BISNISTODAY.COM, Batang — PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menegaskan komitmennya berkontribusi menyalurkan pembiayaan KPR Subsidi kepada sekitar 5.100 nasabah dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp850 miliar.
Pelaksanaan akad massal Bank BSN diselenggarakan secara serentak melalui seluruh jaringan yang terdiri dari 37 Kantor Cabang (KC) dan 82 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di berbagai daerah. Bahkan, tiga cabang utama Bank BSN yaitu KC Banda Aceh, KC Malang, dan KC Solo terhubung secara langsung melalui jaringan daring (online) dengan pusat rangkaian acara.
Hal tersebut seiring akselerasi program kepemilikan rumah nasional dalam ajang Peluncuran Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Kredit Program Perumahan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, pimpinan BP Tapera, pimpinan perbankan, para pengembang, serta ribuan masyarakat penerima manfaat.
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar peluncuran produk perbankan, melainkan sebuah cara pandang baru dalam perjalanan masyarakat Indonesia menuju kepemilikan hunian yang layak dan sejahtera.
“Pelaksanaan akad ini merupakan momentum yang sangat besar. Angka tersebut bukan sekadar jumlah unit rumah, melainkan menggambarkan keluarga Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih aman, layak, dan sejahtera. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah, Kementerian PKP, dan BP Tapera,” kata Alex di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Ditambahkan, keikutsertaan Bank BSN dalam akad massal itu menegaskan bahwa akses pembiayaan hunian berbasis syariah kini terbuka luas bagi seluruh lapisan masyarakat, baik pekerja formal, pekerja informal, maupun pelaku usaha mikro dan kecil.
Dalam acara tersebut, salah satu nasabah Bank BSN, Jofan Firdaus, yang sehari-hari bekerja sebagai mitra pengemudi ojek online (Grab), secara khusus memperoleh kesempatan menerima kunci rumah secara simbolis dari jajaran pimpinan.
Selain Jofan, keberhasilan program pembiayaan inklusif BSN diwakili oleh Tsara Nafisa, seorang wirausaha pedagang kelontong yang merupakan nasabah BSN KC Banda Aceh. Tsara mendapat kehormatan untuk melakukan dialog dan interaksi secara langsung secara daring dengan Presiden RI.
“Dua sosok nasabah kami, Saudara Jofan Firdaus dan Saudari Tsara Nafisa, membuktikan secara nyata bahwa kesempatan memiliki rumah harus terbuka bagi berbagai profesi. Baik pengemudi ojek online maupun pedagang kelontong, semuanya memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hunian yang layak melalui fasilitas BSN,” kata Alex.
Rekam jejak Bank BSN dalam pembiayaan sektor perumahan syariah terus mencatatkan angka pertumbuhan yang solid. Hingga posisi Juli 2026, Bank BSN telah berhasil menyalurkan sekitar 33.000 unit KPR subsidi. Sampai dengan akhir tahun 2026, perseroan mematok target penyaluran hingga mencapai 69.636 unit rumah subsidi.
Target ini meningkat secara terukur jika dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun 2025 yang sebanyak 59.463 unit.
Keberhasilan akselerasi penyaluran ini menempatkan Bank BSN menguasai pangsa pasar (market share) penyaluran KPR subsidi secara nasional di kisaran 24 persen.
Pencapaian tersebut ditopang oleh ekosistem kemitraan yang kuat, mencakup kolaborasi aktif bersama lebih dari 4.000 pengembang (developer) dan lebih dari 3.000 notaris di seluruh wilayah Indonesia.
“Saat ini BSN memegang market share sekitar 24 persen dalam penyaluran KPR subsidi. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus memperluas akses pembiayaan rumah, memperbaiki kualitas layanan, serta memastikan proses kepemilikan rumah semakin mudah dijangkau oleh masyarakat,” tegas Alex.
