Bisnistoday- Hunian vertikal nampaknya masih menjadi primadona kaum urban, khususnya masyarakat Jakarta sebagai tempat tinggal. Ini dibuktikannya dengan masih banyaknya pembangunan hunian vertikal, dan selalu ludes terjual.

Salah satunya adalah PT Cempaka Sinergi Realty milik Gamaland Corp yang telah melakukan tutup atap untuk Tower 1 Apartemen Arandra Residence di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat (31/5).

Tower I yang bernama Prosperity tersebut, mulai dibangun akhir tahun 2016 dan ditargetkan akan serah terima ke pembeli pada bulan Maret atau April 2020.

Joy D Lango, Senior General Manager Sales & Marketing  Arandra Residence mengatakan, Tower Prosperity sudah terjual 50% dari 250 unit yang dipasarkan. “Kami targetkan 125 unit sisanya sudah terjual habis pada Januari 2019,” ujarnya saat Konfrensi Pers usai seremoni penutupan atap tersebut.

Joy optimistis pihaknya mampu mencapai target tadi meski industri properti tengah dilanda pelemahan. Selain karena Gama Land telah memiliki reputasi yang baik sebagai pengembang proyek pencakar langit, salah satunya Hotel Westin Jakarta yang merupakan gedung tertinggi di Indonesia. Proyek apartemen tersebut berada di lokasi yang strategis di Jakarta Pusat.

Lanjutnya,Apartemen ini bisa dikatakan barang antik/ langka dan mewah di Jakarta.”Mana ada di Jakarta Pusat sedang dibangun apartemen dengan tanah seluas 2,7 Ha. Hanya kita satu-satunya yang punya,” ujarnya.

Hunian vertical itu akan di isi dengan lima menara yang berkapasitas lebih dari 1.000 unit apartemen. Kawasan Cempaka Putih yang padat penduduk digadang-gadang merupakan apartemen berstandar internasional.

“Bahkan kami juga menyediakan Semi Private Lift yang langsung Pintu Lift dibuka depan Unit yang dimiliki oleh Penghuni dengan Acsess Card yang kami sediakan,” imbuhnya.

Ada 3 hal unik yang tidak dimiliki oleh apartemen lain yaitu, Parkir dengan Ratio 1:1 dimana setiap unit akan mendapatkan Lot Parkir.

Selain itu terdapat Beach Pool dengan pantai bergaya pantai Kuta Bali, di Lantai 8 dengan hamparan Pasir putih yang didatangkan dari Bangka Belitung. 

Dan terakhir, Arandra Apartemen  memakai konsep Build & SELL dimana membangun apartemen dahulu baru menjual.

Sesuai dengan arti dari nama Arandra yang berasal dari bahasa Sansekerta (Lima Unsur Jalan Kehidupan) ada lima tower di Arandra yaitu Prosperity, Bliss, Paragon, Serenity, dan  Liberty.

Adapun tipe unit yang ditawarkan terbagi tiga yakni tipe studio degan luas 32 m2 yang dibandrol seharga Rp 1,056 miliar, lalu tipe 2 kamar seluas 62,75 m2 dengan harga Rp 2,5 miliar dan tipe 3 kamar seluas 79 m2 dengan harga Rp 2,8 miliar. Joy mengklaim tipe tiga kamar merupakan unit yang paling laris.

Menurutnya khusus di Tower I, pihaknya hanya mengalokasikan sekitar 30% untuk tipe studio. Selebihnya tipe dua kamar dan tiga kamar. “Sementara pada tower lainya yang akan dibangun pada tahap berikutnya yakni Bliss, Paragon, Serenity & Liberty tidak tersedia tipe studio. Total unit untuk 5 tower Arandra Residence tersebut sebanyak 1.000 unit” imbuhnya.

Terkait nilai investasi proyek Tower Prosperity dikatakan mencapai Rp 250 miliar. Sementara total investasi untuk 5 tower apartemen yang dibangun di proyek Arandra Residece mencapai angka Rp 1 triliun. 

“Dana awal pembangunan disiapkan oleh Gama Land, sebab kami tidak mau menjual konsep. Unit akan kita pasarkan setelah proyek sudah dibangun. Strategi ini demi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap proyek-proyek yang dikembangkan oleh Gama Land,” katanya. Dewi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *