BTN Optimistis Pertumbuhan Kredit Perumahan di Pekanbaru Meningkat

Bisnistoday.com, Pekanbaru- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis pertumbuhan kredit perumahan di Pekanbaru, Riau akan lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Consumer dan Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar mengatakan untuk wilayah Pulau Sumatera, Provinsi Riau khususnya Pekanbaru termasuk penyumbang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terbesar, namun kondisi belakangan ini masih terkendala dengan beberapa perizinan khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Insya Allah Oktober ini sudah bisa jalan dan diharapkan semakin meningkat sekitar 1.000-2.000 unit dan itu lebih tumbuh dibanding tahun sebelumnya, termasuk market share Bank BTN jauh melebihi tahun sebelumnya,” katanya di sela penyerahan Bantuan Tanggung Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sarana Kesehatan Posyandu dan Beasiswa Pendidikan Kader Posyandu di Wilayah Pekanbaru, Riau, Selasa (11/10).

Hirwandi menambahkan sepanjang harga komoditas tidak terlalu mengalami penurunan, maka permintaan KPR di wilayah Pekanbaru akan tetap tinggi. “Justru ketika harga komoditas sedang tinggi-tingginya pembelian properti banyak yang tunai, KPR malah berkurang. Sebaliknya, kondisi normal justru permintaan KPR meningkat,” terangnya.

Di sisi lain, Hirwandi mengungkapkan, sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bank BTN juga memiliki tanggung jawab untuk berperan serta secara aktif dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan perseroan dengan pemberian bantuan TJSL Sarana Kesehatan kepada 51 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan beasiswa Pendidikan Kader Posyandu di Pekanbaru Posyandu yang tersebar di Kelurahan Kelurahan Tangkerang Timur, Tangkerang Barat, Tangkerang Labuai, Air Dingin, Sukajadi dan Sukamaju.

“Kegiatan TJSL ini kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah, kebetulan di Pekanbaru butuh di Posyandu dan kita bantu, nanti jika di daerah lain butuh yang lain Bank BTN sesuaikan dengan kebutuhan daerah tersebut,” tutur Hirwandi

Selain sarana kesehatan, lanjut dia, Bank BTN juga turut membantu untuk mendukung peningkatan pendidikan melalui program beasiswa kepada anak Kader Posyandu wilayah Pekanbaru. Total bantuan sarana kesehatan dan beasiswa yang diberikan Bank BTN dalam rangkaian kegiatan ini mencapai Rp765 juta.

“Dengan hadirnya bantuan Bank BTN melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, para Kader Posyandu dapat menggunakan seluruh sarana prasarana kesehatan, sehingga dapat menekan atau mencegah kejadian stunting serta tetap memastikan kelangsungkan pelayanan kesehatan esensial pada balita tetap berjalan dan tentu saja dapat juga membawa manfaat untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.

Memasuki Usia ke 8 tahun, WSBP Akan Launching Pogram All New Tranformation

Bisnistoday- PT Waskita Beton Precast Tbk (Kode Saham: WSBP) pada tanggal 7 Oktober 2022 memasuki usia ke 8 tahun yang ditandai dengan pemotongan tumpeng bersama dengan Jajaran Direksi WSBP beserta karyawan secara sederhana dan khidmat.
Acara dihadiri oleh jajaran manajemen WSBP yakni, Destiawan Soewardjono (President Director PT Waskita Karya (Persero) Tbk), Bambang Rianto (President Commissioner WSBP), dan perwakilan direksi dari Anak Perusahaan Waskita Grup. 
Mengusung tagline Rebuilding Strength & Sustainability, WSBP menegaskan komitmennya untuk kembali bangkit dan pulih membangun kekuatan dan keberlanjutan perusahaan ke depannya. 
FX Poerbayu Ratsunu, President Director menyatakan momen ini menjadi langkah baru WSBP dalam menumbuhkan semangat bertransformasi, optimisme, rasa memiliki terhadap WSBP untuk mewujudkan WSBP yang semakin baik.
Pada tahun ini, WSBP memiliki 5 milestone penting dalam pemulihan kinerja WSBP yaitu penyelesaian restrukturisasi atas kewajiban senilai Rp 8,9 triliun melalui Homologasi PKPU, pertumbuhan pendapatan usaha hingga 81% pada Juni 2022, mencatatkan ekuitas positif sebesar Rp 2,5 triliun. 
“Kami juga berhasil membukukan peningkatan profitabilitas operasional dengan laba bruto Rp 104 miliar dan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,15 triliun. Ini menjadi angin segar bagi kami menuju akhir tahun 2022,” ujarnya dalam siaran pers nya, Jakarta 10/10.
“Tepat tahun ke 8 ini juga, WSBP juga akan launching program All New Tranformation yang mana dapat menciptakan nilai tambah dari fundamental perusahaan dan akan launching web based e commerce Waskita Precast,”ujar Destiawan Soewardjono, President Director PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Adapun roadmap program All New Transformation di mana transformasi bisnis WSBP memiliki 3 pilar utama yang menopang strategi transformasi, antara lain Operational Excellence, Business Nourishment, dan Technology & Digitalization. 
“Ini merupakan salah satu strategi kunci perusahaan di samping peningkatan quality & optimalisasi cost, peningkatan GCG dan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan optimal,” jelas Asep Mudzakir, Director of Finance & Risk Management WSBP. 
WSBP juga akan segera meluncurkan sebuah platform pemasaran digital dalam wujud e-commerce Waskita Precast yang memudahkan pelanggan dalam membeli produk precast dan readymix yang berkualitas dari WSBP. Melalui platform ini perusahaan ingin semakin meningkatkan layanan kepada seluruh pelanggan. 
Lebih lanjut Destiawan menyatakan dengan bertambahnya usia, harapannya WSBP dan seluruh Insan WSBP harus dapat melihat dan mengejar peluang besar dan membentuk perubahan mindset cara kerja, selalu meningkatkan kualitas dan dapat melakukan efisiensi dan efektivitas untuk perusahaan.
Bambang Rianto, President Commissioner PT Waskita Beton Precast Tbk mengatakan 8 tahun WSBP telah banyak kerja nyata dan restrukturisasi melalui PKPU juga perlahan terlihat hasilnya. Ini menjadi motivasi WSBP untuk bangkit dan pulih.
“Kita harus optimis dalam menangkap peluang proyek. Lalu melakukan strategi penyehatan, kolektibilitas, bertransformasi, efisiensi, dan tingkatkan kolaborasi dengan BUMN Karya lainnya dan juga dengan para kreditur,” ujarnya.
Pada usia 8 tahun ini, WSBP tidak hanya memiliki capaian dalam kinerja tetapi kami juga menjadikan momen ini untuk berbagi kepada masyarakat di sekitar lingkungan kerja WSBP melalui WSBP Inspiring Kindness. 
Perusahaan menyelenggarakan 8 program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyentuh berbagai elemen masyarakat seperti bantuan di bidang pendidikan, dukungan kepada penyandang disabilitas dan masyarakat lanjut usia, donor darah, serta perbaikan jalan.
Program CSR akan berlanjut pada bulan Oktober ini yaitu donasi ke Yayasan Yatim di sekitar Plant Sadang, bantuan perlengkapan ke SD Negeri Boreas yang berada di sekitar Plant Subang, bantuan ke Panti Yatim di wilayah Plant Bojonegara, dan perbaikan jalan Kabupaten Banyuasin, Desa Pulau Harapan di sekitar Proyek Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB). Ke depannya Manajemen optimis WSBP memiliki potensi katalis positif hingga tahun 2023. 
“Ini didukung dengan kenaikan anggaran infrastruktur pada APBN 2023 yang meningkat 7,75%, sinergi intra Grup Waskita, peningkatan pasar retail, market leader industri beton, peningkatan potensi pasar dari proyek BUMN dan Pemerintah seiring dengan kebijakan peningkatan kandungan dalam negeri, dan peluang proyek pembangunan infrastruktur di IKN. Dewi

Terus Berinovasi, PT Pos Indonesia Dekatkan Masyarakat dengan Akses Perbankan

Bisnistoday- PT Pos Indonesia (Persero) telah berusia 276 tahun. Selama 276 tahun melayani jasa pengiriman dan keuangan, BUMN di bawah kepemimpinan Faizal Rochmad Djoemadi ini terus berinovasi mendekatkan masyarakat dengan layanan perbankan dan bermitra dengan pemerintah menyalurkan beragam bantuan sosial (bansos).
“Setiap pondasi harus lebih dalam dan lebih besar dari bangunannya. 276 tahun dimaknai sebagai akar dan pondasi yang kokoh untuk membuat bangunan yang lebih tinggi lagi ke depan,” kata Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi. 
Berbekal semangat terus membangun tersebut, Pos Indonesia senantiasa melakukan inovasi dan terobosan. Pos Indonesia memahami banyak masyarakat, terutama di daerah dan pedesaan yang tak memiliki akses perbankan (bankable). Untuk itu, Pos Indonesia memfasilitasinya melalui aplikasi Pospay.
“Masyarakat ada tiga jenis, yaitu pertama, yang pengguna smartphone bisa menggunakan aplikasi Pospay melalui QRIS Pos. Kedua, masyarakat yang hanya pengguna handphone bisa pakai USSD. Ketiga, masyarakat yang tidak punya handphone bisa menggunakan Cek Pos Digital, pakai QR code. Ini terobosan yang kami lakukan mengantisipasi kondisi di lapangan,” kata SVP Financial Service Sales and Marketing PT Pos Indonesia (Persero) Haris, saat diwawancarai di Batam, baru-baru ini.
Berbicara mengenai aplikasi Pospay, Haris menjelaskan Pos Indonesia membidik pengguna di kota kedua dan ketiga.
“Masyarakat Indonesia belum semuanya terjangkau perbankan atau bankable. Kita hadir melalui Pospay di kota kedua dan ketiga,” kata Haris.
Tak hanya fokus di layanan jasa keuangan, Pos Indonesia yang telah lama dikenal dengan layanan jasa pengiriman kini dipercaya pemerintah dan sejumlah lembaga untuk mengirimkan atau menyalurkan uang bansos ke tangan penerima. 
“Pos Indonesia dikenal mengantarkan surat. Kali ini mengantarkan uang di program bansos. Penyaluran BLT ini merupakan salah satu dari fund distribution,” katanya. 
Terkait penyaluran BLT, tahun 2020 Pos Indonesia diminta pemerintah, melalui Kementerian Sosial, menyalurkan BLT covid. Kemudian, pada 2022 Pos Indonesia menyalurkan BLT minyak goreng, dan sekarang BLT BBM. 
“Kami juga sudah mendapat amanah dari pemerintah menyalurkan berbagai bantuan. Termasuk bekerja sama dengan PMI menyalurkan bantuan untuk korban bencana, yang terakhir di Lumajang,” ucapnya. 
Pos Indonesia berkomitmen menyelesaikan penyaluran bansos tepat waktu dan tepat sasaran. Untuk menjaga kepercayaan, Pos Indonesia melakukan terobosan dengan melakukan face recognition dan geotagging, yaitu memotret penerima dan rumahnya sebagai bentuk validasi data.
“Kita harus menjaga amanah dari negara. Kami concern di akuntabilitas. Oleh karena itu kami membuat aplikasi agar pemberi kerja (pemerintah) bisa memantau kinerja Pos Indonesia. Alhamdulillah pemerintah mengapresiasi, makanya kita terus dipercaya menyalurkan bantuan,” tutur Haris.
Penyaluran dana di Pos Indonesia, diakui Haris, merupakan salah satu kontribusi terbesar di layanan jasa keuangan. Selain itu, Pos Indonesia juga menyediakan jasa kurir yang melayani pengiriman hingga ke luar negeri. 
“Keberadaan Pos Indonesia ada di mana pun. Kita hadir untuk mendukung keperluan masyarakat. Kita menyediakan jasa kurir untuk pengantaran, serta transaksi layanan keuangan melalui Pospay,” katanya. Dewi

Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Tekan Potensi Kerugian Rp 4 Triliun Akibat Macet

Bisnistoday- Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai menerapkan sistem bayar tol non-tunai nirsentuh atau bayar tol tanpa henti (Multi Lane Free Flow/ MLFF). 
Dengan diberlakukannya MLFF, potensi kerugiaan akibat kemacetan di gerbang tol yang diperkirakan mencapai Rp4 Triliun per tahun itu bisa ditekan. 
Transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis MLFF ini akan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang memungkinkan perjalanan pengguna jalan tol dapat diketahui melalui GPS di ponsel pintar. 
Untuk mengakses jalan tol, pengguna jalan tol harus menggunduh apliasi CANTAS dan kemudian melakukan registrasi kendaraan beserta data diri serta pilihan pembayaran pada aplikasi tersebut. 
“Untuk tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol, dimana sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit beberapa waktu lalu.
Saat ini, pengembangan aplikasi CANTAS telah memasuki tahap finalisasi dan segera akan dilakukan uji coba secara internal. Nantinya, MLFF akan diberlakukan secara bertahap melalui masa transisi. 
Transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis MLFF ini sendiri akan dikelola oleh PT Roatex Indonesia Toll System (PT RITS) yang telah terpilih sebagai Badan Usaha Pelaksana. PT RITS merupakan perusahaan asal Hungaria, yang siap menginvestasikan dana mereka sebesar Rp4,4 Triliun untuk proyek ini.
Dalam sambutan pada perhelatan tahunan Hundindotech 3.0 Bisnis Forum yang berlangsung Rabu (5/10), Deputi Sekretaris Negara Bidang Hubungan Ekonomi Eksternal, Kementerian Luar Negeri Hungaria Katalin Bihari menyebutkan, MLFF merupakan proyek unggulan pemerintah Hungaria dengan menggunakan teknologi terbesar yang saat ini dimiliki mereka. 
“Roatex telah lama bekerja dengan para ahli Indonesia baik dari swasta maupun pemerintah dan memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai lingkungan jalan tol Indonesia dengan harapan dapat mengulang kesuksesan yang sama,” sebutnya.
Dalam sesi diskusi di forum ini, Dániel Mendelényi, Ambassador-at-large, Special Adviser Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria menyebutkan, banyak manfaat yang bisa diraih dengan sistem MLFF antara lain menghilangkan kemacetan di gerbang tol, mengurangi polusi maupun emisi karbon serta mendukung digitalisasi pembayaraan dengan membuka opsi seluruh instrumen pembayaran. 
Untuk itu ia berharap dukungan dari elemen masyarakat baik pemerintah maupun masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan MLFF. “Karena manfaatnya besar sekali kalau kita bisa 100 persen pindah ke transaksi tol nontunai nirsentuh,” jelasnya.
Sementara CEO of Roatex Zrt Zoltán Varga menjelaskan, Adapun cara kerja MLFF nantinya setiap pengguna tol yang masuk, harus mengaktifkan Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU dan perangkat Electronic Route Tiket pada aplikasi. Setelah E-OBU aktif, GPS akan menentukan posisi pengguna berdasarkan satelit yang kemudian proses pencocokan peta akan terjadi di pusat sistem. 
“Setelah perjalanan berakhir, pengguna keluar tol lalu akan ada pencocokan peta dan kemudian disimpulkan untuk perhitungan tarif,” sebutnya. Dewi

WSBP Peroleh Pendapatan Rp744 milliar di Q-1 2022

Bisnistoday- PT Waskita Beton Precast Tbk (Kode Saham : WSBP) menggelar Public Expose tahunan yang bertajuk Rebuilding Strength & Sustainability. Tema tersebut dipilih mengingat kesesuaiannya dengan fokus manajemen WSBP dalam memperbaiki fundamental bisnis dan kinerja perusahaan pasca selesainya restrukturisasi keuangan. Dalam acara yang digelar secara daring di Jakarta,Rabu 5 Oktober 2022, WSBP diwakili oleh jajaran Board of Directors.
Dalam pemaparannya, FX Poerbayu Ratsunu, President Director menegaskan 5 milestone penting dalam pemulihan kinerja WSBP tahun ini yaitu: 1) penyelesaian restrukturisasi atas kewajiban senilai Rp 8,9 triliun melalui Homologasi PKPU; 2) Pertumbuhan pendapatan usaha hingga 81% pada Juni 2022; 3) Mencatatkan ekuitas positif sebesar Rp 2,5 triliun; 4) Peningkatan profitabilitas operasional dengan laba bruto Rp 104 miliar; dan 5) Perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,15 triliun.
Seperti diketahui, pada 28 Juni 2022 WSBP dan seluruh krediturnya berhasil mencapai kesepakatan untuk melakukan restrukturisasi kewajiban sesuai dengan putusan homologasi. Meski sempattertunda akibat adanya permohonan kasasi dari PT Bank DKI, namun WSBP berkomitmen implementasi homologasi dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat. “Berdasarkan informasi dari Mahkamah Agung, permohonan kasasi sudah diputus Tolak,” jelas Poerbayu.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk implementasi perjanjian homologasi, termasuk aksi korporasi konversi utang menjadi ekuitas dan penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK),” lanjutnya.
Lebih lanjut, Director of Operations WSBP, Sugiharto, menjelaskan bahwa WSBP berhasil memperoleh Rp 1,15 triliun nilai kontrak baru per 30 September 2022. “Perolehan ini berasal dari proyek infrastruktur Grup Waskita Karya sebesar 76%, sedangkan sebesar 24% berasal dari pasar BUMN, Pemerintah, dan Swasta,” tambah Sugiharto.
Sepanjang semester I tahun ini, WSBP pun berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp744 miliar atau tumbuh 81% dari capaian periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini ditopang oleh seluruh lini bisnis WSBP yang berhasil pulih pasca ditekan pandemi Covid-19.
Saat ini WSBP tengah mengerjakan berbagai proyek infrastruktur, di antaranya Jalan Tol Kamal Teluk Naga-Rajak-Balaraja), Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Savasa residence, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB), Jalan Tol Cibitung-Cilincing seksi 1, dan Jalan TolTebing Tinggi-Seberlawan Seksi 4. 
“Kami telah menyusun strategi kunci melalui transformasi bisnis (internal reinforcement, business excellence, dan technology & digitalization), peningkatan quality & optimalisasi cost, peningkatanGCG dan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan optimal,” jelas Poerbayu.
Manajemen optimis WSBP memiliki potensi katalis positif hingga tahun 2023. Hal ini didukung dengan adanya kenaikan anggaran infrastruktur pada APBN 2023 yang meningkat 7,75% menjadi Rp 392 triliun, sinergi intra Grup Waskita Karya di mana WSBP menyuplai beton prioritas bagi proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk khususnya proyek PMN  (Penyertaan Modal Negara), peningkatan pasar retail yang diproyeksikan meningkat lebih dari 50% khususnya dari segmen produk readymix, market leader industry beton di mana WSBP masih kokoh sebagai salah satu market leader industry manufaktur dengan kapasitas produksi besar, peningkatan potensi pasar dari proyek BUMN dan Pemerintah seiring dengan kebijakan peningkatan kandungan dalam negeri, dan adanya peluang proyek pembangunan infrastruktur di IKN. Dewi

