Bisnistoday -The Izzara, apartemen strata title di kawasan bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan, mentargetkan akan selesai di akhir tahun 2018 ini.
Apartemen high end besutan PT Grage Trimitra Usaha dan Alila Group ini, dibangun di atas lahan seluas 3,5 ha dengan konsep eco luxury yang terdiri dari dua tower apartemen serta fasilitas ritel dan perkantoran Sima Office Tower.
Dari luas tersebut, sekitar 20% nya digunakan untuk pembangunan apartemen The Izzara, sementara dimanfaatkan untuk pembuatan taman atau ruang terbuka hijau
WinartiIndrajaya, Executive Director PT Grage Trimitra Usaha mengatakan, proyek tersebut merupakan proyek yang dibangun oleh beberapa pihak yang berasal dari Alila Group maupun Grage Group.
“Pemilik Alila Group itu Franky Tjahyadikarta. Lalu Pak Franky join dengan Grage Group membuat PT Grage Trimitra Usaha,” ujar Winarti Indrajaya di Jakarta, Selasa (13/2).
Winarti menambahkan, saat ini koridor TB Simatupang telah menjadi favorit pekerja asing (ekspatriat). Terlebih TB Simatupang juga diapit kawasan-kawasan yang sangat premium seperti Pondok Indah dan Kemang yang juga merupakan kawasan favorit ekspatriat untuk tempat tinggal.
“Kombinasi apartemen premium dengan office tower kami akan menciptakan kesinambungan dan value lebih di lokasi ini. Jadi saling terkoneksi antara tempat kerja dan hunian yang nyaman. Makanya potensi sewa di sini sangat besar dan beberapa perusahaan asing sudah menyatakan minatnya untuk menyewa,” urainya.
The Izzara ditawarkan secara resmi sejak tahun 2015 berisi 523 unit apartemen . Tower South 30 lantai sebanyak 226 unit dan tower North 27 lantai sebanyak 297 unit saat ini penjualannya diklaim sudah mencapai 80 persen. Tipe unitnya 1-3 kamar tidur (KT) ditambah penthouse berukuran 64-199 m2 seharga Rp40 juta/m2 atau Rp3–15 miliar per unit.
Bisa dibilang ini adalah proyek apartemen pertama yang digarap oleh Grage Group dengan menggandeng Alila Group dengan segmen baik investor maupun end user, termasuk di antaranya merupakan kalangan ekspatriat.
Untuk pre hand over kepada para konsumen telah dilangsungkan secara parsial, khususnya untuk unit-unit di lantai terbawah.
Adapun sejak dipasarkan pertama kali, nilai jual apartemen Izzara per unit berkisar Rp 21 juta per meter persegi. Saat ini, nilai penjualan sudah menginjak di kisaran angka Rp 41 juta per meter persegi.
Kawasan mixed use tersebut rencananya juga akan dibangun gedung perkantoran yang ditargetkan selesai pada tahun 2019. Saat ini sudah sekitar 30% pra komitmen untuk gedung perkantoran dari total 66.000 meter persegi yang akan dibangun.
Berada di lokasi strategis, The Izzara akan dikelola bak service apartment dengan menyediakan fasilitas housekeeping, valet parking, hingga divisi rental untuk memudahkan pemilik menyewakan unitnya. Dewi