon, it’s beyond being a race. “Ini adalah sebuah gerakan yang didedikasikan untuk memberdayakan perempuan agar lampaui batas dan capai potensi maksimal mereka. Baik bagi mereka yang baru saja mulai langkah pertama menuju gaya hidup lebih sehat atau pelari berpengalaman yang ingin mencapai rekor pribadi baru, IWHM adalah ajang untuk menantang diri dan menemukan kekuatan diri. Bersama-sama, kita merangkul rasa persaudaraan (sisterhood), dukungan, dan semangat, memperjuangkan keyakinan bahwa setiap perempuan layak mendapatkan wadah untuk menunjukkan kekuatan, hasrat, dan determinasi mereka,” ujar nya dalam press conference hari ini Jakarta, 21/01/25.

Marti Karina, Project Director, Indonesia Women Half Marathon menambahkan bahwa Indonesia Women Half Marathon adalah perayaan kekuatan, ketahanan, dan ambisi. 

“Dengan kampanye Rise with Every Stride, kami hendak menginspirasi perempuan untuk menantang diri mereka sendiri, terjalin dengan komunitas yang mendukung, dan merasakan kebahagiaan berlari. Acara ini bukan hanya tentang lomba; ini tentang dampak positif dan berkelanjutan dalam kehidupan setiap perempuan di seluruh Indonesia.”

IWHM bertujuan untuk menginspirasi dan memberdayakan perempuan untuk melampaui batas dan mencapai tujuan mereka. Melalui kampanye Rise with Every Stride, acara ini juga menawarkan wadah atau kesempatan untuk membangun relasi dengan membentuk atau bergabung dalam sebuah komunitas lari, meningkatkan kesehatan dan stamina peserta, serta merayakan pencapaian diri yang inspiratif.

Untuk pendaftaran nya sendiri sudah bisa dilakukan dari tanggal 21 Januari 2025 ini, dengan biaya Pendaftaran: 5K (IDR 385,000), 10K (IDR 485,000), dan 21K (IDR 685,000) khusus untuk pelari perempuan  Program Pelatihan: Februari hingga April 2025, termasuk sesi selama bulan puasa. Pengambilan Race Pack: 9-10 Mei 2025. 

Peserta dapat mengikuti sesi pelatihan yang dipimpin oleh para ahli, mengakses tips dari pelari berpengalaman, dan membangun jaringan dukungan menjelang acara.

Selain pelatihan fisik, diperlukan juga pemenuhan nutrisi untuk persiapan perlombaan, salah satunya Sakatonik Activ sebagai multivitamin zat besi yang sangat penting untuk optimalisasi performa atletik. Apabila kekurangan zat besi, pelari berisiko mengalami anemia dan kondisi dapat memburuk pada pelari wanita karena mengalami siklus menstruasi. 

“Sakatonik Activ sangat bangga menjadi sponsor utama Indonesia Women Half Marathon. Acara ini sangat selaras dengan kampanye kami, ‘Ketika Wanita Bergerak, Dunia Bergerak,’ yang menekankan pentingnya kesehatan dan pemberdayaan perempuan. Kami bangga menyediakan dukungan energi dan nutrisi untuk para pelari, termasuk produk yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan dan pemulihan. Kemitraan kami dengan IWHM mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk mempromosikan gaya hidup aktif dan memberdayakan perempuan di Indonesia,” tutur Adelia Theresia, Head of Vitamin Kalbe Consumer Health. Dewi

Samsonite Indonesia Pasang Scholar Panel di SDN Kamal 09 Pagi

Bisnistoday- Samsonite Indonesia dengan bangga mengumumkan kelanjutan komitmennya terhadap keberlanjutan dan dukungan bagi komunitas melalui pemasangan panel peredam suara yang diberi nama oleh Samsonite sebagai Scholar Panel inovatif di SDN Kamal 09 Pagi, sekolah dasar yang berlokasi hanya 6 kilometer dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Inisiatif ini, yang diwujudkan melalui kegiatan tahunan Samsonite berjudul Luggage Trade-In Program, tidak hanya menyoroti dedikasi mereka terhadap upaya upcycling dan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga menjawab masalah penting polusi suara di lingkungan sekolah.