JFX Luncurkan Kontrak Berjangka Unggulan Emas dan Olein

Kontrak berjangka Emas 10 gram dan kontrak berjangka Olein 100 kg mendapat persetujuan dari BAPPEBTI pada tanggal 7 September 2022 dan di launching pada tanggal 30 September 2022 yang dilaksanakan secara hybrid yang berlokasi di kantor JFX. 
Pada kegiatan ini dihadiri juga secara fisik oleh Pejabat Eselon 2 Bappebti, Direksi dan Komisaris PT Bursa Berjangka Jakarta, Direksi PT Kliring Berjangka Indonesia, dan beberapa Perwakilan Anggota Bursa.
Pada acara launching tersebut, Stephanus Paulus Lumintang Direktur Utama JFX mengatakan , GOL10 dan OLE01 mempunyai spesifikasi yang menarik dimana dengan size kontrak yang lebih kecil tapi tidak mengecilkan kualitas yang akan disampaikan untuk meningkatkan transaksi perdagangan berjangka. 
“Kami mempunyai optimisme bahwa JFX dan KBI dalam GOL10 & OLE01 akan meraih kesuksesan dalam meningkatkan transaksi multilateral baik dari quality maupun quantity. Untuk itu kami mengharapkan partisipasi aktif dari member JFX yang sudah dijembatani dengan pelaku pasar fisik yang ada di Indonesia. JFX akan terus berinovasi dan menyiapkan kontrak-kontrak baru untuk di tahun 2023 yang akan datang,” ujar Paulus dalam keterangan persnya, 1/10/22.
Paulus juga menyatakan bahwa “Tahun 2023 telah ditetapkan JFX sebagai tahun SETIA. Simplicity, Educativeness, Trust, Innovative-Informative, Accountability. Tentunya, JFX tidak akan pernah berhenti dengan apa yang telah dilakukan dari waktu ke waktu dengan konsentrasi dalam meningkatkan transaksi multilateral”.
Setelah sambutan tersebut, Paulus memberikan kejutan dengan mengumumkan bahwa dalam rangka merayakan peluncuran kontrak baru GOL10 dan OLE01, JFX dan KBI memutuskan untuk memberikan Holiday Fee atau biaya transaksi gratis untuk kedua kontrak baru hingga akhir November 2022. 
Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada member JFX-KBI yang telah mendukung kontrak baru ini dan juga sebagai undangan kepada para retailer, pelaku usaha dan masyarakat agar mencoba bertransaksi Multilateral. Ini merupakan kesempatan yang bagus untuk masuk ke industri perdagangan berjangka dan merasakan dampak baiknya.
Budi Susanto, Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan “Adanya Kontrak berjangka Emas 10 gram dan kontrak berjangka Olein 100 kg ini tentunya akan memberikan alternatif baru bagi para investor di industri perdagangan berjangka komoditi. Sebagai lembaga Kliring, KBI akan terus berkolaborasi dengan JFX untuk memberikan pilihan investasi bagi masyarakat. Selain itu, dalam perannya sebagai lembaga Kliring, KBI juga tentunya akan menjaga proses penyelesaian transaksi yang akuntable dan aman”.
Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Tirta Karma Senjaya mewakili Plt Kepala Bappebti dalam arahannya menyampaikan “Dengan diluncurkan Kontrak GOL10 dan OLE01 diharapkan dapat meningkatkan transaksi multilateral dan perkembangan industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia”.
“Peluncuran kontrak baru ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari member yaitu pialang dan pedagang yang nantinya akan melakukan kegiatan transaksi untuk kontrak GOL10 dan OLE01, partisipasi aktif dari member harus disambut baik, semoga dengan adanya kontrak baru GOL10 dan OLE01, akan menambahwarna baru dalam industri perdagangan berjangka komoditi” tegas Tirta.
Setelah pengarahan dari Bappebti, ditayangkan live system sebagai tanda telah diresmikan kontrak GOL10 dan OLE01 di Bursa Berjangka Jakarta. Terlihat Telah terjadi transaksi dan memasang harga sebagai tanda kontrak ini bisa langsung ditransaksikan oleh nasabah pialang berjangka. Harapannya kontrak ini menjadi trigger dalam perkembangan transaksi multilateral.
JFX berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan produk multilateral yang dapat menjayakan industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia dan juga tanpa henti memberikan pelayanan yang terbaik bagi member, pelaku usaha dan seluruh masyarakat Indonesia agar lebih mengenal perdagangan berjangka di Indonesia. 

Mendekatkan Bisnis UMKM dengan Pembeli secara Digital, Startup DekatKita Resmi Meluncurkan Layanannya

Bisnistoday – Perkembangan dunia digital yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir memberikan kesempatan yang luas untuk bisnis dapat turut berkembang. 
Namun, masih banyak pelaku usaha yang masih mengalami kesulitan untuk melakukan adaptasi digital untuk dapat mendapatkan pelanggan, memasarkan produk mereka dan mengatur pemesanan yang ada, khususnya pada kemampuan bisnis berskala kecil dan menengah (UMKM). Sehingga pada akhirnya membuat bisnis mereka kurang dikenal bahkan di lingkup wilayah sekitar mereka.
DekatKita, startup yang bergerak untuk memudahkan UMKM untuk memiliki toko online dan melakukan pemasaran produk secara online, telah resmi mengumumkan layanan utamanya yang kini hadir di tengah masyarakat Indonesia. 
DekatKita didirikan untuk memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang saat ini mempunyai tantangan atas beragam biaya yang timbul pada platform online yang telah ada sebelumnya namun tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. 
DekatKita memiliki tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian bisnis UMKM dengan memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai alat pemasaran bisnis ke lingkungan sekitar. 
Platform ini juga memiliki fitur yang memudahkan UMKM untuk membuat promosi,  membagikannya ke media sosial, dan mengelola pesanan dengan mudah dan tanpa biaya apapun.
“Kami melihat secara nyata bertumbuhnya bisnis-bisnis potensial yang dirintis dari rumah selama masa pandemi dua tahun belakangan. Kami ingin membangun sebuah jaringan yang mendekatkan para pelaku bisnis ini, dalam satu platform yang mudah untuk diakses, ke para pembeli potensial di sekitar lokasi mereka,” ungkap Inez Rahmadyani, dari tim DekatKita dalam siaran persnya, Jakarta 4/10/22.
“DekatKita dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM ini untuk mengembangkan bisnis, meningkatkan pemahaman UMKM tentang pemanfaatan media digital dalam pemasaran produk dan memiliki toko online dengan cara yang mudah”Penjual dapat memulai dengan mengakses platform DekatKita cukup melalui smartphone di dekatkita.co untuk mengunggah foto dan deskripsi berbagai produk & jasa yang mereka jual dalam satu tampilan toko yang menarik, memungkinan penjual dan pembeli untuk dapat berinteraksi dan bertransaksi langsung. Semua proses untuk UMKM go online ini, dapat dilakukan secara gratis, tanpa melalui tahap registrasi yang rumit.
“Jujur saya senang sekali di DekatKita karena mendapatkan banyak penjualan dan tanpa potongan biaya apapun. Dengan menggunakan DekatKita, penjualan saya meningkat banyak dari omzet kisaran 3-4 juta sebulan menjadi 15 juta dalam waktu 1 bulan sejak saya bergabung. Dengan menggunakan DekatKita, saya dapat dengan mudah mempromosikan usaha saya, mendapatkan pesanan, dan direkomendasikan oleh pelanggan dan teman-teman”, ungkap Henyda Husin, salah satu pemilik toko online di platform DekatKita.
DekatKita berkembang dan diterima dengan cepat oleh para pelaku usaha kecil. Tidak lama setelah diperkenalkan ke masyarakat, saat ini ribuan bisnis UMKM dari wilayah Bandung, Bogor dan Malang telah terdaftar dalam platform DekatKita. 
DekatKita juga berkolaborasi dengan organisasi entrepreneur kewilayahan seperti JABARpreneur untuk membantu mengembangkan bisnis UMKM khususnya di wilayah Jawa Barat, dan akan terus mengembangkan layanannya ke wilayah-wilayah lain di Indonesia dalam waktu dekat. Dewi

