Bisnistoday.com, Tangerang – Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar Media Gathering 2026 yang mempertemukan insan media, akademisi, dan perwakilan TNI dalam suasana kebersamaan di bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut dihadiri 36 jurnalis dari 27 media, mulai dari reporter, editor, redaktur hingga manajer media.

Associate Vice President of Student Development, Alumni and Corporate Relations UPH, Dr. Andri M. Panjaitan, MT, CPHCM, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap peran media yang selama ini turut mengawal perjalanan dunia pendidikan melalui pemberitaan yang konstruktif.“Pertemuan ini bukan sekadar acara silaturahmi, tetapi ruang perjumpaan antara dua dunia yang sama-sama membentuk masa depan bangsa, yaitu pendidikan dan jurnalisme,” ujar Andri.

Menurutnya, dunia kampus memiliki peran dalam membentuk pemikiran dan karakter generasi muda, sementara media berperan membangun percakapan publik serta kesadaran kolektif masyarakat.“Ketika keduanya berjalan bersama, dampaknya dapat melampaui ruang kelas maupun ruang redaksi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi, yang menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis bagi TNI dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

“Kami sangat dekat dengan media karena tugas kami adalah menginformasikan berbagai kegiatan TNI dari Sabang sampai Merauke,” ujar Osmar.

Ia menjelaskan bahwa Puspen TNI setiap hari berinteraksi dengan media untuk mempublikasikan berbagai kegiatan TNI, sekaligus memfasilitasi peliputan berbagai peristiwa penting di lapangan.

Osmar juga mencontohkan kolaborasi antara TNI dan media saat peliputan bencana di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu. Ketika akses menuju lokasi terputus dan transportasi terbatas, TNI memfasilitasi jurnalis untuk menuju daerah terdampak menggunakan pesawat militer.“Kami mengajak rekan-rekan media berangkat menggunakan pesawat Hercules menuju Aceh dan Medan, kemudian dilanjutkan dengan helikopter ke lokasi terdampak,” jelasnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut penting agar masyarakat dapat memperoleh informasi langsung dari lokasi kejadian secara akurat.

Selain dengan media, Osmar juga menekankan bahwa TNI memiliki hubungan yang erat dengan dunia pendidikan. Pimpinan TNI kerap memberikan kuliah umum di berbagai kampus, termasuk di UPH, dengan materi kepemimpinan, nasionalisme, hingga wawasan kebangsaan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Osmar mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga kredibilitas informasi. “Mari kita bersama-sama membangun bangsa ini melalui profesi kita masing-masing dengan menyampaikan informasi apa adanya, tanpa menambah maupun mengurangi,” ujarnya.

Sementara itu, Andri menegaskan bahwa UPH ingin terus membangun kemitraan dengan media yang bersifat relasional dan berdampak jangka panjang, bukan sekadar hubungan transaksional.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang mencerahkan serta menjembatani dunia pendidikan dengan masyarakat luas.“Kami berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan media dapat terus menghadirkan narasi yang konstruktif serta mengangkat kontribusi pendidikan tinggi bagi masa depan Indonesia,” katanya.

Kegiatan Media Gathering UPH 2026 ditutup dengan kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa bagi para tamu yang menjalankan ibadah Ramadan. Adg_br

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *