Bisnistoday- PT Anggana Catur Prima (ACP), produsen saus sambel Dua Belibis berhasil memecahkan Rekor Muri Superlatif kategori Bakso Gepeng Terbesar Dunia.
Piagam Rekor Muri diserahkan oleh Senior Manajer Muri, Andre Purwando kepada Chief Executive Officer (CEO) PT Anggana Catur Prima, Harry Widjaja di ajang Festival Kuliner ITC BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (27/4/2019).
Harry mengatakan, bakso gepeng ini dikerjakan selama tiga hari oleh 15 pekerja dengan menggunakan sedikitnya 500 kilogram daging sapi. Pekerjaan dimulai dengan membuat moulding berukuran 3,3 m berbahan stanless steel, dilanjutkan dengan pembuatan adonan hingga proses memasak.
“Bakso ini diperkirakan mencapai 2.500 porsi dan akan dibagikan pada pengunjung Festival Kuliner ITC BSD City secara gratis, serta disalurkan ke panti-panti asuhan sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR) saus sambel Dua Belibis,” ujarnya kepada awak media.
Lanjut Harry, bakso gepeng terbesar ini memiliki diameter hingga tiga meter, ketebalan 12 cm serta berbobot hingga 1,2 ton, bakso gepeng besutan ACP tersebut dianggap melampaui rekor bakso gepeng terbesar sebelumnya dengan diameter 1,65 meter yang tertoreh di Surabaya.
Selain ACP yang berperan sebagai pemerakarsa, pembuatan bakso jumbo tersebut melibatkan team teknis Jiis Comm, ITC BSD dan Bakso Rusuk Joss.
Reggy Milyardi Prabowo, Brand Manager Dua Belibis, mengungkapkan, hal ini merupakan strategi perusahaan dalam memperkuat eksistensinya dalam industri kuliner di Tanah Air.
“Dua Bellibis tidak mematok target nilai penjualan di Festival Kuliner yang berlangsung pada 12 April – 28 April 2019. Membuat bakso raksasa merupakan upaya mengejar target ACP menjadi produsen saus sambel dengan penguasaan pangsa pasar terbesar kedua tahun ini, dari saat ini berada di posisi ketiga,” ungkapnya.
Sebagai catatan, Festival Kuliner yang digelar oleh ITC BSD tersebut diikuti oleh 70 tenant, dimana sebagian besar menyajikan bakso, gorengan dan kuliner lain. Penyelenggara acara menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 4 miliar pada ajang tersebut.
“Tiga hari menjelang berakhirnya Festival Kuliner, nilai transaksi yang diraih oleh 70 tenant yang berpartisipasi mencapai Rp 3 miliar,” ujar Fransiska dari pihak Manajemen ITC BSD. Dewi