Midea Perkuat Sinergi Industri dan Perguruan Tinggi melalui Kemitraan Bersama ICCN

Bisnistoday– Midea Electronics Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta Indonesia melalui kemitraan strategis bersama Indonesia Career Center Network (ICCN). 

Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian ICCN Summit 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (15/10). 

ICCN Summit 2026 merupakan agenda tahunan yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Transformasi Pusat Karier: Membangun Talenta Adaptif Menghadapi Tantangan Global.” 

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda strategis yang dirancang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia, mulai dari Konferensi Ilmiah, Panel Session, Industry Gathering, Workshop hingga penandatanganan MoU bersama sejumlah mitra industri. 

Presiden ICCN, Dr. Rosaria Mita Amalia, S.S., S.IP., M.Hum., menegaskan pentingnya peran dan adaptabilitas pusat karier perguruan tinggi dalam merespons perkembangan pasar kerja yang semakin dinamis. 

“Melalui ICCN Summit 2026, kami berkomitmen mendorong transformasi pusat karier di perguruan tinggi agar dapat melahirkan lulusan yang tak hanya kompeten, tetapi juga siap beradaptasi dengan percepatan teknologi dan kebutuhan industri global,” ujar Dr. Rosaria Mita Amalia ujarnya dalam siaran pers, Yogyakarta, 15 Oktober 2026 

Selama tiga hari melibatkan 210 peserta dari 110 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia serta 20 mitra dari berbagai industri. Forum ini juga menghadirkan sejumlah praktisi dan narasumber dari dunia pendidikan, industri, pengembangan sumber daya manusia, hingga ekosistem digital. 

Salah satu narasumber yang hadir adalah Astri Purnamasari, Head of Human Resources & Operations Midea Electronics Indonesia, yang berbagi perspektif dari sisi industri mengenai perkembangan kebutuhan talenta serta pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan dunia kerja. 

Kehadiran Midea dalam ICCN Summit 2026 tidak hanya melalui sesi diskusi, tetapi juga diperkuat dengan penandatanganan MoU antara Midea Electronics Indonesia dan ICCN. 

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Jack Ding, President Director Midea Electronics Indonesia, didampingi Astri Purnamasari serta Hafizh Maulana, Head of Marketing Communications Midea Electronics Indonesia. 

“Seiring dengan pertumbuhan bisnis Midea di Indonesia, kebutuhan akan talenta yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global semakin meningkat. Perguruan tinggi dan career center memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan agar mampu menjawab kebutuhan industri dan siap dengan dinamika dunia kerja. Melalui kolaborasi dengan ICCN, kami berharap dapat memperkuat hubungan dengan perguruan tinggi sekaligus membuka lebih banyak ruang untuk berbagi wawasan industri, pengembangan kompetensi, serta peluang karier,” ujar Astri.

Melalui kemitraan ini, Midea berupaya memperluas peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, antara lain melalui program kesiapan karier, berbagi wawasan industri, serta inisiatif yang memberikan mahasiswa paparan langsung terhadap dunia kerja. Dewi

Bank BSN Gebrak Pasar Anak Muda, Tawarkan KPR DP 1% Tenor 40 Tahun

BISNISTODAY.COM, Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mendorong pekerja muda untuk segera mewujudkan kepemilikan rumah pertama melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dan uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen.

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan bahwa kepemilikan rumah bagi pekerja muda masih menghadapi sejumlah tantangan finansial, mulai dari kenaikan harga properti yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan, keterbatasan dana uang muka, hingga gaya hidup konsumtif yang dapat memengaruhi kemampuan memperoleh pembiayaan.

“Usia muda justru merupakan keunggulan dalam perencanaan pembiayaan properti karena memungkinkan pengambilan tenor yang panjang. Rumah pertama tidak harus menjadi rumah impian terakhir. Pekerja muda dapat menerapkan konsep starter home atau memulai dari rumah yang sesuai dengan kapasitas finansial saat ini,” kata Yut Penta dalam gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” pada ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta International Convention Center, Sabtu (17/10).

Gelar wicara tersebut turut menghadirkan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) Sid Herdi Kusuma.

Sebagai solusi, Bank BSN menyediakan fasilitas KPR Subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) maupun KPR Non-Subsidi yang menyasar kebutuhan generasi muda. KPR Subsidi FLPP memiliki fitur yang menarik mulai dari uang muka mulai 1%, jangka waktu s.d 40 tahun, margin 5% untuk rumah tapak dan 6% untuk rumah susun tetap selama jangka waktu pembiayaan, serta subsidi bantuan uang muka hingga Rp 4 juta (bagi rumah tapak). 

Sedangkan, KPR Non Subsidi menyediakan beragam pilihan pembiayaan, antara lain margin mulai dari 3,65 persen dengan skema tetap (fixed) selama satu tahun, pilihan angsuran berjenjang, serta jangka waktu s.d 30 tahun. Nasabah juga memiliki keleluasaan memilih hunian berupa rumah tapak maupun rumah susun sesuai dengan kebutuhan.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, Bank BSN mengingatkan calon nasabah untuk tetap memperhatikan kesiapan finansial (financial readiness) sebelum mengajukan KPR. Salah satu aspek penting yang perlu diperhitungkan adalah rasio cicilan terhadap penghasilan bulanan agar kewajiban angsuran tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan hidup lainnya.

Yut Penta juga menyoroti penggunaan pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater di kalangan pekerja muda. Menurut dia, pengelolaan utang konsumtif secara bijak menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan keuangan sekaligus rekam jejak kredit pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

“Riwayat pembayaran yang baik memegang peranan penting untuk memudahkan persetujuan pembiayaan KPR,” ujarnya.

Fokus perseroan pada segmen pekerja muda ini sejalan dengan posisi fundamental Bank BSN sebagai pemain utama pembiayaan perumahan di industri perbankan syariah nasional. Saat ini, Bank BSN menduduki peringkat kedua sebagai bank syariah terbesar di Indonesia berdasarkan indikator total aset.

Dari sisi portfolio berdasarkan kinerja 30 September 2026, pembiayaan KPR Bank BSN tercatat mencapai Rp58,9 triliun, terdiri atas KPR Subsidi sebesar Rp39,7 triliun dan KPR Non-Subsidi senilai Rp19,2 triliun. Sementara itu, Bank BSN menguasai sekitar 24,8 persen pangsa pasar nasional penyaluran KPR Subsidi FLPP, yang memperkuat perannya dalam mendukung akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Membuat Aplikasi dengan AI Kini Hitungan Jam, Tata Kelola Jadi Tantangan Baru

Bisnistoday- Pengembangan aplikasi internal sederhana secara konvensional yang memakan waktu berminggu-minggu, kini bisa selesai dalam hitungan jam dengan bantuan artificial intelligence (AI). Namun, kecepatan itu belum selalu diimbangi pengawasan. 

Aplikasi bisa muncul tanpa sepengetahuan tim teknologi informasi (TI), terdapat juga resiko data perusahaan disalin ke alat AI di luar perusahaan, serta proses berjalan tanpa catatan.

Di Indonesia, survei Kaspersky terbaru mencatat 24% organisasi mengidentifikasi penggunaan alat AI eksternal oleh karyawan sebagai salah satu faktor risiko yang umum. 

Secara global, survei MuleSoft 2026 terhadap 1.050 pemimpin TI menemukan rata-rata perusahaan mengelola 957 aplikasi, tetapi hanya 27% yang saling terhubung. 

Perusahaan juga terikat UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, sehingga aplikasi buatan AI yang menyentuh data perusahaan perlu aturan akses yang jelas.

Di panggung Mekari Conference 2026 lalu, Sandy Kunvatanagarn, Head of Policy Southeast Asia (APAC) OpenAI, menyampaikan bahwa tantangan terbesar adopsi AI di tingkat enterprise bukan lagi sekadar ketersediaan teknologi, melainkan bagaimana menyelaraskannya dengan tata kelola (governance), keamanan data, dan kepatuhan organisasi.

Mekari Officeless menjawabnya dengan lima kemampuan AI yang diperkenalkan di Mekari Conference 2026: Officeless Composer, Officeless Custom UI, Smart Copilot, MCP Officeless, dan Officeless SDK(rincian di lampiran). 

Prinsipnya, AI tetap boleh mempercepat pembuatan aplikasi, tetapi siapa yang boleh mengakses apa dan siapa yang menyetujui perubahan diatur oleh TI. Smart Copilot, misalnya, menunjukkan rencana perubahan langkah demi langkah; tidak ada yang berubah tanpa persetujuan pengguna, dan setiap tindakan tercatat. 

Officeless SDK membuat aplikasi yang dibangun di luar platform, termasuk tampilan buatan AI dari luar, tetap melewati autentikasi, validasi, dan hak akses yangsama.

