Srikandi BTN Turun Langsung Salurkan Bantuan Bagi Para Ibu dan Anak Korban Bencana di Aceh Tamiang

BISNISTODAY.COM, AceH-Para ibu dan pekerja perempuan di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang tergabung dalam Srikandi BTN turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Aceh Tamiang dan sekitarnya. Bantuan tersebut difokuskan kepada para ibu, anak, dan keluarga untuk mendukung mereka di masa pemulihan ini.

Berkolaborasi bersama Dana Pensiun BTN, Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN, dan Serikat Pekerja BTN, Srikandi BTN memberikan ratusan paket kebutuhan dasar, perlengkapan ibadah, makanan tambahan balita, mainan anak, serta pengiriman truk tangki air dan dukungan air bersih jangka panjang melalui penyediaan sumur bor.

Ketua Srikandi BTN, Rahmayati, menyampaikan rasa keprihatinan dan kepeduliannya atas bencana yang menimpa masyarakat Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya. Ia berharap kehadiran para pekerja perempuan BTN dapat memberikan dukungan moral dan material bagi keluarga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan.

“Dalam masa pemulihan ini, para ibu menjadi salah satu garda terdepan untuk menjaga keluarga tetap kuat. Kehadiran kami sebagai sesama ibu diharapkan dapat memberikan semangat bagi ibu dan anak agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini,” ujar Rahmayati di sela penyaluran bantuan bencana di Aceh Tamiang, Jumat (9/1).

Selain mendistribusikan bantuan fisik, Srikandi BTN juga menyempatkan diri untuk berbagi cerita, memberikan dukungan emosional, dan menghibur anak-anak di lokasi pengungsian agar tetap ceria di tengah situasi sulit.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dengan perangkat daerah, relawan, dan posko bencana setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima keluarga yang paling membutuhkan.

Sebelumnya, BTN juga telah menyalurkan total bantuan senilai Rp13,17 miliar untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh, termasuk membangun dapur umum di Aceh Tamiang. BTN turut mendukung Program Danantara Indonesia melalui pembangunan Rumah Hunian Danantara sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka panjang di Aceh Tamiang.

ACC Danaku Bantu Kembangkan Usaha di Sulawesi Selatan

Bisnistoday- Astra Credit Companies (ACC), grup perusahaan pembiayaan, melalui produk ACC Danaku berkomitmen membantu mengembangkan usaha masyarakat Sulawesi Selatan. ACC Danaku merupakan salah satu produk ACC yang memberikan solusi finansial terpercaya, aman dan fleksibel serta dapat mendukung kebutuhan masyarakat mulai dari pernikahan impian, renovasi rumah, pendidikan, liburan hingga investasi emas.

Andi Baso, warga Tanete, membuktikan bahwa ketangguhan dan keberanian mengambil peluang dapat membawa perubahan. Menjalani dunia usaha selama lebih dari 16 tahun, Andi memulai langkahnya dari sektor pertanian dan ayam potong. Pandemi Covid-19 sempat menjadi ujian berat ketika omzet usahanya menurun drastis. 

Namun, Andi tidak menyerah. Dengan semangat pantang surut, ia bangkit dan memilih memperluas usahanya ke sektor ayam petelur. Keputusan tersebut didukung melalui pemanfaatan ACC Danaku, yang menjadi pijakan baru bagi Andi untuk menata kembali usahanya dan melangkah menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan.

Sebagai pelanggan setia ACC dengan rekam jejak pembayaran yang konsisten dan sangat baik, proses pengajuan produk ACC Danaku menjadi langkah yang mudah dan lancar bagi Andi. Kepercayaan yang terbangun selama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pengembangan usahanya. 

Melalui pemanfaatan ACC Danaku, Andi memperoleh tambahan modal yang digunakan untuk memperkuat dan memperluas bisnis ayam petelurnya, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga perbaikan sarana pendukung usaha.

Seiring berjalannya waktu, usaha yang ditekuni Andi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Saat ini, bisnisnya telah mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah dan terus menunjukkan tren yang positif. Tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pribadi, perkembangan usaha tersebut juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Andi kini telah memiliki beberapa karyawan yang membantu operasional harian, menandai bahwa usahanya telah naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian lokal.

Branch Manager ACC Parepare, Hasmulyadi, menyampaikan dalam siaran pers nya baru-baru ini bahwa sejalan dengan misi “To Promote Credit for A Better Living”, ACC terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan beragam produk pembiayaan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik untuk pengembangan usaha maupun peningkatan kesejahteraan.

Menurut Hasmulyadi, ACC memahami bahwa keterbatasan modal masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha, terutama di sektor UMKM. Oleh karena itu, masyarakat yang memiliki potensi dan semangat untuk mengembangkan usahanya, namun terkendala permodalan, dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan melalui produk ACC Danaku. 

Produk ini diharapkan dapat menjadi solusi yang mudah, aman, dan terpercaya untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnisnya, memperluas skala usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dewi

RUPSLB BTN Putuskan Tambah Komisaris Baru

BISNISTODAY.COM, Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang digelar pada Rabu (7/1) memutuskan menambah satu orang untuk mengisi jajaran komisaris perseroan. Pemegang saham menyetujui mengangkat Didyk Choiroel menjadi komisaris BTN.

Selain penambahan jajaran komisaris, RUPSLB BTN juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan, dan pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Persetujuan RUPSLB ini menjadi bagian dari strategi BTN untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus memastikan kesinambungan kepemimpinan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung proses transformasi dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan.

Perubahan anggaran dasar dilakukan seiring diterbitkannya Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025. Selain itu, BTN menindaklanjuti surat Kepala BP BUMN Nomor 23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025. Sebagai badan usaha milik negara, BTN wajib menyesuaikan anggaran dasarnya dengan ketentuan regulasi terbaru.

Sementara itu, pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP 2026 dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 15G ayat (3) dan ayat (5) UU BUMN. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa direksi wajib menyusun RKAP sebelum dimulainya tahun buku berikutnya.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, di tengah proses pemulihan ekonomi dan tantangan dinamika makro, perseroan mampu mencatatkan kinerja yang solid hingga akhir 2025. Total aset BTN tercatat tumbuh 8,6 persen secara year-on-year (YoY) menjadi sekitar Rp 510 triliun.

“Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator,” kata Nixon.

Nixon menjelaskan, penyesuaian susunan pengurus merupakan bentuk komitmen perusahaan agar organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional serta kebutuhan industri perbankan yang terus berkembang.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi.,” ujarnya.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham juga menyetujui penambahan susunan Komisaris BTN yang baru ditetapkan untuk memperkuat arah transformasi dan kepemimpinan strategis perseroan ke depan.

Dengan demikian, susunan komisaris perseroan menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama: Suryo Utomo

Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo

Komisaris: Fahri Hamzah

Komisaris: Didyk Choiroel

Komisaris Independen: Ida Nuryanti

Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh

Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

Adapun, susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut :

Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu

Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo

Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti

Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho

Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo

Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa

Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan

Direktur Commercial Banking: Hermita

Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo

Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar

Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra

Perubahan susunan pengurus tersebut efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penilaian uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test), serta memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional,” kata Nixon.

BTN menyambut bergabungnya Didyk Choiroel dalam formasi kepengurusan baru sebagai Komisaris. Manajemen optimistis komposisi pengurus yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi strategi bisnis jangka panjang Perseroan. Terutama dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Sekaligus memperkuat daya saing di tengah dinamika industri perbankan yang terus berubah.