Scholar Panel secara signifikan mengurangi polusi suara di SDN Kamal 09 Pagi, di mana para siswa dan guru sebelumnya menghadapi tingkat kebisingan setinggi 80 desibel, setara dengan kebisingan jalan raya ramai atau lalu lintas padat. 

Dengan pemasangan panel ini, tingkat kebisingan berhasil diturunkan menjadi 45 desibel, setara dengan suasana tenang di kantor. Pengurangan ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, meningkatkan konsentrasi, produktivitas, dan hasil pendidikan secara keseluruhan.

Scholar Panel berasal dari koper bekas yang dikumpulkan melalui program ikonik tahunan Samsonite, Luggage Trade-In. Program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mendonasikan koper lama mereka, yang kemudian diolah oleh Samsonite menjadi panel peredam suara yang inovatif dan fungsional. 

Pada tahun 2024, program ini berhasil mengumpulkan 2.000 koper bekas dari pelanggan di seluruh Indonesia yang peduli terhadap lingkungan. Partisipasi yang luas ini menegaskan dukungan komunitas terhadap inisiatif keberlanjutan Samsonite, sekaligus memperkuat pendekatan inovatif perusahaan dalam mengurangi limbah lingkungan dan memberikan dampak sosial yang nyata.

Inisiatif terobosan ini diwujudkan melalui kemitraan dengan SONE Engineering dan FFFAAARR Architecture Company. Bersama-sama, organisasi-organisasi ini menggabungkan keahlian di bidang teknik dan desain untuk menciptakan solusi yang menjawab tantangan lingkungan dan sosial. 

Hasilnya adalah lingkungan belajar yang lebih kondusif, meningkatkan fokus dan konsentrasi belajar murid, mempermudah guru untuk menyampaikan materi, sehingga mengoptimalkan pengalaman para murid dan guru di SDN Kamal 09 Pagi.

Nadya Pertiwi, Country Head, PT Samsonite Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya terhadap proyek ini. “Di Samsonite, kami bertekad untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas yang kami layani. Inisiatif Scholar Panel adalah bukti dedikasi kami terhadap keberlanjutan dan komitmen kami untuk menangani tantangan dunia nyata melalui solusi inovatif. Dengan mengubah koper bekas menjadi panel peredam suara yang fungsional, kami tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga memperkaya kehidupan siswa dan pendidik di Indonesia,” ujar nya dalam siaran pers, Jakarta 20/01/25.

Pemasangan Scholar Panel menonjolkan skala dan potensi upaya CSR Samsonite. Dengan memadukan tanggung jawab lingkungan dengan dukungan komunitas, Samsonite Indonesia mengajak individu dan organisasi untuk bergabung dalam inisiatif-inisiatif mendatang yang sejalan dengan visi lebih luas tentang pertumbuhan berkelanjutan.

Scholar Panel adalah inovasi unik yang menggabungkan daya fungsi dengan nilai keberlanjutan. Dirancang untuk mengurangi polusi suara di sekolah, panel ini secara langsung menjawab kebutuhan siswa dan pendidik, menciptakan lingkungan belajar yang lebih tenang dan fokus. Dibuat dari bahan daur ulang dan material pendukung lainnya, Scholar Panel menegaskan pentingnya menemukan solusi kreatif untuk tantangan modern.

“Samsonite Indonesia terus berada di garis depan dalam komitmen terhadap keberlanjutan dan keterlibatan komunitas melalui inisiatif seperti Scholar Panel. Dengan memadukan inovasi lingkungan, kolaborasi strategis, dan dukungan terhadap berbagai aspek sosial, termasuk pendidikan, Samsonite secara konsisten menunjukkan dedikasi yang kuat untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.” tutup Nadya. Dewi

BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah

BISNISTODAY.COM, Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah memulai proses akuisisi terhadap bank umum syariah, yakni PT Bank Victoria Syariah (BVIS), setelah BTN menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) dengan para pihak pemegang saham BVIS yang bertempat di Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2025.