Samiaji Adisasmito, Head of Business, Mekari Officeless mengatakan “AI dapat mendorong proses pembuatan aplikasi menjadi lebih produktif dan efisien. Yang kini langka adalah tata kelolanya, siapa boleh mengakses data apa, dengan persetujuan siapa, dan apa bukti auditnya. Dengan lapisan AI ini, tim bisnis bisa bergerak secepat AI, sementara TI tetap memegang kendali. Kecepatan dan kepatuhan tidak perlu dikorbankan salah satunya,” ujarnya di Jakarta 16/10/26.

Mekari Officeless dapat bekerja berdampingan dengan sistem yang sudah dipakai perusahaan. Pengguna masuk melalui Mekari Account, dan Mekari Officeless terhubung dengan data produk Mekari lewat Mekari Data Connection. Alur kerja juga dapat dipicu dari Mekari Qontak. 

Perusahaan yang sudah memakai sistem ERP dapat memperluas kapabilitasnya tanpa mengganti sistem yang ada. Saat ini, Mekari Officeless telah digunakan oleh berbagai perusahaan mulai dari industri pertambangan dan operasional lapangan, pengadaan (procurement), hingga jasa keuangan dan perbankan (BFSI). 

Salah satu pelanggan Mekari Officeless adalah JNE. Setelah beralih ke Mekari Officeless, waktu pembuatan invoice B2B di JNE dengan jutaan Airway Bill (AWB) per invoice setelah mendapat persetujuan pelanggan berkurang dari 7 sampai 10 hari menjadi 3 sampai 5 hari. 

Indra Adi Putra, Head of Management Control System, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), menjelaskan “Karena JNE melayani wilayah yang sangat luas dengan ratusan variasi harga, kami membutuhkan produk yang highly customizable dan mampu menampung banyak data. Maka dari itu, kami beralih ke Mekari Officeless. Di JNE, dari satu marketplace saja, transaksi dalam satu periode bisa mencapai 6 sampai 7 juta AWB.”

Mekari telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 dan ISO/IEC 27701:2025. 

“Ke depan, kami akan terus mengembangkan lapisan AI ini untuk perusahaan enterprise, termasuk di industri yang diatur ketat, karena di sana kecepatan AI dan kendali TI sama-sama dibutuhkan,” tutup Samiaji.

-dw

reNIKOLA Teken Kerjasama Dengan PGN Gagas

Bisnistoday–reNIKOLA Holdings Sdn Bhd (“reNIKOLA”), melalui anak perusahaannya, PT reNIKOLA Primer Satu, menandatangani perjanjian jual beli (offtake agreement) gas biometana terkompresi (Compressed Biomethane Gas atau “CBG”) selama 15 tahun dengan PT Gagas Energi Indonesia (“PGN Gagas”). 

Perjanjian ini mencakup pasokan CBG dari proyek yang berlokasi di pabrik kelapa sawit milik PT Karya Pratama Niagajaya (“KPNJ”), anak perusahaan PT Mahkota Group Tbk (“Mahkota Group”), di Sumatera Utara, Indonesia. Proyek tersebut dikembangkan melalui skema Build-Own-Operate-Transfer (BOOT) bersama KPNJ, dengan nilai investasi lebih dari USD 5 juta.

Perjanjian ini memberikan kepastian penyerapan CBG dalam jangka panjang yang dihasilkan dari pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau “POME”), sekaligus mengubah limbah industri perkebunan menjadi sumber energi bersih dan terbarukan. 

Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal II tahun 2028, dengan kapasitas produksi CBG yang diproyeksikan mencapai lebih dari 102.000MMBtu per tahun.

Sebagai proyek yang dibangun dari tahap awal (greenfield), reNIKOLA akan mengembangkan fasilitas pengolahan anaerobik (anaerobic digester) untuk menghasilkan biogas dari POME, serta fasilitas pemurnian biometana (biomethane upgrading plant). Biogas yang dihasilkan selanjutnya akan dimurnikan menjadi CBG sebelum dipasok kepada PGN Gagas berdasarkan perjanjian yang telah disepakati. 

Melalui proses penangkapan gas metana yang sebelumnya berpotensi terlepas ke atmosfer, proyek ini diperkirakan mampu menghindari emisi gas rumah kaca sekitar 28.000 ton setara karbon dioksida (tCO2e) setiap tahunnya.

Proyek ini merupakan proyek CBG ke-10 yang dikembangkan reNIKOLA di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi reNIKOLA, PGN Gagas, dan Mahkota Group dalam mengintegrasikan pengembangan bioenergi, distribusi gas terbarukan, serta produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan sektor energi terbarukan di Indonesia.

“Kami berada di jalur yang tepat untuk mengembangkan 40 fasilitas produksi biometana di seluruh Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ke depan.Target ini realistis, didukung oleh proyek-proyek yang telah memiliki perjanjian kerja sama yang ditandatangani serta portofolio proyek potensial yang kuat. Kami akan terus bekerja sama secara erat dengan Pertamina beserta anak-anak perusahaannya untuk meningkatkan pengembangan biometana dan berkontribusi terhadap target NDC Indonesia.” ujar Dr.Amran Yusof, Chief Executive Officer/Director of PT RPS, dalam siaran persnya Jakarta, 15/10/26.

Selain mendukung agenda dekarbonisasi nasional, proyek ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi metana dari limbah cair pabrik kelapa sawit sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah yang dihasilkan. 

Sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang signifikan untuk mengembangkan produksi gas terbarukan melalui pemanfaatan dan pengolahan biogas dari industri kelapa sawit.

Melalui proyek ini, reNIKOLA terus memperkuat pengembangan CBG sebagai salah satu sumber energi terbarukan di Indonesia dengan menghadirkan model bisnis terintegrasi yang menggabungkan pengelolaan limbah, pengurangan emisi metana, dan kepastian penyerapan gas secara komersial dalam jangka panjang.

Model pengembangan ini juga berpotensi untuk direplikasi diberbagai pabrik kelapa sawit lainnya, baik di Indonesia maupun di kawasan regional.

-dw

Tips Kejar Marathon, Bukan Hanya Fisik tapi Juga Financial

Bisnistoday – Bagi sebagian pelari, target berikutnya setelah konsisten berlari bukan lagi sekadar menambah jarak, melainkan berdiri di garis start marathon besar di kota impian. 

Bagi pelari marathon, kota seperti Tokyo, Boston, London, Cape Town, Sydney, Berlin, Chicago dan New York menjadi bagian kalender Abbott World Marathon Majors yang juga memperkenalkan Shanghai sebagai kota ke-sembilan. Mereka yang berhasil menyelesaikan ajang tersebut mendapatkan The Nine Stars Medal. 

Namun, mengejar target tersebut membutuhkan persiapan lebih dari latihan fisik. Seperti menyiapkan tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, biaya registrasi, hingga perlengkapan dan kebutuhan race day. 

Hal tersebut dirasakan Citra, yang tengah menargetkan World Major Marathon di Chicago, Amerika Serikat. “Awalnya saya hanya fokus ke latihan. Setelah mulai menghitung race entry, pesawat, hotel, dan kebutuhan lainnya, baru terasa bahwa persiapan marathon bukan cuma soal fisik,” ujarnya baru-baru ini.

“Buat saya lebih nyaman kalau targetnya jelas. Sama seperti training plan, saya tahu setiap bulan ada bagian yang memang dialokasikan untuk marathon,” lanjutnya. 
Dari Training Plan ke Financial Plan 

Citra mengaku lebih disiplin menabung ketika memiliki tujuan yang konkret. Target mengikuti marathon internasional membuatnya lebih mudah menentukan berapa dana yang perlu disiapkan dan dalam jangka waktu berapa lama. 

“Kalau hanya bilang ingin menabung, kadang mudah terpakai untuk kebutuhan lain. Tapi kalau targetnya sudah jelas, misalnya ingin lari marathon di kota tertentu, jadi lebih mudah menjaga komitmen,” ujarnya. 

Pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui fitur Life Goals pada aplikasi wondr by BNI. Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan nama atau tujuan tabungan, target dana, jumlah setoran, serta periode menabung sesuai rencana. Setoran kemudian dapat dilakukan secara otomatis setiap bulan melalui fitur autodebit. 

Bagi pelari, targetnya pun dapat dibuat spesifik, misalnya “Tokyo Marathon”, “Berlin Marathon”, atau “Chicago Marathon”. Dengan tujuan yang konkret, kebutuhan dana perjalanan yang semula terlihat besar dapat diterjemahkan menjadi rencana menabung yang lebih terukur. 

Sebagai ilustrasi, jika seorang pelari memperkirakan membutuhkan Rp48 juta untuk sebuah marathon internasional dan memiliki waktu 24 bulan untuk mempersiapkannya, target tersebut berarti sekitar Rp2 juta per bulan sebelum memperhitungkan pengembangan dana maupun perubahan biaya perjalanan. 

Fitur Life Goals pada wondr by BNI dirancang untuk membantu menjaga konsistensi menabung. Bagi Citra, persiapan finansial pun terasa sangat mirip dengan proses berlatih. 

“Dalam lari, hasil tidak datang dari satu latihan besar. Yang penting konsisten. Saya melihat menyiapkan dana untuk marathon dengan cara yang sama, tidak harus langsung besar, yang penting mulai dan dilakukan secara rutin,” katanya. Dewi

Arga M. Nugraha, Wadirut Bank BSN:Keuangan Syariah Sebagai Motor Ekonomi Berkelanjutan Jadi Isu Sentral Dalam Forum Islamic Global

BISNISTODAY.COM, Bangkok – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menegaskan komitmen perseroan dalam mendorong peran keuangan syariah sebagai instrumen pendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi global.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama Bank BSN Arga M. Nugraha dalam forum internasional di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2026 di Bangkok, Thailand, Rabu (14/10).

Forum internasional bertema “Keuangan Syariah: Dari Ketahanan Krisis menuju Pembiayaan Transisi” ini diselenggarakan oleh Islamic Bank of Thailand (ibank) bersama International Islamic Economics and Finance Conference for Sustainable Development (IFESDC). Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai negara di kawasan ASEAN, Afrika, dan Timur Tengah.

Dalam panel diskusi tersebut, Arga memaparkan strategi ketahanan perbankan syariah dalam menghadapi dinamika dan krisis ekonomi. Ia menekankan perlunya transformasi model pembiayaan menuju skema yang lebih berorientasi pada prinsip bagi hasil, pengukuran dampak pembiayaan, serta penguatan kolaborasi lintas negara.

“Proses tukar pikiran dan dialog internasional harus terus dilakukan dan dijaga momentumnya, terutama untuk membantu mengurangi fragmentasi pasar keuangan syariah di ASEAN,” ujar Arga.

Menurut Arga, integrasi dan interoperabilitas pasar keuangan syariah di tingkat regional menjadi faktor penting untuk memperluas akses layanan keuangan yang inklusif bagi lebih dari 250 juta umat Muslim di ASEAN. Karena itu, Bank BSN berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam mendukung dialog strategis dan kolaborasi yang dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah di kawasan.

Dalam sambutan pembukaan, Yang Mulia Arun Boonchom, Sheikhul Islam Tailan, menegaskan bahwa keuangan syariah berlandaskan pada tujuan-tujuan syariah (Maqasid al-Shariah), yang mengedepankan keadilan sosial, kesetaraan, pembagian risiko secara transparan, serta pelestarian harta demi kemaslahatan bersama.

Diskusi yang dipandu oleh perwakilan IFESDC Murniati Mukhlisin ini juga menghadirkan Presiden Islamic Bank of Thailand Thaweelap Rittapirom dan Presiden INCEIF University Mohd. Azmi Omar sebagai narasumber.

Para panelis sepakat bahwa instrumen keuangan syariah seperti sukuk dan akad berbasis bagi hasil dan pembagian risiko melalui musyarakah dan mudharabah memiliki potensi besar dalam memobilisasi pembiayaan ke sektor energi terbarukan, infrastruktur berkelanjutan, serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Forum tersebut juga menyoroti pentingnya integrasi dana sosial Islam, yakni zakat dan wakaf, ke dalam ekosistem keuangan yang lebih luas guna memperkuat perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan.

Pimpinan Islamic Development Bank (IsDB) Group, Muhammad Sulaiman Al Jasser dalam sambutannya menyatakan bahwa masa depan industri keuangan syariah tidak cukup diukur dari pertumbuhan aset semata. Kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan komunitas juga harus menjadi tolok ukur keberhasilan industri.

Sebagai tindak lanjut, ibank selaku tuan rumah akan merumuskan rekomendasi kebijakan bertajuk “Bangkok Policy Note”. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan Keuangan Transisi Islam melalui penguatan ketahanan institusi, perluasan inklusi keuangan, serta integrasi ekosistem keuangan syariah ASEAN dengan pasar global.

Hindari Lapisan Birokrasi Tambahan, RUU Migas Didesak Mandatkan BUK Migas Langsung ke Pertamina

Bisnistoday– Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi: Mengembalikan Kedaulatan Migas dan Memastikan Pengelolaannya sesuai Konstitusi untuk Sebesar-besar Kemakmuran Rakyat” di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026). 
Forum ini guna menyatukan pandangan masyarakat sipil, serikat pekerja, dan kalangan akademisi dalam mengawal perumusan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) serta pembahasan RUU Migas di DPR dan Pemerintah.

Ketua PP Muhammadiyah, Dr. M. Busyro Muqoddas, menegaskan bahwa komitmen keagamaan dan kebangsaan adalah satu kesatuan yang diwujudkan melalui tindakan nyata berlandaskan nilai profetik: liberasi (pembebasan dari ketidakadilan), humanisasi, dan transendensi. Dalam konteks RUU Migas, Busyro menyoroti beberapa poin fundamental:
• Tolak ‘Kemaksiatan Politik’ dan Kebijakan Ugal-ugalan: Muhammadiyah tidak bisa mendiamkan praktik kemaksiatan politik dan penurunan integritas dalam penyelenggaraan negara. 
• Kritik Proses Legislasi Fast Track: Menyoroti kecenderungan pembahasan regulasi Migas yang sering dipaksakan berlangsung cepat (fast track) tanpa partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation). Undang-undang yang menyangkut hajat hidup orang banyak wajib transparan.
• Berbasis Riset, Bukan Prasangka: Sikap Muhammadiyah dalam mengawal kebijakan publik selalu bersandar pada kajian ilmiah mendalam dan data objektif. 
• Evaluasi Dampak Hilirisasi dan Lingkungan: Tata kelola migas ke depan wajib menjamin keberlanjutan ekologis dan perlindungan hak-hak masyarakat terdampak.
• Semangat Ta’awun (Saling Menolong): Muhammadiyah membangun sinergi bersama serikat pekerja dan akademisi sebagai bagian dari amanat Muktamar Surakarta untuk menegakkan pilar kemanusiaan, kebangsaan, dan keagamaan demi sebesar-besar kemaslahatan rakyat.

Presiden FSPPB, Ir. Arie  Gumilar, S.T., IPM., mengingatkan bahwa Indonesia telah lebih dari satu dekade mengalami kekosongan UU Migas yang utuh pasca-Putusan MK No. 36/PUU-X/2012. RUU inisiatif DPR tahun 2026 ini harus menjadi momentum membalikkan arus liberalisasi kembali ke roh Pasal 33 UUD 1945.

Poin-poin strategis yang didorong FSPPB meliputi:
• Mandat BUK Migas pada Pertamina: Menetapkan Pertamina sebagai National Oil Company (NOC) yang mengemban fungsi Badan Usaha Khusus (BUK) Migas secara terintegrasi dari hulu hingga hilir guna mencegah fragmentasi, inefisiensi, dan duplikasi biaya.
• Governance Firewall: Memisahkan fungsi pengelolaan kontrak kerja sama (melalui BPKKS atas nama negara) dengan fungsi operasional bisnis Pertamina agar tata kelola tetap profesional, diawasi secara independen, dan bebas dari konflik kepentingan.
• BBM Terjangkau untuk Rakyat: Integrasi hulu-hilir, peningkatan cadangan/lifting, serta efisiensi rantai pasok logistik harus tercermin secara konkret pada harga energi yang terjangkau bagi masyarakat dan kompetitif bagi industri nasional.
• Tolak Privatisasi Terselubung: Menolak segala bentuk pelepasan aset strategis energi kepada pasar bebas serta menjamin perlindungan pekerja, kemandirian teknologi (TKDN), dan keadilan bagi daerah penghasil migas.

Dari sisi akademisi dan kebijakan energi nasional, Prof. Ir. Mukhtasor, M.Eng., Ph.D. memberikan empat catatan kunci bagi masa depan industri migas Indonesia:
1. Rasional dan Terukur: Migas bukan “anak tiri”. Migas tetap menjadi kebutuhan vital dalam jangka panjang hingga 2050 dan dekade berikutnya. Narasi transisi energi global tidak boleh dimaknai sebagai pengabaian total terhadap industri migas domestik.
2. Kedaulatan Menjamin Kepastian Hukum: Kedaulatan energi memberikan kemerdekaan pengambilan keputusan dan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan para pelaku industri dan investor migas nasional.
3. Kemandirian sebagai Modal Pembangunan: Menempatkan energi bukan sekadar komoditas fiskal, melainkan modal penggerak ekonomi yang memperluas lapangan kerja dan menumbuhkan daya saing industri dalam negeri.
4. Ketahanan Sejalan dengan SDGs: Kebijakan energi harus berpihak pada Kepentingan Nasional dalam kerangka pembangunan berkelanjutan (SDGs), sehingga Indonesia berdaulat dan tidak terjebak dalam ketergantungan impor maupun diplomasi energi luar negeri.  Dewi