Dukung Pemulihan, BTN Salurkan Bantuan Rp13,17 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

BISNISTODAY.COM, Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat total nilai bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah mencapai Rp13,17 miliar hingga kini.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan cepat saji, perlengkapan tidur, susu dan perlengkapan bayi, obat-obatan, dan lain-lain yang disalurkan secara langsung oleh perseroan dan diwakili para direksi yang terjun langsung meninjau kondisi korban dan daerah terdampak.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN menyampaikan bantuan tersebut sebagai bentuk keprihatinan dan aksi cepat tanggap di masa-masa sulit. Perseroan berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat upaya pemulihan para korban dan masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan yang BTN salurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana di Sumatera di masa pemulihan agar mereka dapat menjalani hidup seperti sediakala. BTN akan terus mendukung proses pemulihan pasca bencana melalui berbagai bentuk bantuan yang dibutuhkan, baik dari perseroan maupun melalui koordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak lainnya,” ujar Nixon di Jakarta, Rabu (24/12).

BTN menjadi salah satu bank pertama yang terjun langsung memberikan bantuan saat bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di ketiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025.

Saat itu, para direksi BTN terjun langsung untuk meninjau dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak di Sibolga dan Medan (Sumatera Utara), Padang (Sumatera Barat), dan Langsa serta Takengon (Aceh).

Melalui program BTN Peduli, BTN berkoordinasi dengan berbagai institusi, baik pemerintah daerah, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), universitas dan lembaga di ketiga provinsi tersebut serta unsur masyarakat setempat untuk menjangkau korban secara lebih cepat dan merata.

Di Aceh, BTN bersama Bank Syariah Nasional (BSN) menyerahkan bantuan bagi masyarakat melalui Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, serta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Sedangkan di Sumatera Barat, BTN menyalurkan bantuan melalui Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Pemerintah Kota Padang, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sementara itu, di Sumatera Utara, BTN bekerja sama dengan organisasi Huria Kristen Batak Protestan yang memiliki jaringan pelayanan dan relawan di berbagai wilayah terdampak banjir, serta menyediakan beasiswa untuk 250 orang mahasiswa terdampak banjir di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

BTN juga tergabung dalam program bantuan yang dikerahkan Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) yang mengerahkan 1.066 relawan dari berbagai perusahaan BUMN serta 109 armada truk bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan tanggap darurat dan pemulihan bencana di wilayah terdampak. Melalui program tersebut, BTN mengerahkan enam truk bantuan dari Kualanamu, Medan yang mengangkut logistik mendesak seperti pangan, air bersih, hingga perlengkapan bayi dan layanan darurat lainnya.

“BTN berinisiatif untuk langsung terjun mengirimkan tim ke tiga daerah terdampak bencana dibantu oleh koordinasi dengan TNI untuk penyaluran yang diangkut menggunakan pesawat Hercules. Selain itu kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra universitas karena banyak mahasiswa, para pengajar, dan keluarga mereka yang juga terdampak bencana. Kampus-kampus tersebut juga mengerahkan tim relawan untuk menjangkau wilayah terdampak,” kata Corporate Secretary BTN Ramon Armando.

Selain mengirimkan logistik, BTN juga mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tempat pengungsian di empat titik terdampak banjir di Aceh, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Bireun.

Ramon mengatakan, selain membantu masyarakat umum, BTN juga mengunjungi karyawan yang terdampak banjir, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD), untuk memberikan dukungan moral di masa sulit. “Kantor-kantor cabang BTN di Sibolga, Langsa, dan Takengon juga terdampak banjir, sehingga kami telah mengupayakan operasional kantor-kantor tersebut kembali pulih dan berjalan lancar untuk melayani nasabah,” ujarnya.

Topang Ekspansi Kredit Perumahan, BTN Perkuat Modal Inti melalui Shareholder Loan Rp2 Triliun

BISNISTODAY.COM, Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat struktur permodalan guna menjaga keberlanjutan ekspansi bisnis melalui penerimaan Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan/SHL) senilai Rp2 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM).

Fasilitas tersebut diklasifikasikan sebagai modal inti tambahan (Additional Tier 1/AT1) sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa penguatan modal ini dilakukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan, khususnya di sektor perumahan, yang menjadi fokus utama BTN.