Dalam perjanjian tersebut, BTN akan mengambil alih 100% saham BVIS dari para pemegang sahamnya, yakni PT Victoria Investama Tbk, PT Bank Victoria International Tbk, dan Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta. Berdasarkan Ringkasan Rancangan Pengambilalihan yang telah diterbitkan kedua belah pihak ke publik, Victoria Investama merupakan pemegang saham mayoritas BVIS dengan kepemilikan 80,18% saham, disusul Bank Victoria International sebesar 19,80% dan BHP Jakarta 0,0016%.

Melalui akuisisi tersebut, BTN akan menjadi pemilik penuh Bank Victoria Syariah dengan kepemilikan saham sebanyak-banyaknya sebesar 100% dari seluruh modal ditempatkan disetor penuh dalam BVIS dengan total nominal sebesar Rp1,06 triliun. BTN melakukan pembelian BVIS dengan sumber pendanaan internal yang telah disiapkan sesuai rencana bisnis bank.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, aksi korporasi BTN terhadap BVIS merupakan bagian dari rencana BTN untuk membentuk suatu bank umum syariah (BUS) melalui strategi anorganik. Setelah mendapatkan persetujuan atas rencana aksi akuisisi BVIS dari regulator, BTN akan memisahkan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN, yakni BTN Syariah, dan mengintegrasikannya ke dalam BVIS menjadi sebuah BUS baru.

“BTN menilai perkembangan perekonomian syariah di Indonesia perlu didukung dengan adanya pemain yang memiliki kekuatan daya saing atau competitive advantage dengan proposisi layanan perbankan dan keuangan komprehensif untuk sektor perumahan. Aksi korporasi ini akan mendukung pengembangan BTN Syariah untuk memenuhi posisi tersebut dan menjawab kebutuhan nasabah di pasar syariah. Kedua belah pihak, yakni BTN dan para pemegang saham Bank Victoria Syariah telah mencapai kesepakatan mutual untuk mendukung upaya tersebut,” ujar Nixon.

Penandatanganan CSPA tersebut didasari atas kesepakatan kedua belah pihak yang telah dicapai setelah proses uji tuntas (due diligence) yang dilakukan BTN terhadap Bank Victoria Syariah selama beberapa bulan ke belakang. Nixon mengatakan, BTN memilih untuk mengakuisisi bank umum syariah dan menggabungkannya dengan BTN Syariah karena prosesnya tidak rumit dan tidak terlalu memakan waktu. Pasalnya, aturan dan perundang-undangan tentang bank umum konvensional yang memiliki anak usaha bank syariah mewajibkan BTN untuk segera menyapih unit usaha syariahnya sebelum tahun 2026.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah juncto Undang-Undang Nomor  4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2023, Unit Usaha Syariah diwajibkan untuk dipisahkan dari induk bank konvensional-nya jika nilai aset mencapai 50% dari total nilai aset induknya, atau memiliki aset paling sedikit Rp50 triliun. Pemisahan tersebut wajib dilakukan maksimal dua tahun setelah laporan keuangan triwulan terakhir yang menyebutkan total asetnya sudah memenuhi ketentuan.

Per kuartal III-2024, BTN Syariah telah mencatat aset sebesar Rp58 triliun, bertumbuh sebesar 19,2% year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp48 triliun. Berdasarkan proyeksi yang dilakukan BTN, lanjut Nixon, nilai aset BTN Syariah setelah menjadi bank umum syariah nantinya dapat mencapai sekitar Rp66 triliun-Rp67 triliun.

Sementara itu, Bank Victoria Syariah dinilai sebagai kandidat yang tepat karena size-nya sebagai bank umum syariah yang memadai dan bisnis yang terus bertumbuh. Berdasarkan laporan keuangan per triwulan III-2024, aset Bank Victoria Syariah mencapai sebesar Rp3,32 triliun, meningkat 8,02% secara yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,08 triliun.