Suharso Monoarfa Percepat Penurunan Angka Kemiskinan Melalui Regsosek

Bisnistoday – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan, belanja Pemerintah dalam Pembangunan Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Sosial Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI telah menyepakati kebijakan belanja kementerian dan lembaga menurut bidang pembangunan. 
Dari akun pribadi Suharso Monoarfa menyatakan, belanja pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta serta akselerasi penurunan prevalensi stunting, antara lain meliputi hal berikut.  Pertama, meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta melalui transformasi sistem kesehatan. 
Kedua, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, KB dan kesehatan reproduksi, serta pelayanan kesehatan usia lanjut. Ketiga, mengakselerasi penurunan stunting. Keempat, mendukung kemandirian serta peningkatan mutu dan daya saing farmasi dan alat kesehatan. Kelima, meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengawasan obat dan makanan. 
Dalam bidang perlindungan sosial, belanja pembangunan diarahkan untuk mempercepat penurunan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan SDM jangka panjang, antara lain sebagai berikut. 
Pertama, melakukan perbaikan data dan penargetan program perlinsos melalui pembangunan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Regsosek itu sendiri adalah sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo pada pidato kenegaraan nya di DPR RI pada tanggal 16 Agustus lalu.
Kedua, mendukung penguatan graduasi kemiskinan melalui penguatan program pemberdayaan dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE). Ketiga, melakukan penguatan perlindungan sosial sepanjang hayat termasuk penguatan program bagi lansia dan disabilitas. 
Keempat, mendukung pelaksanaan perlindungan sosial yang adaptif terhadap krisis. Dalam bidang pendidikan, belanja diarahkan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berdaya saing dan mampu beradaptasi pasca pandemi, 
Koordinator Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman mendukung kinerja Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Bappenas dibawah Suharso Monoarfa dalam Pembangunan Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Sosial. Apalagi DPR RI telah menyepakati kebijakan belanja kementerian dan lembaga menurut bidang pembangunan. 
“Kinerja Bappenas dalam Pembangunan Pendidikan, Kesehatan dan Perlindungan Sosial. Paska pandemi, masyarakat masih membutuhkan program nyata pemerintah, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Bappenas harus terus memperbaiki sistem pengendalian internal agar program yang direncanakan berjalan dengan baik,” ujar Jajang di Jakarta, Senin (3/10/2022).
Jajang menegaskan, program terkait pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial Bappenas sebagai mayor projects projek utama rencana kerja pemerintah RKP 2023 harus benar-benar jadi prioritas karena outputnya jelas untuk masyarakat, mengingat selain fokus pada tiga sektor di atas ada beberapa projek utama pemerintah, seperti pemindahan ibukota baru, proyek infrastruktur yang pastinya membutuhkan anggaran besar.
Pelaksanaan program terkait Pendidikan kesehatan dan perlindungan sosial, Bappenas harus belajar dari permasalahan lainnya misalnya program bansos saat pandemi yang masih terjadi penyelewengan. Bappenas dalam menjalankan programnya perlu menggandeng pihak eksternal seperti KPK kejaksaan atau kepolisian terkait pencegahan penyelewengan, akan lebih efektif jika program dijalankan dengan prinsip transparan sehingga publik dapat berpartisipasi dalam pemantauan program. 
“Diharapkan dengan Bappenas menjalankan program dengan pengendalian internal yang baik, melibatkan banyak stake holder seperti APH dan masyarakat, target pembangunan di tahun 2023 bisa tercapai khususnya soal percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, dengan target menuntaskan kemiskinan 2,5 sampai 3 juta,” pungkasnya. Dewi

Lewat Webinar Sanubari, SiCepat Rangkul Lebih dari 2.000 UMKM Menuju Ekosistem Digital G20

Bisnistoday.com, Jakarta– Program UMKM Sanubari (UMKM Siap Bangkit Untuk Negeri) SiCepat Ekspres yang telah berjalan sejak bulan Juli lalu telah berhasil merangkul sebanyak 2.235 penggiat usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dalam rangkaian webinar sesi pertama hingga keenam.

Pada rangkaian webinar ini, SiCepat berfokus dalam membantu UMKM untuk mempertajam skill bisnis melalui materi digital marketing di antaranya optimalisasi media sosial dan platform e-commerce dalam misi menuju ekosistem digital G20 yang tengah digalakkan pemerintah.

Dari 2.235 peserta yang berpartisipasi pada enam sesi webinar Sanubari, 73% diantaranya merupakan seller online yang telah berjualan di platform e-commerce dan 27% sisanya merupakan masyarakat umum yang berencana memulai bisnis. Para partisipan webinar ini berasal dari berbagai kota di Indonesia di antaranya wilayah Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Sulawesi.

The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres menyampaikan bahwa kolaborasi SiCepat dengan beberapa mentor ahli bidang digital marketing yang dibungkus melalui webinar Sanubari ini diharapkan dapat menjadi ilmu yang berharga bagi rekan UMKM, khususnya untuk bekal migrasi ke ekosistem digital.

“Persaingan pasar yang semakin ketat membuat UMKM harus semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk bisa berkembang,” ungkap The Kim Hai.

Di samping itu, beberapa UMKM juga menyampaikan testimoninya setelah mengikuti sesi webinar Sanubari yang diselenggarakan oleh SiCepat Ekspres. Aldi Septian Al Qohar, salah satu UMKM yang berpartisipasi dalam webinar Sanubari menyampaikan,’’Webinar ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai seller UMKM yang baru memulai bisnis. Banyak ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam bisnis. Terima kasih untuk SiCepat Ekspres yang telah menyelenggarakan webinar ini, saya harap acara semacam ini bisa terus diadakan untuk mendukung kami UMKM agar terus produktif.’’

Tak hanya melalui rangkaian webinar saja, program Sanubari juga mendukung UMKM melalui rangkaian kegiatan Sanubari Business Plan Competition. Masa periode pendaftaran kompetisi ini dimulai sejak 1 Agustus 2022 dan telah berakhir pada 18 September 2022 lalu. Saat ini, 23 peserta dari total 50 pendafar yang telah lolos tahap seleksi administrasi tengah mempersiapkan diri untuk mempresentasikan ide bisnisnya di hadapan para juri pada 3-5 Oktober 2022 mendatang. SiCepat Ekspres telah menyiapkan bantuan dana usaha senilai Rp50 juta bagi 10 peserta terbaik berdasarkan penilaian dewan juri.

Rangkaian webinar Sanubari masih akan berlangsung hingga bulan November 2022 mendatang. Melalui program Sanubari SiCepat Ekspres ini, diharapkan dapat membuka kesempatan bagi UMKM untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar dapat bersaing di ekosistem UMKM Digital yang tengah ditargetkan oleh pemerintah Indonesia.

Hebat! Sicepat Ekspres Dan Indonesia Pasti Bisa Berikan Bantuan Untuk Rumah Pejuang Kanker Ambu

Bisnistoday.com, Bandung-SiCepat Ekspres berkolaborasi dengan Indonesia Pasti Bisa  memberikan bantuan kepada Rumah Pejuang Kanker Ambu, rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang dalam perawatan rumah sakit di Kota Bandung. Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu pada Kamis, (22/9).

SiCepat Ekspres memberikan bantuan berupa biaya operasional senilai Rp20 juta, paket sembako senilai Rp8 juta, dan kelengkapan prasarana rumah singgah senilai Rp5 juta untuk membantu para pejuang kanker yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan.

Pada kesempatan yang sama, Indonesia Pasti Bisa juga memberikan bantuan berupa perlengkapan alat kesehatan seperti kursi roda, alat bantu dengar, alat tandu lipat, dan lainnya senilai Rp15 juta. Pemberian bantuan diharapkan dapat membantu program Rumah Pejuang Kanker Ambu sebagai wadah pasien penderita kanker serta mendukung proses penyembuhan para penderita kanker dengan memberikan paket sembako, biaya operasional, dan alat bantu kesehatan.

Pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu, Dewi Nurjanah, mengapresiasi dan berterima kasih atas partisipasi SiCepat Ekspres dan Indonesia Pasti Bisa atas bantuan yang diberikan kepada Rumah Pejuang Kanker Ambu.

“Bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk keperluan operasional dan kebutuhan sehari-hari mengingat tingginya kebutuhan pasien dan keluarga pasien yang menempati rumah singgah kami,” ungkap Dewi.

Sementara itu, Rangga Andriana selaku Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program lanjutan SiCepat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dalam lingkup kesehatan.

“Setelah fokus mendukung percepatan pemulihan pasien Covid-19, kami juga ingin membantu masyarakat dengan riwayat penyakit lainnya seperti pasien kanker di Rumah Pejuang Kanker Ambu. Kebutuhan rumah singgah untuk mempermudah mobilitas pasien dan keluarga pasien sangat diperlukan selama pasien menjalani masa pengobatan,” ungkap Rangga.

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan yayasan yang berdiri sejak tahun 2009 dan terus berkembang dan hingga kini telah memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana Dalam, Kota Bandung. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia anak-anak sebanyak 15 orang. Sedangkan dua rumah lainnya dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama.

Dalam aktivitas sehari-hari di rumah singgah, para pejuang kanker yang datang didampingi oleh relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Untuk mengisi kegiatan selain rawat jalan ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya. Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Dalam menjalani kegiatan keseharian tersebut rumah kanker ambu didukung dengan berbagai macam peralatan yang membantu para pasien untuk menjalani aktivitasnya seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat berjalan dan alat kesehatan lainnya.