“Posisi permodalan BTN berada pada level yang sehat, dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di kisaran 18–19%. Shareholder Loan ini disiapkan untuk menjaga ruang ekspansi kredit tetap memadai, seiring dengan pertumbuhan pembiayaan perumahan yang terus berjalan,” ujar Nixon.

Hingga kuartal III-2025, BTN mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp381,03 triliun, dengan porsi terbesar berasal dari sektor perumahan yang mencapai Rp322,53 triliun. Pertumbuhan pembiayaan tersebut membutuhkan struktur permodalan yang semakin kuat agar ekspansi kredit dapat terus dilakukan tanpa menekan rasio permodalan.

Shareholder Loan tersebut diklasifikasikan sebagai instrumen Additional Tier 1 yang bersifat perpetual (tanpa jatuh tempo), subordinasi, dan non-dilutif. Struktur ini memastikan tambahan modal langsung memperkuat Tier 1 Capital BTN tanpa menimbulkan kewajiban pelunasan pokok dalam jangka pendek serta tanpa memberikan tekanan terhadap likuiditas maupun struktur pendanaan harian Perseroan.

“Tambahan modal inti ini memberikan fleksibilitas bagi BTN untuk mengelola pertumbuhan kredit secara lebih terukur dan prudent, khususnya untuk mendukung pembiayaan perumahan dan ekosistem terkait, sekaligus menjaga ketahanan permodalan jangka panjang,” jelas Nixon.

Shareholder Loan diberikan oleh DAM selaku pemegang saham BTN, sehingga mencerminkan keselarasan kepentingan jangka panjang dalam memperkuat daya saing dan nilai Perseroan. Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang dilakukan sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020, tidak mengandung benturan kepentingan, serta telah melalui proses tata kelola dan penilaian kewajaran oleh pihak independen.

Ke depan, penguatan modal inti melalui Shareholder Loan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran BTN dalam mendukung program perumahan nasional dan memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, sejalan dengan visi BTN sebagai mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia serta perannya sebagai mitra utama pemerintah dalam inklusi perumahan dan keuangan.

BSN Siap Melayani Masyarakat Libur Nataru

BISNISTODAY.COM, Jakarta-Setelah siyap beroperasi di seluruh Indonesia pada Senin (22/12) lalu, Bank Syariah Nasional (BSN) meyatakan kesiapannya untuk memberikan layanan kepada nasabah dan masyarakat pada musim liburan natal dan tahun baru 2026.

Setidaknya 36 kantor cabang BSN disiapkan beroperasional terbatas pada tanggal 26 Desember 2025 untuk memberikan pelayanan kepada nasabah agar masa liburan tetap dapat dinikmati dengan tenang dan nyaman.

Direktur Network & Retail Funding BSN, Ari Kurniaman, mengatakan BSN juga telah menyiapkan pasokan uang tunai ke kantor cabang untuk transaksi langsung maupun  pada ATM selama masa libur natal dan tahun baru tersebut. 

“BSN memastikan kesiapan pasokan uang tunai di seluruh kantor layanan BSN, terutama pasokan pada seluruh mesin ATM yang siap melayani nasabah untuk kebutuhan selama libur tersebut selama 24 jam,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12).

Ari Kurniaman memperkirakan puncak kebutuhan transaksi uang tunai pada periode libur Nataru kali ini akan terjadi pada tujuh hari sebelum akhir tahun. Namun Ari menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menggunakan fasilitas mobile banking BSN yang dapat mempermudah nasabah dalam bertransaksi.

Apalagi banyak aktivitas akhir tahun masyarakat yang perlu dilakukan seperti pembayaran angsuran pembiayaan rumah, kebutuhan ibadah umroh ataupun ibadah haji, libur sekolah maupun kebutuhan lainnya yang perlu diatur secara cermat oleh nasabah agar liburan Nataru tidak terganggu. 

Ari mengucapkan selamat berlibur kepada seluruh nasabah BSN dan masyarakat lainnya, berkumpul bersama keluarga adalah bagian dari ibadah dalam menjaga silaturahmi, untuk nanti kembali setelah libur tambah semangat untuk hidup makin berkah dan amanah.

Layanan ATM BSN dapat dimanfaatkan nasabah dan masyarakat di seluruh kantor layanan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan dukungan 36 kantor cabang, 76 kantor cabang pembantu dan lebih dari 500 kantor layanan syariah bekerjasama dengan kantor layanan BTN di seluruh cabang.

Nasabah BSN juga dapat memanfaatkan ATM yang ada di BTN dan tidak ada biaya transaksi. BSN mendorong penggunaan aplikasi Bale Syariah by BSN  yang dapat diakses kapan pun dan di manapun. Contact Center BSN, juga siap merespon nasabah selama 24 jam sehari untuk menjawab setiap pertanyaan dan keluhan nasabah, jelas Ari menambahkan.

Bale Syariah by BSN merupakan super app yang menyatukan berbagai fitur dan layanan transaksi perbankan untuk berbagai macam kebutuhan, baik untuk transfer dana, tarik tunai, pembelian dan pembayaran, maupun transaksi menggunakan QRIS.

BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

BISNISTODAY.COM, Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan melakukan penanaman 5.000 bibit pohon di Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan dengan tema “BTN Tumbuh Bersama Alam”.

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan perseroan memilih Depok sebagai lokasi program karena memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan lingkungan, selain pertumbuhan ekonomi, dengan statusnya sebagai penyangga Daerah Khusus Jakarta. Melalui program keberlanjutan lingkungan yang dijalankan sedari dini ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan lingkungan di Depok dalam jangka panjang.

“BTN meyakini keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat untuk masa kini dan mendatang. Penanaman 5.000 pohon ini menunjukkan bahwa Kota Depok mempunyai fungsi krusial terhadap lingkungan yang harus dijaga secara bersama-sama,” ujar Ramon di Jakarta, Rabu (24/12).

Penanaman 5.000 pohon ini dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 3,7 hektare milik Pemerintah Kota Depok di Kelurahan Cisalak. Lahan ini direkomendasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk dimanfaatkan secara permanen menjadi lokasi penghijauan agar berfungsi sebagai kawasan resapan air. Sebab, sebelumnya lahan terbuka ini tidak ditumbuhi pepohonan.

Komposisi pohon yang ditanam meliputi 1.500 pohon mangga, 950 nangka, 500 jambu, 50 alpukat, 1.000 eucalyptus rainbow, 500 mahoni, dan 500 tabebuya rosa. Jenis-jenis pohon tersebut dipilih untuk memberikan manfaat ekologis secara optimal, mulai dari resapan air, peningkatan kualitas udara, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan estetika ruang terbuka hijau perkotaan.

Ramon menambahkan, BTN juga menerapkan teknologi dalam program ini. Seluruh pohon tercatat di dalam sistem dan dimonitor untuk memantau pertumbuhannya serta potensi penyerapan karbon. “Kami ingin memastikan bahwa penanaman pohon yang dilakukan perseroan ini memberikan dampak nyata melalui peningkatan kualitas lingkungan untuk masyarakat sekitar. Hal ini sekaligus membuktikan pengelolaan program TJSL BTN yang terukur dan akuntabel,” ucap Ramon.

Lebih lanjut, program ini juga diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 5.000 masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 15 Ekosistem Daratan dan TPB 13 Penanganan Perubahan Iklim. Inisiatif ini juga sejalan dengan tujuan TJSL BUMN dalam mendorong pembangunan lingkungan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perseroan.

“Kami akan terus menjalankan program “BTN Tumbuh Bersama Alam” di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Hal ini menegaskan bahwa  perseroan memandang keberlanjutan lingkungan merupakan isu penting bagi kehidupan manusia yang harus dijaga dan dikelola dengan melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan,” tutup Ramon.

Menguak Tren KBeauty 2026 ala barenbliss (bnb)

Bisnistoday- Dalam sebuah antisipasi transformatif, dunia kecantikan Korea diprediksi akan bergerak melampaui estetika semata menuju filosofi mindful beauty di tahun 2026. barenbliss (bnb) merilis prediksi tren K-Beauty yang akan mendominasi panggung global: “Skin-imalism & Confidence Flow”.

Tren ini menitikberatkan pada kesempurnaan kulit dasar yang sehat alami (Skin-imalism) yang kemudian dipertegas dengan poin makeup yang statement dan effortless (Confidence Flow). 

Dwi Agusti Maulidya, Public Relations Manager BNB Indonesia mengungkapkan secara psikologis, lanskap 2026 akan didominasi oleh pencarian otentisitas, ketenangan (calm-core), dan keberanian berekspresi. Konsumen modern tidak lagi hanya mencari kosmetik, melainkan produk yang mampu memberdayakan, menutrisi, dan menyelaraskan rutinitas kecantikan dengan well-being mereka.

barenbliss memahami bahwa long-lasting beauty harus dimulai dari base yang kuat. Oleh karena itu, bnb menghadirkan rangkaian produk yang sempurna untuk menavigasi tren Skin-imalism & Confidence Flow 2026, menjamin ketahanan riasan tanpa mengorbankan kesehatan kulit.

1. Dasar Riasan: Pilar Skin-imalism SejatiDasar yang flawless namun terasa ringan adalah kunci untuk Confidence Flow. bnb menawarkan dua cushion yakni Bloomatte Perfect Zoom Cover Cushion dan Bloomdew Moonlight Dewy Mesh Cushion. 

2. Kunci Riasan: Airbrushed Canvas untuk Fokus Ekspresi. Untuk memastikan base riasan ini bertahan sepanjang hari diperlukan bedak Fine To Refine Compact Powder (UPGRADE) untuk memberikan hasil akhir airbrushed matte yang mulus dan tanpa cela. 

3. Ekspresi Diri: Popping Eyes dan Bibir Berani. Prinsip Confidence Flow diaplikasikan melalui point makeup yang berani, statement, dan tahan lama. Twinkle Blink Waterproof Aegyo-sal Pen dirancang untuk menguasai tren makeup Korea dengan menciptakan ilusi Aegyo-sal (kantong mata ceria di bawah mata), yang secara instan memberikan kesan mata lebih cerah, dan muda.  

Mascara Roll To Length Steel & Roll To Volume. Varian Steel dengan aplikator baja presisi (0.27mm Lash-Width Steel Bristle) memberikan efek bulu mata Sky-High Lashes dan terpisah sempurna.

Aura Mood Transferproof Lip Cream Series. Manifestasi Confidence Flow paling jelas terlihat pada bibir yang berani dan transferproof. Seri ini menawarkan daya tahan luar biasa hingga 36 Jam Transferproofm. 

“Tren 2026 adalah tentang menjadi diri sendiri yang terbaik dan paling nyaman.barenbliss memberikan alat—makeup yang terasa seperti skincare—agar Kamu dapatmerangkul Confidence Flow dengan tampilan yang otentik, tahan lama, dan trulyblissful,” ujar Dwi Agusti Maulidya, Public Relations Manager BNB Indonesia. Dewi

2025, BTN Jadi Penyalur KPR Sejahtera FLPP Terbesar

BISNISTODAY.COM, Jakarta– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi penyalur Kredit Pemilikan Rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) terbesar secara nasional dengan total realisasi mencapai 128.608 unit rumah subsidi atau setara 46,7% dari total penyaluran nasional sebanyak 270.985 unit hingga 22 Desember 2025.

Hal tersebut dipaparkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di Jakarta, Selasa (23/12).

Berdasarkan data BP Tapera, BTN menjadi bank penyalur KPR FLPP Sejahtera dengan realisasi penyaluran tertinggi di antara 39 bank penyalur dengan rumah yang dibangun oleh 8.058 pengembang yang terdiri dari 13.118 perumahan yang tersebar di 33 provinsi di 401 kabupaten/kota.

Anak usaha BTN, yakni PT Bank Syariah Nasional (BSN) menjadi penyalur terbesar kedua dengan total realisasi penyaluran sebanyak 59.463 unit saat BSN masih berupa Unit Usaha Syariah (BTN Syariah). Secara total, penyaluran oleh BTN dan BSN mencapai 188.071 hingga 22 Desember 2025.

Atas pencapaian ini, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan apresiasinya terhadap BTN di antara bank-bank penyalur KPR FLPP lainnya. Menteri PKP mengapresiasi optimisme BTN untuk dapat mendukung target nasional pada tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah sebanyak 350.000 unit.

“Terima kasih Bapak, Ibu (manajemen bank-bank penyalur KPR Sejahtera FLPP) atas dukungannya. Semoga kita bisa bantu rakyat, karena perbankan merupakan ekosistem yang sangat penting,” ujar Menteri PKP dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan 43 Bank Penyalur tentang penyaluran KPR Sejahtera FLPP bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun 2026 di Kantor BP Tapera, Jakarta, Selasa (23/12).

Pada kesempatan tersebut, BTN menjadi salah satu dari 10 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP tertinggi yang menandatangani perjanjian kerja sama untuk penyaluran FLPP pada tahun 2026. Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan, BTN berkomitmen untuk mengoptimalisasi penyaluran KPR FLPP pada 2026 seiring dengan berbagai upaya yang dilakukan selama ini dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintah.

“BTN masih menjadi bank penyalur KPR Subsidi terbesar secara nasional dan portofolio KPR Subsidi saat ini juga mencapai 64% dari total portofolio KPR BTN. Pertumbuhan KPR Subsidi tetap stabil sepanjang tahun 2025 dan diharapkan permintaannya akan meningkat pada tahun 2026 seiring dengan meningkatnya kebutuhan rumah layak dan terjangkau bagi MBR,” tutur Hirwandi.

Hirwandi mengatakan, di tengah beragam tantangan pada tahun 2025, seperti faktor cuaca yang kurang baik yang seringkali menghambat pembangunan proyek perumahan dan kendala perizinan di lapangan, BTN berhasil menyalurkan KPR Sejahtera FLPP bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau.

“Permintaan untuk KPR FLPP di BTN terus meningkat dan BTN siap menyalurkan sesuai dengan pipeline yang tersedia. Untuk itu, BTN akan terus berdiskusi dengan pemerintah dan para mitra pengembang agar penyaluran KPR FLPP dapat lebih efektif pada tahun depan,” jelas Hirwandi.

Pada 2026, BTN akan memperkuat fungsi intermediasinya termasuk untuk penyaluran KPR Subsidi dengan mengerahkan upaya yang lebih proaktif dalam mencari calon-calon debitur potensial. Salah satunya, kata Hirwandi, dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai institusi dan korporasi yang memiliki jumlah karyawan cukup masif melalui anak-anak usaha atau perusahaan terafiliasi mereka.

“BTN melihat banyak institusi dan korporasi potensial yang memiliki ribuan atau bahkan puluhan ribu karyawan di berbagai subholding atau anak usaha. Jika BTN dapat menjadi bank pilihan utama mereka untuk bertransaksi perbankan, maka potensinya besar sekali bagi karyawan atau pegawai mereka menjadi calon nasabah KPR Subsidi,” ujarnya.

Seiring dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan bank-bank penyalur, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP pada 2026 dapat dimulai lebih awal yakni sejak awal bulan Januari. “Ini pertama kalinya FLPP bisa dilakukan pencairan di awal Januari 2026, jadi kami harapkan teman-teman pengembang kalau masih dalam proses finishing, dilanjutkan saja,” ungkapnya.

Dampak Bencana Sumatera, BSN Berikan Relaksasi kepada Lebih dari 8.000 Masyarakat Terdampak

BISNISTODAY.COM, Jakarta– PT Bank Syariah Nasional (BSN) siapkan  kebijakan relaksasi atau perlakuan khusus kepada lebih dari 8.000 masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera.

Kebijakan relaksasi yang diberikan ini merupakan moment yang tepat bagi perseroan karena dilakukan tepat pada saat Bank Syariah resmi operasional di seluruh Indoneaia pada Senin (22/12).

Relaksasi akan diberikan melalui skema restrukturisasi pembiayaan yang disesuaikan dengan tingkat dampak bencana, sehingga dapat menjaga keberlangsungan kemampuan bayar oleh nasabah sekaligus mendukung pemulihan ekonomi di daerah terdampak.

*Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor*, setelah melihat langsung dan mengunjungi masyarakat terdampak bencana di Aceh beberapa waktu lalu, menyampaikan keprihatinannya. Seluruh jajaran BSN dimintanya untuk turun tangan membantu masyarakat agar segera pulih dari pasca bencana tersebut.

“Kami sangat prihatin atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh yang saya kunjungi langsung, sehingga berdampak berat kepada setiap sendi kehidupan, termasuk kemampuan finansial para nasabah yang menerima pembiayaan syariah dari BSN,” kata Alex dalam keterangan tertulis, Senin (22/12)

Menurut Alex, kebijakan relaksasi ini diberikan untuk meringankan beban finansial nasabah yang terdampak bencana, namun dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.

“Kami memberikan relaksasi secara terukur dan berbasis kondisi riil di lapangan karena ingin memastikan setiap nasabah yang terdampak dapat kembali pulih dan tetap melanjutkan kewajibannya,” ungkapnya.

Relaksasi kredit diberikan berdasarkan tingkat dampak bencana yang dialami nasabah pembiayaan konsumer syariah.

Nasabah dengan kategori terdampak ringan memperoleh masa tenggang pembayaran angsuran hingga 6 bulan, kategori terdampak sedang hingga 9 bulan, dan kategori terdampak berat hingga 12 bulan. Kebijakan restrukturisasi ini berlaku hingga tiga tahun sehak ditetapkan.

“Nasabah yang terdampak telah dikaji secara menyeluruh berdasarkan klasifikasi dampak bencana dalam rangka memastikan relaksasi ini tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan,” jelas Alex.

Relaksasi kredit tersebut dilaksanakan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu yang Terkena Dampak Bencana.

Dalam pelaksanaannya, nasabah pembiayaan konsumer syariah dapat mengajukan permohonan restrukturisasi melalui kantor cabang BSN sesuai domisili atau lokasi agunan dengan melampirkan identitas diri serta keterangan dari pemerintah daerah setempat yang menyatakan debitur dan/atau agunan terdampak langsung oleh bencana. BSN akan melakukan verifikasi dan asesmen untuk memastikan relaksasi diberikan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

“BSN ingin hadir bersama nasabah di saat-saat yang sulit, sehingga proses restrukturisasi dapat berjalan lancar dan nasabah bisa pulih serta bangkit kembali,” kata Alex menegaskan.

Sebagai bagian dari kepedulian sosial perusahaan, BSN bersama-sama BTN juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, serta dukungan tenaga dan peralatan untuk membantu proses pembersihan wilayah terdampak banjir, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

Hingga saat ini, BSN masih terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat, terutama di Langsa yang terputus jalur transportasinya. Bersama BTN dan BUMN lainnya,  perseroan juga telah membangun posko bantuan untuk dapur umum, layanan kesehatan dan tenda-tenda pengungsian di wilayah Aceh seperti di daerah Pidi Jaya, Tamiang dan Takengon.

“BSN ada di Aceh artinya kehadiran kita di sana juga untuk bagaimana kita bisa berbuat untuk masyarakat Aceh, khususnya pada saat ini yang benar-benar mereka butuh kita semua. Kita adalah bagian dari keluarga dan masyarakat Aceh adalah bagian BSN,” ujar Alex.