Dengan disepakatinya CSPA tersebut, BTN selaku pihak pembeli saham BVIS akan melakukan langkah selanjutnya sesuai prasyarat, yakni mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham BTN dan BVIS,  memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk BTN selaku calon pemegang saham pengendali, dan persetujuan dari OJK atas transaksi pengambilalihan yang diusulkan.

Nixon berharap seluruh proses akuisisi ini dapat selesai sebelum semester I-2025 berakhir sehingga proses merger antara Unit Usaha Syariah BTN dan BVIS bisa dijalankan. “Berdasarkan timeline yang telah kami rencanakan, BTN Syariah bisa segera spin-off menjadi bank umum syariah pada tahun ini,” tegas Nixon.

Selama proses ini berlangsung, BTN menyatakan belum ada perubahan operasional bisnis dari BTN Syariah dan aktivitas bisnis BTN Syariah masih berjalan seperti biasa sampai unit usaha syariah tersebut telah berubah secara legal dan formal menjadi bank umum syariah dalam bentuk perseroan terbatas (PT).

“Vape 5 Styles”, Ajang Bergengsi Temukan Duta Kreatif Berhadiah Rp 405 Juta

Bisnistoday- Fumakilla Vape menggelar program pencarian duta terbaru bertema “Vape 5 Styles”. Program ini bertujuan untuk menemukan talenta berbakat yang dapat merepresentasikan gaya hidup modern dan kreatif melalui platform media sosial. 

Dengan hadiah total hingga Rp 405 juta, program ini menjadi ajang bergengsi bagi wanita Indonesia. Ajang “Vape 5 Styles ini berfokus menciptakan konten yang kreatif dan inspiratif di media sosial, yaitu Instagram, TikTok, dan Facebook,” ujar Karina Nurhadiah, Manager Marketing, Fumakilla Vape Indonesia, Rabu, 18 Januari 2025

Ditegaskannya, semua konten atau video yang diunggah oleh calon peserta tidak boleh mengandung unsur SARA. Peserta juga wajib berpakaian sopan dan menggunakan bahasa Indonesia dalam video atau konten yang dibuat. Pendaftaran dibuka hingga 25 Januari 2025, dengan persyaratan peserta adalah wanita berusia 18 hingga 45 tahun.

Ajang ini menargetkan sebanyak 300 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia. Setelah pendaftaran, para peserta “Vape 5 Styles” terpilih setelah melalui proses penjurian akan mengikuti rangkaian acara karantina di Jakarta yang berlangsung pada 21 hingga 23 Februari 2025. Acara final akan digelar pada 23 Februari 2025, di mana pemenang akan diumumkan secara langsung.

Untuk mengikuti program ini, peserta cukup mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia, serta wajib mengikuti ketentuan dan syarat yang telah ditetapkan. Dewi

Megabuild Indonesia Dorong Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Kampanye #IndonesiaEcoCon

Bisnistoday– Megabuild Indonesia 2025 kembali hadir sebagai pameran terbesar di Indonesia untuk bahan bangunan, konstruksi, arsitektur, dan desain interior. Mengusung tema “Innovating for Sustainable Tomorrow”, pameran ini memperkenalkan kampanye inovatif #IndonesiaEcoCon untuk mempromosikan teknologi hijau dan praktik efisien. 

Dengan mendukung terciptanya lebih banyak bangunan ramah lingkungan, Megabuild Indonesia berkontribusi pada target nasional menuju netralitas karbon dan masa depan yang lebih hijau.

“Melalui #IndonesiaEcoCon, kami bertujuan untuk mempromosikan budaya berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup dengan memperkenalkan berbagai solusi inovatif dan cerdas yang mendorong kemajuan dalam keahlian arsitektur,” ujar Talitha Sabrina, Project Manager Megabuild Indonesia di Jakarta, 16/01/25.