Novo Paparkan Prioritas Strategi Perusahaan dalam Capital Markets Day 2026

Bisnistoday– Novo Nordisk menyelenggarakan Capital Markets Day (CMD) di London untuk menyampaikan informasi terbaru terkait strategi perusahaan dan target strategis hingga 2030.

Pembaruan ini berfokus pada tiga ambisi utama, yaitu memperluas portofolio produk yang dikembangkan, mendorong pertumbuhan berkelanjutan, dan memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemegang saham.

Jajaran manajemen senior Novo memaparkan strategi perusahaan, strategi penelitian dan pengembangan (R&D), fokus strategis untuk mencapai keunggulan diberbagai area terapi, strategi komersial di Amerika Serikat dan International Operations, manufaktur dan pasokan global, serta kinerja keuangan.

Untuk memperluas portofolio produk, Novo menargetkan peluncuran lebih dari lima produk multiblockbuster pada 2030 serta penjualan lebih dari 150 miliar kroner Denmark (DKK) dari portofolio tersebut pada 2035.

Perusahaan juga menargetkan setidaknya lima program pengembangan klinisfase 3 di bidang obesitas dan diabetes, serta setidaknya lima program pengembangan klinis fase 3 di area terapi lainnya.

Untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, Novo menargetkan rata-rata pertumbuhan pendapatan per tahun (CAGR) yang sejalan dengan perusahaan sejenis di industri farmasi selama 2026–2030.

Novo juga akan meningkatkan kapasitas produksi agar dapat melayani 10 kali lebih banyak orang dengan obesitas melalui terapi GLP-1 oral. Pada 2030, Novo menargetkan dapat melayani lebih dari 60 juta pasien di seluruh dunia.

Untuk memberikan hasil yang menarik bagi pemegang saham, Novo berencana menjaga margin operasional secara umum tetap stabil¹ serta mempertahankan dividen per saham yang menarik.

Sebelumnya, Novo juga mengumumkan bahwa Perusahaan memulai babak baru dengan memperkenalkan rebranding yang berfokus pada ‘Lasting Health Starts Now’ dan penggunaan ‘Novo’ sebagai nama tunggal, serta memperbarui budaya perusahaan melalui ‘The Novo Way.’ Hal ini mendorong perusahaan untuk melangkah maju dengan lebih fokus, cepat, serta berdampak. 

Pembaruan melalui ‘The Novo Way’ dan rebrand menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mencapai sasaran bisnisnya, serta mewujudkan ambisi untuk menghadirkan kesehatan yang lebih baik bagi lebih banyak orang. Dewi

Tips Korean Makeup Look ala barenbliss

Bisnistoday— Riasan sederhana ke kampus bisa tetap menarik untuk hangout setelah kelas dengan sentuhan bulu mata lentik ala lash extension. Bagi pecinta Korean makeup look, padukan tampilan tersebut dengan complexion natural, pipi merona, dan glossy lips. 

Roll to Definer Steel Mascara (RTD) dari barenbliss melengkapi riasan melalui aplikator baja dua sisi yang membantu bulu mata tampak lebih panjang, bervolume, dan terdefinisi. Inovasi ini menjadi bagian dari langkah barenbliss memperkuat identitasnya sebagai Leading Innovation Brand Mascara di Indonesia.

Untuk mendapatkan tampilan tersebut, ikuti langkah sederhana Korean makeup look ala barenbliss berikut ini.
1. Mulai dengan base naturalGunakan base makeup secukupnya untuk meratakan tampilan warna kulit, lalu rapikan alis mengikuti bentuk alaminya. Pilih eyeshadow berwarna lembut agar wajah terlihat segar dan bulu mata lebih menonjol.

2. Ciptakan natural lash-extension look dengan RTDGunakan Roll to Definer Steel Mascara untuk menciptakan natural lash-extension look. Aplikasikan sisir pendek untuk menambah volume, lalu gunakan sisir panjang untuk memanjangkan dan memisahkan bulu mata. 

3. Sesuaikan intensitas dengan agendaMulai dengan satu sapuan RTD untuk tampilan natural ke kampus. Untuk hasil lebih tegas saat hangout, tambahkan lapisan saat aplikasi. 

E-MortalLock™ Tech membantu mempertahankan hasil dan kelentikan bulu mata, dengan performa waterproof, sweatproof, dan smudgeproof untuk mendukung aktivitas sehari-hari. RTD juga telah bersertifikasi halal, sebagai nilai tambah dalam pemilihan produk makeup.

4. Lengkapi dengan pipi merona dan glossy lipsAplikasikan Moist Mochi Blush tipis pada pipi, lalu baurkan untuk rona yang lembut. Akhiri dengan Aura Mood Vinyl dalam warna senada. Untuk efek gradient lips, aplikasikan di tengah bibir lalu baurkan ke arah tepi, atau gunakan secara merata untuk warna yang lebih tegas saat hangout. Dewi

Café & Brasserie Expo 2026 Siap Digelar 9-11 Oktober di NICE PIK 2

Bisnistoday- Café & Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2026 akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2, mempertemukan pemasok, pemilik usaha, barista, dan pencinta kopi dalam satu pameran selama tiga hari. 

Memasuki edisi ke-9, CBE tahun ini menyiapkan lebih dari sepuluh program yang dirancang agar setiap pengunjung, baik yang baru merintis maupun yang sudah lama berkecimpung di industri ini, pulang membawa sesuatu yang berguna bagi usahanya. 

Bagi mereka yang baru berencana membuka kafe, Cafe Talks dan Taste Talks menjadi titik awal yang tepat. Di kedua panggung ini, para praktisi akan berbagi pengalaman tentang cara menyusun konsep, merancang menu, hingga menghitung biaya operasional yang kerap terlewat di awal usaha. Dari sana, pengunjung dapat melanjutkan ke Pop-up Market untuk melihat langsung produk dan konsep yang tengah diminati pasar. 

Sementara itu, pemilik kafe yang ingin mengembangkan usahanya dapat memanfaatkan Business Matching, sesi pertemuan terjadwal dengan pemasok bahan baku dan peralatan sehingga pembicaraan bisa langsung mengarah pada kebutuhan dan harga. 

Kesempatan bertukar cerita dengan sesama pelaku usaha juga terbuka lewat Cafe Owner Club dan Fun Networking, sedangkan area Live Demos & Tasting memungkinkan pengunjung mencoba bahan dan alat terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. 

Para barista dan pencinta kopi pun tidak ketinggalan. Latte Art Workshop, Coffee Roasting Experience, dan Expresso Experience memberi ruang untuk berlatih langsung bersama para ahli, dan rangkaian acara ini akan dimeriahkan oleh Cafe Industry Awards sebagai bentuk apresiasi bagi insan industri kafe Tanah Air. 

Perhelatan CBE 2026 didukung PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai Official Bank Partner. Pengunjung CBE 2026 dapat membeli tiket masuk acara dengan harga spesial Rp35 ribu melalui pembayaran QRIS di myBCA, serta menikmati beragam cashback dan cicilan 0% untuk transaksi selama pameran berlangsung. 

Bagi pemilik usaha yang ingin mengelola bisnisnya dengan lebih rapi, BCA juga menghadirkan Ocean by BCA, ekosistem bisnis terintegrasi yang menyatukan layanan perbankan dan berbagai solusi usaha dalam satu platform, mulai dari pemantauan transaksi hingga akses ke solusi mitra seperti pengelolaan SDM, rantai pasok, dan perpajakan.

Penyelenggaraan CBE 2026 turut didukung oleh Lalamove sebagai Official Logistic Partner dan The 1O1 Hotel sebagai Official Hotel Partner, serta delapan asosiasi industri, yakni ASKI, ACP, AISTEA, APKRINDO, GAPMMI, GPHRI, IPBS, dan ISA.

CBE 2026 berlangsung bersamaan dengan FLEI Business Show dan Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) di lokasi yang sama, sehingga pengunjung yang juga tertarik pada peluang waralaba maupun perjalanan insentif dapat menjelajahi ketiganya dalam satu kali kunjungan.

Pameran dibuka setiap hari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, dengan penukaran tiket terakhir pukul 19.00 WIB. Pendaftaran pengunjung dapat dilakukan melalui [tautan registrasi], dan informasi terbaru tersedia di [situs web] serta akun Instagram [akun resmi].