Dalam rangka memperkuat langkah ini, Megabuild Indonesia baru-baru ini sukses mengadakan pertemuan industri (industry meet-up) yang dihadiri oleh perusahaan-perusahaan ternama seperti Cahaya Power Indonesia, ITM Bhinneka Power, AMPD Energy, Daya Alam Surya, Modena, dan Bardi. 

Diskusi ini berfokus pada inovasi terbaru di sektor energi surya dan teknologi rumah pintar yang ramah lingkungan, serta ajakan untuk berkolaborasi dalam kampanye #IndonesiaEcoCon. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat implementasi teknologi berkelanjutan di berbagai proyek konstruksi di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Royanto Handaya, President Director Panorama Media, menyatakan “Dengan pertumbuhan ekonomi yang solid dan tingginya permintaan akan solusi bangunan ramah lingkungan, Megabuild Indonesia 2025 hadir untuk menjembatani inovasi dan kebutuhan pasar dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan”.

Megabuild Indonesia 2025 tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga menjadi pusat inspirasi, edukasi, dan koneksi bisnis. Dengan menargetkan lebih dari 500 merek lokal dan internasional, acara ini juga menawarkan berbagai seminar, konferensi, dan sesi business matching. Semua ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan industri konstruksi dan desain yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Selain berfokus pada kampanye, Megabuild Indonesia juga akan menghadirkan sejumlah program unggulan, seperti:
-Tomorrow Talk: Diskusi interaktif dengan para ahli industri tentang material eco-friendly dan teknologi cerdas
-Hosted Buyers Program: Program eksklusif yang mempertemukan pembeli strategis dengan pemasok untuk menciptakan peluang bisnis baru.
-Green Haven Installation: Instalasi rumah berkelanjutan pertama di Indonesia, di mana pelaku industri atau pemilik brand dapat memamerkan produk mereka dalam pengalaman imersif dan interaktif kepada audiens.

“Fokus utama kami adalah menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung, terutama melalui instalasi di area prefunction. Instalasi ini dirancang sebagai perwujudan konsep kehidupan berkelanjutan dimana pengunjung dapat melihat dan merasakan rumah masa depan dengan menggunakan material yang ramah lingkungan dan inovasi terbaru dari produk rumah pintar,” ujar Talitha.

Pameran Megabuild sendiri akan berlangsung pada 24-27 April 2025, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Hall A, Hall B dan Hall Cendrawasih.

Megabuild Indonesia mengundang para profesional industri, mulai dari pengembang properti, arsitek, desainer interior, hingga distributor bahan bangunan dan insinyur konstruksi, untuk bergabung dalam perhelatan yang akan menentukan arah masa depan sektor konstruksi Indonesia.

Sebagai penutup, Royanto Handaya menegaskan bahwa Megabuild Indonesia merupakan platform strategis untuk mendorong inovasi dan memperluas koneksi bisnis di sektor konstruksi. “Kami mengundang seluruh pelaku industri bahan bangunan, konstruksi, arsitektur, dan desain interior untuk bergabung di Megabuild Indonesia 2025. Bersama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya. Dewi

Temui Presiden, BTN Tegaskan Komitmen Dukung Program Tiga Juta Rumah

BISNISTODAY.COM, Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan komitmen perseroan untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah di hadapan Presiden Prabowo Subianto melalui penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah subsidi. Hal ini merupakan bukti kontribusi BTN dalam membuka akses pembiayaaan untuk memenuhi kebutuhan rumah layak huni dan terjangkau, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyampaikan komitmen tersebut dalam Rapat Terbatas untuk membahas langkah-langkah konkret dalam merealisasikan Program Tiga Juta Rumah, yang diadakan di Istana Merdeka pada Selasa, 7 Januari 2025. Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah-Putih dan pejabat negara, yakni di antaranya Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Teddy Wijaya, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid.

Dukungan BTN untuk Program Tiga Juta Rumah dilakukan secara berkesinambungan, di antaranya dengan memberikan usulan kepada pemerintah dari sisi supply dan demand di ekosistem perumahan agar program tersebut dapat terwujud dengan baik. Hal ini didasari atas upaya BTN bercermin dari pencapaian Program Sejuta Rumah pada periode pemerintahan sebelumnya, di mana penyaluran KPR Subsidi oleh BTN telah mencapai hampir dua juta unit rumah.

“Kami telah mengusulkan kepada pemerintah sebagai terobosan untuk meningkatkan penyaluran target tiga juta rumah, di antaranya yakni perubahan skema subsidi atau bantuan pembiayaan perumahan, perpanjangan jangka waktu pembiayaan sehingga angsuran menjadi lebih murah, serta permintaan dukungan untuk alternatif sumber pendanaan selain dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujar Nixon di Jakarta, Rabu (15/1).

Dalam Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait dukungan APBN untuk pembiayaan perumahan sebesar Rp35 triliun pada 2025.. Pembiayaan tersebut terdiri dari kuota FLPP yang telah ditetapkan untuk tahun 2025 sebesar Rp28,2 triliun untuk 220.000 unit, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp980 miliar untuk 240.000 unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp4,52 triliun untuk 743.940 unit, dan dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sebesar Rp1,8 triliun untuk 14.200 unit.

Nixon sebelumnya menyampaikan bahwa kombinasi skema selisih suku bunga (SSB) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan pengurangan masa subsidi dari 20 tahun menjadi 10 tahun, serta perpanjangan tenor KPR dari 20 tahun menjadi 30 tahun merupakan opsi yang terbaik karena tidak membebankan APBN dan membantu masyarakat dengan angsuran yang lebih murah. Pasalnya, berdasarkan data BTN, hampir 70% debitur FLPP melakukan pelunasan pada tahun ke-10.

“Jadi, pemerintah bisa menggunakan subsidinya setelah 10 tahun itu untuk diberikan ke pengajuan baru, sehingga daya jangkaunya lebih luas. Sedangkan tenor kreditnya sudah disepakati usulannya dengan Kementerian PKP dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk diperpanjang hingga 30 tahun, sehingga ketika bunganya floating, angsurannya juga akan turun,” ujar Nixon.

Selain itu, BTN juga telah menyampaikan kepada pemerintah mengenai kebutuhan dukungan penjaminan bagi obligasi yang akan diterbitkan BTN dalam rangka mendapatkan tambahan pendanaan untuk Program 3 Juta Rumah. Dengan adanya jaminan dari pemerintah, BTN akan mendapatkan kupon bunga yang lebih murah dan size yang lebih besar karena dananya berasal dari luar negeri.

Selain menerbitkan obligasi, BTN juga berharap pemerintah mengizinkan perseroan melakukan sekuritisasi aset atas portofolio KPR FLPP. Melalui sekuritisasi aset, BTN dapat menjual portofolio KPR Subsidi tersebut untuk menarik pendanaan dari investor domestik dan luar negeri, sehingga dana yang didapatkan dapat digulirkan kembali untuk pengajuan KPR selanjutnya.

Dalam rangka penyaluran KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah, Nixon mengatakan, BTN juga berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak pekerja sektor informal, seperti pedagang, pemilik usaha mikro, dan supir ojek online, yang saat ini telah mencapai 10% dari total penyaluran KPR Subsidi BTN. Hal ini merupakan upaya BTN untuk menjadikan pembiayaan rumah lebih inklusif sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraannya.

“Dukungan BTN untuk Program 3 Juta Rumah telah terangkum dalam salah satu misi BTN pada 2025 yakni menjadi mitra utama pemerintah dalam inklusi perumahan dan keuangan. BTN memiliki pemahaman yang sama dengan pemerintah bahwa program perumahan rakyat harus berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan pengentasan kemiskinan. Dengan penyaluran KPR Subsidi, BTN membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi kami untuk 2025, yakni menjadi “Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia,” pungkas Nixon.

BTN dan Mandiri Capital Indonesia Jalin Kerja Sama Investasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Perumahan

BISNISTODAY.COM, Jakarta-  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) hari ini telah resmi bekerja sama melalui kemitraan strategis Dana Ventura BTN Fund.

Inisiatif ini dirancang untuk menjadi mendorong pertumbuhan bisnis utama BTN dengan melalui investasi pada perusahaan rintisan yang dapat memberikan solusi berbasis teknologi. Sektor bisnis yang menjadi sasaran antara lain sektor perumahan, konstruksi, layanan keuangan dan perbankan, Software, dan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Ronald S. Simorangkir, Direktur Utama MCI, mengatakan “Kerja sama dengan BTN ini selaras dengan strategi MCI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor-sektor strategis yang juga menjadi prioritas program pemerintah di antaranya Perumahan, Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan ESG. Dengan kolaborasi kekuatan BTN dan MCI, kami optimis dapat mendorong terciptanya inovasi dan integrasi ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.”

Kemitraan strategis antara BTN dan MCI dalam bentuk BTN Fund ini membuka peluang investasi pada perusahaan rintisan yang dapat memberikan nilai tambah pada ekosistem bisnis BTN yang mendukung proses transformasi dan digitalisasi BTN. Dalam melaksanakan proses investasi, BTN Fund mengedepankan prinsip manajemen risiko dan kehati-hatian dengan memperhatikan fundamental bisnis dan kinerja keuangan perusahaan rintisan sebelum melakukan investasi.

Lebih lanjut, Setiyo Wibowo, Direktur Risk Management BTN, menyampaikan, “BTN berharap, pembentukan BTN Fund dapat membantu BTN memiliki mitra-mitra strategis berupa Fintech, Proptech, atau Startup di bidang AI dan operasional yang dapat mendukung pengembangan ekosistem perumahan dan keuangan. Hal ini sejalan dengan visi-misi BTN, yakni “Menjadi Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”, di mana BTN akan menjadi bank besar yang melayani kebutuhan keuangan keluarga Indonesia secara menyeluruh dan beyond mortgage.”

PT. Mandiri Capital Indonesia atau MCI adalah perusahaan anak PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. yang bergerak di bidang modal ventura, berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  MCI berinvestasi pada perusahaan rintisan (startup) untuk mendorong pertumbuhan bisnis startup melalui proses sinergi bisnis, baik dengan Bank Mandiri, perusahaan anak Bank Mandiri, investor, dan mitra strategis MCI lainnya.  Sejak didirikan pada tahun 2015, MCI telah melakukan investasi dan membina kemitraan strategis antara perusahaan rintisan dengan Mandiri Group. Saat ini, MCI memiliki beberapa jalur pendanaan, yakni Balance Sheet Fund, Merah Putih Fund, Indonesia Impact Fund, dan BTN Fund. Selain itu, MCI juga mendukung startup melalui beberapa program unggulan seperti Xponent yaitu program kolaborasi dan Zenith untuk perogram akselerasi.

PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk atau BTN, yang berdiri sejak 9 Februari 1950, telah menjadi pionir dalam membantu masyarakat Indonesia memiliki rumah impian. Sebagai bank pertama yang meluncurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 10 Desember 1976, BTN memegang peran penting dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi jutaan keluarga.

Fokus utama BTN pada sektor properti menjadikannya mitra utama pemerintah dalam mengembangkan ekosistem perumahan yang layak dan terjangkau. Sebagai “One Stop Financial Solution,” BTN menyediakan layanan finansial lengkap yang meliputi tabungan, kredit, dan beragam solusi pemenuhan kebutuhan finansial lainnya.

Melalui aplikasi Bale by BTN juga mempermudah akses transaksi perbankan dengan fitur-fitur yang lengkap dan mudah digunakan, memberi kemudahan bagi nasabah untuk mengelola keuangan secara praktis. BTN terus berinovasi untuk mendukung kesejahteraan finansial masyarakat dengan solusi yang menyeluruh dan terintegrasi dalam satu layanan yang sesuai dengan visi BTN untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia.